Peraturan Pemerintah – 123 TAHUN 2015

TIPE

Peraturan Pemerintah

NOMOR PERATURAN

123 TAHUN 2015

TAGGAL PENERBITAN

28 December 2015

OBJEK

perubahan atas peraturan pemerintah nomor 131 tahun 2000 tentang pajak penghasilan atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto sertifikat bank indonesia
PERATURAN

Menimbang :

  1. bahwa dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikatdan mendukung penguatan perekonomian nasional, perlu mengatur kembali tarif Pajak Penghasilan atasbunga deposito sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 tentangPajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia, khususdeposito yang dananya bersumber dari Devisa Hasil Ekspor dalam mata uang dolar Amerika Serikat danrupiah yang ditempatkan di perbankan di Indonesia;
  2. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakanketentuan Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilansebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentangPerubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan, perlumenetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun2000 tentang Pajak Penghasilan Atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto Sertifikat BankIndonesia;

Mengingat :

  1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3263) sebagaimana telahbeberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang PerubahanKeempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2008 Nomor 133, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4893);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito danTabungan serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000Nomor 236, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4039);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 131 TAHUN 2000 TENTANG PAJAK PENGHASILAN ATAS BUNGA DEPOSITO DAN TABUNGAN SERTA DISKONTO SERTIFIKAT BANK INDONESIA.

Pasal I

Ketentuan Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 236, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4039) diubah, sehingga Pasal 2 berbunyi sebagai berikut:

Pasal 2

Pengenaan Pajak Penghasilan atas bunga dari deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 adalah sebagai berikut:

a.Atas bunga dari deposito dalam mata uang dolar Amerika Serikat yang dananya bersumber dari DevisaHasil Ekspor dan ditempatkan di dalam negeri pada bank yang didirikan atau bertempat kedudukandi Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat finaldengan tarif sebagai berikut:

1.Tarif 10% (sepuluh persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu 1 (satu)bulan;
2.Tarif 7,5% (tujuh koma lima persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu3 (tiga) bulan;
3.Tarif 2,5% (dua koma lima persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu6 (enam) bulan; dan
4.Tarif 0% (nol persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu lebih dari6 (enam) bulan.
b.Atas bunga dari deposito dalam mata uang rupiah yang dananya bersumber dari Devisa Hasil Ekspordan ditempatkan di dalam negeri pada bank yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia ataucabang bank luar negeri di Indonesia dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final dengan tarif sebagaiberikut:

1.Tarif 7,5% (tujuh koma lima persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu1 (satu) bulan;
2.Tarif 5% (lima persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan;dan
3.Tarif 0% (nol persen) dari jumlah bruto, untuk deposito dengan jangka waktu 6 (enam) bulanatau lebih dari 6 (enam) bulan.
c.Atas bunga dari tabungan dan diskonto Sertifikat Bank Indonesia, serta bunga dari deposito selain darideposito sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b dikenai Pajak Penghasilan yang bersifatfinal dengan tarif sebagai berikut:

1.Tarif 20% (dua puluh persen) dari jumlah bruto, terhadap Wajib Pajak dalam negeri dan bentukusaha tetap; dan
2.Tarif 20% (dua puluh persen) dari jumlah bruto atau dengan tarif berdasarkan PerjanjianPenghindaran Pajak Berganda yang berlaku, terhadap Wajib Pajak luar negeri.

Pasal II

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 28 Desember 2015
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

JOKO WIDODO

Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 28 Desember 2015
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

YASONNA H. LAOLY

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2015 NOMOR 346

PENJELASAN
ATAS

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 123 TAHUN 2015

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 131 TAHUN 2000
TENTANG PAJAK PENGHASILAN ATAS BUNGA DEPOSITO DAN TABUNGAN
SERTA DISKONTO SERTIFIKAT BANK INDONESIA

I.UMUM

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat, serta mendukungpenguatan perekonomian nasional, dipandang perlu untuk melakukan perubahan atas PeraturanPemerintah Nomor 131 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan sertaDiskonto Sertifikat Bank Indonesia.

Pokok-pokok perubahan atau penyempurnaan tersebut adalah melakukan penyesuaian tarif PajakPenghasilan atas bunga dari deposito, baik deposito dalam mata uang dolar Amerika Serikat maupundeposito dalam mata uang rupiah, yang dananya bersumber dari Devisa Hasil Ekspor dan ditempatkandi dalam negeri pada bank yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia atau cabang bank luarnegeri di Indonesia.

II.PASAL DEMI PASAL

Pasal I

Pasal 2

Huruf a

Pengertian Devisa Hasil Ekspor merujuk pada pengertian Devisa Hasil Eksporsebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia mengenai penerimaanDevisa Hasil Ekspor.

Huruf b

Cukup jelas.

Huruf c

Wajib Pajak luar negeri dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan ataspenghasilan berupa bunga atau diskonto yang diterima atau diperolehdi Indonesia sebesar 20% (dua puluh persen) atau sesuai dengan ketentuandalam Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda yang berlaku dan bersifat final.

Wajib Pajak luar negeri yang melakukan usaha atau kegiatan melalui bentukusaha tetap di Indonesia, atas penghasilannya dipotong Pajak Penghasilansebesar 20% (dua puluh persen) dan bersifat final.

Pasal II

Cukup jelas.

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5803

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 001/PJ./UP.53/2007

Sehubungan dengan adanya pertanyaan mengenai pelaksanaan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-173/PJ./UP.53/2006 berkaitan dengan tugas penyuluhan perpajakan, dengan ini ditegaskan hal-hal sebagai berikut: Penyuluhan…

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 34/PJ.54/1997

Bersama ini disampaikan fotokopi Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 548/KMK.04/1997 tanggal 3 Nopember 1997 tentang Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai 0% (Nol Persen) Yang Dipercepat Atas…
All articles loaded
No more articles to load