Mengapa PKP Harus Upload Riwayat Transaksi ke OnlinePajak?

Alban Leandri | Sun, 12/04/2016 - 10:39 | 468 views

Memindahkan riwayat transaksi dari aplikasi e-Faktur DJP sangat penting jika Anda ingin berpindah ke OnlinePajak untuk membuat e-Faktur. Sistem kami dapat menemukan transaksi Anda yang telah disetujui oleh DJP dan tentunya Anda dapat melaporkan pajak dengan mudah tanpa kehilangan data.

PKP se-Indonesia wajib membuat e-Faktur untuk merekam transaksi penjualan per 1 Juli 2016. Saat ini, Anda dapat menggunakan e-Faktur yang disediakan DJP Online atau pun aplikasi e-Faktur OnlinePajak. Meskipun fungsinya sama, namun kedua aplikasi ini memiliki proses dan kecanggihan yang berbeda. e-Faktur mana yang terbaik, DJP Online atau OnlinePajak?

e-Faktur OnlinePajak adalah aplikasi berbasis web yang tidak membuat penggunanya kerepotan. Anda tidak perlu melakukan instalasi dan dapat dilakukan di mana saja, kapan saja. Bukan cuma itu, pengunanya juga dapat merasakan manfaat e-Faktur OnlinePajak di bawah ini :

Manfaat e-Faktur Bagi PKP di OnlinePajak
Nikmati manfaat e-Faktur di atas bersama OnlinePajak!

e-Faktur OnlinePajak juga bersifat kolaboratif. Artinya, membuat e-Faktur bisa dikerjakan oleh lebih dari satu user karena datanya tersinkron. Selain itu, lebih user-friendly karena hanya sekali klik dan Anda sudah dapat membuat e-Faktur. Menariknya, aplikasi ini berbasis web sehingga membuat e-Faktur dapat dilakukan di mana saja kapan saja.

Manfaat Upload Riwayat Transaksi ke OnlinePajak

Apakah yang harus dilakukan untuk menikmati manfaat membuat e-faktur di atas? Mudah! Anda cukup memindahkan riwayat transaksi dari DJP ke OnlinePajak karena aplikasi ini memiliki segudang manfaat yang dapat Anda nikmati dengan cuma-cuma, alias gratis. Berikut ini manfaat migrasi riwayat transaksi ke OnlinePajak:

  • Merekam riwayat transaksi yang sudah pernah dilakukan
  • Memindahkan semua pelanggan dan lawan transaksi/supplier
  • Memindahkan semua daftar barang-barang yang telah terjual
  • Cukup 1 kali untuk mengimpor seluruh riwayat data transaksi
  • Cara teraman untuk pemindahan riwayat data transaksi

Mengapa Harus Memindahkan Riwayat Transaksi ke OnlinePajak?

Memindahkan riwayat transaksi dari aplikasi e-Faktur DJP sangat penting jika Anda ingin berpindah ke OnlinePajak untuk membuat e-Faktur. Sistem kami dapat menemukan transaksi Anda yang telah disetujui oleh DJP dan tentunya Anda dapat melaporkan pajak tanpa kehilangan data.

Membuat faktur pajak pengganti, membatalkan faktur atau nota retur bisa dibilang merupakan kegiatan sehari-hari seorang akuntan. Saat Anda berpindah ke aplikasi e-Faktur OnlinePajak dan ingin mengganti atau membatalkan faktur lama, maka Anda terlebih dahulu harus memindahkan data e-Faktur.

OnlinePajak berbeda dengan DJP, namun dengan gamblang DJP telah merekomendasikan untuk menggunakan aplikasi e-Faktur DJP seperti yang tercantum di halaman resmi DJP. Selain itu, Anda tidak perlu takut untuk soal kemanan, OnlinePajak telah tersertifikasi ISO/IEC 27001: 2013 adalah standar keamanan informasi. OnlinePajak menjamin keamanan informasi perusahaan Anda, baik dari pihak internal maupun eksternal. Kini, Anda tidak perlu ragu lagi menggunakan aplikasi OnlinePajak.

Kesimpulan

  1. Riwayat transaksi dari e-Faktur DJP harus dipindahkan/di-upload ke aplikasi OnlinePajak untuk membuat e-Faktur.
  2. Anda harus memindahkan riwayat transaksi untuk bisa membuat Faktur Pajak Pengganti atau membatalkan Faktur Pajak.
  3. Manfaat membuat e-Faktur bersama OnlinePajak:
    • Sudah disahkan oleh DJP;
    • Buat e-faktur hanya dengan 1 klik
    • Tidak dipungut biaya, gratis!
    • Barcode e-faktur yang sah
    • Tak perlu install atau update apapun
    • Buat faktur pajak pengganti dan faktur pajak pembatalan dengan mudah
    • Dilengkapi fitur impor data
    • Buat e-faktur dari mana saja, kapan saja.

Tak perlu install atau update apapun! Buat e-Faktur dengan OnlinePajak, cukup 1 klik saja!