Keputusan Dirjen Pajak – KEP 637/PJ./2001

TIPE

Keputusan Dirjen Pajak

NOMOR PERATURAN

KEP 637/PJ./2001

TAGGAL PENERBITAN

28 August 2001

OBJEK

penunjukan kantor pelayanan pajak tertentu untuk melaksanakan konfirmasi faktur pajak dengan aplikasi sistem informasi perpajakan melalui komputer
PERATURAN

Menimbang :

bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak, dan pengawasan pemberian pengembalian kelebihan Pajak Pertambahan Nilai serta dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 9 ayat (13) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang Penunjukan Kantor Pelayanan Pajak Tertentu untuk Melaksanakan Konfirmasi Faktur Pajak dengan Aplikasi Sistem Informasi Perpajakan Melalui Komputer;

Mengingat :

  1. Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3984);
  2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3264) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 128, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3986);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG PENUNJUKAN KANTOR PELAYANAN PAJAK TERTENTU UNTUK MELAKSANAKAN.

Pasal 1

Kantor Pelayanan Pajak tertentu yang melaksanakan konfirmasi Faktur Pajak dengan aplikasi Sistem Informasi Perpajakan melalui komputer adalah:

  1. Kantor Pelayanan Pajak Medan Barat;
  2. Kantor Pelayanan Pajak Medan Utara;
  3. Kantor Pelayanan Pajak Tebing Tinggi;
  4. Kantor Pelayanan Pajak Binjai;
  5. Kantor Pelayanan Pajak Pekanbaru;
  6. Kantor Pelayanan Pajak Palembang Utara;
  7. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Jatinegara;
  8. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kramat Jati;
  9. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kebayoran Baru;
  10. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kebayoran Lama;
  11. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Mampang Prapatan;
  12. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Tebet;
  13. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Cilandak;
  14. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Pasar Minggu;
  15. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Penjaringan;
  16. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Menteng;
  17. Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Taman Sari;
  18. Kantor Pelayanan Pajak Bogor;
  19. Kantor Pelayanan Pajak Karawang;
  20. Kantor Pelayanan Pajak Cimahi;
  21. Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying;
  22. Kantor Pelayanan Pajak Tasikmalaya;
  23. Kantor Pelayanan Pajak Cirebon;
  24. Kantor Pelayanan Pajak Semarang Barat;
  25. Kantor Pelayanan Pajak Surakarta;
  26. Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo;
  27. Kantor Pelayanan Pajak Surabaya Sukomanunggal;
  28. Kantor Pelayanan Pajak Surabaya Krembangan;
  29. Kantor Pelayanan Pajak Surabaya Gubeng;
  30. Kantor Pelayanan Pajak Surabaya Wonocolo;
  31. Kantor Pelayanan Pajak Surabaya Genteng;
  32. Kantor Pelayanan Pajak Kediri;
  33. Kantor Pelayanan Pajak Malang;
  34. Kantor Pelayanan Pajak Pasuruan;
  35. Kantor Pelayanan Pajak Sampit;
  36. Kantor Pelayanan Pajak Samarinda;
  37. Kantor Pelayanan Pajak Banjarmasin;
  38. Kantor Pelayanan Pajak Ujung Pandang;
  39. Kantor Pelayanan Pajak Pare-pare;
  40. Kantor Pelayanan Pajak Manado;
  41. Kantor Pelayanan Pajak Gorontalo;
  42. Kantor Pelayanan Pajak Palu;
  43. Kantor Pelayanan Pajak Luwuk;
  44. Kantor Pelayanan Pajak Denpasar;
  45. Kantor Pelayanan Pajak Mataram; dan
  46. Kantor Pelayanan Pajak Maumere.

Pasal 2

Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober 2001.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 28 September 2001
DIREKTUR JENDERAL,

ttd

HADI POERNOMO

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Peraturan Menteri Keuangan – 229/PMK.07/2010

Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Alokasi Sementara Dana…

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini