Resources / Blog /

Pajak Pribadi

Gaji 5 Juta Kena Pajak Berapa? Ini Cara Hitungnya!

Gaji Rp5 juta per bulan belum tentu kena pajak, atau pajaknya sangat kecil — tergantung status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Anda. Bagi karyawan lajang tanpa tanggungan (TK/0), gaji Rp5 juta per bulan menghasilkan PPh 21 sekitar Rp25.000 per bulan. Bagi karyawan menikah dengan satu anak (K/1), tidak ada PPh 21 sama sekali karena penghasilan tahunan masih di bawah PTKP.

Artikel ini menjelaskan perhitungan PPh 21 untuk gaji Rp5 juta secara lengkap menggunakan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) yang berlaku sejak Januari 2024 berdasarkan PMK 168/2023, disertai contoh untuk berbagai status PTKP.

Jawaban Singkat: Gaji Rp5 juta per bulan dikenakan PPh 21 sekitar Rp25.000/bulan untuk status TK/0 (lajang). Untuk status K/0 (menikah, tanpa anak) atau K/1 (menikah, 1 anak), PPh 21-nya Rp0 karena total penghasilan tahunan masih di bawah PTKP.

Dasar Hukum: Metode TER PPh 21 (Berlaku 2024–2026)

Sejak 1 Januari 2024, perhitungan PPh 21 menggunakan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) berdasarkan PMK Nomor 168/PMK.010/2023. Perubahan utama dari metode lama:

  • Pemotongan bulanan menggunakan tarif tunggal (TER bulanan) sesuai kategori PTKP dan rentang penghasilan
  • Pemotongan masa Desember menggunakan metode penghitungan ulang setahun penuh
  • Terdapat tiga kelompok TER: TER_A (TK/0), TER_B (TK/1, K/0), dan TER_C (TK/2, K/1, TK/3, K/2, K/3)

PTKP 2024–2026: Acuan Wajib Sebelum Hitung Pajak

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) adalah ambang batas penghasilan yang tidak dikenai pajak. Nilainya berlaku sejak 2016 dan masih sama di 2026:

Status PTKP per Tahun PTKP per Bulan
TK/0 (Lajang) Rp54.000.000 Rp4.500.000
TK/1 (Lajang, 1 tanggungan) Rp58.500.000 Rp4.875.000
K/0 (Menikah, tanpa anak) Rp58.500.000 Rp4.875.000
K/1 (Menikah, 1 anak) Rp63.000.000 Rp5.250.000
K/2 (Menikah, 2 anak) Rp67.500.000 Rp5.625.000
K/3 (Menikah, 3 anak) Rp72.000.000 Rp6.000.000

Gaji 5 Juta Kena Pajak Berapa? Contoh Perhitungan per Status

1. Status TK/0 — Lajang, Tanpa Tanggungan

Data: Gaji bruto Rp5.000.000/bulan, PTKP TK/0 = Rp54.000.000/tahun

  • Penghasilan setahun: Rp5.000.000 × 12 = Rp60.000.000
  • PTKP TK/0: Rp54.000.000
  • PKP (Penghasilan Kena Pajak): Rp60.000.000 − Rp54.000.000 = Rp6.000.000
  • Tarif PPh Pasal 17 untuk PKP ≤ Rp60 juta: 5%
  • PPh 21 setahun: 5% × Rp6.000.000 = Rp300.000
  • PPh 21 per bulan (bulan Januari–November): ±Rp25.000/bulan

Dengan TER bulanan: Tarif TER_A untuk rentang gaji Rp4.800.001–Rp5.650.000 ≈ 0,50%, sehingga PPh 21 bulanan ≈ Rp25.000.

2. Status K/0 atau TK/1 — Menikah Tanpa Anak / Lajang 1 Tanggungan

Data: Gaji bruto Rp5.000.000/bulan, PTKP K/0 = Rp58.500.000/tahun

  • Penghasilan setahun: Rp60.000.000
  • PTKP K/0: Rp58.500.000
  • PKP: Rp60.000.000 − Rp58.500.000 = Rp1.500.000
  • PPh 21 setahun: 5% × Rp1.500.000 = Rp75.000
  • PPh 21 per bulan: ±Rp6.250/bulan

3. Status K/1 — Menikah, 1 Anak

Data: Gaji bruto Rp5.000.000/bulan, PTKP K/1 = Rp63.000.000/tahun

  • Penghasilan setahun: Rp60.000.000
  • PTKP K/1: Rp63.000.000
  • PKP: Rp60.000.000 − Rp63.000.000 = Rp0 (negatif → 0)
  • PPh 21 per bulan: Rp0

Untuk status K/1 ke atas, gaji Rp5 juta per bulan tidak kena pajak sama sekali.

Tarif PPh Pasal 17 yang Berlaku (Wajib Pajak Orang Pribadi)

Lapisan PKP (per tahun) Tarif
s.d. Rp60.000.000 5%
Rp60.000.001 – Rp250.000.000 15%
Rp250.000.001 – Rp500.000.000 25%
Rp500.000.001 – Rp5.000.000.000 30%
di atas Rp5.000.000.000 35%

Sumber: UU No. 36 Tahun 2008 tentang PPh, sebagaimana diubah UU HPP No. 7 Tahun 2021.

Apa Itu Metode TER dan Mengapa Berbeda dengan Perhitungan Manual?

Metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) menyederhanakan penghitungan PPh 21 bulanan. Alih-alih menghitung ulang PKP tahunan setiap bulan, perusahaan cukup mengalikan penghasilan bruto bulanan dengan tarif TER yang sesuai.

Perbedaan utama:

  • Metode lama (s.d. 2023): Annualisasi → potong PTKP → hitung pajak → bagi 12
  • Metode TER (2024+): Langsung kalikan gaji bruto dengan tarif TER bulanan

Pada bulan Desember, perusahaan wajib melakukan rekonsiliasi setahun penuh sehingga total PPh 21 yang dipotong selama setahun tepat sesuai kewajiban pajak aktual.

Komponen Penghasilan yang Dihitung dalam Gaji Bruto

Gaji bruto yang menjadi dasar pemotongan PPh 21 mencakup:

  • Gaji pokok
  • Tunjangan tetap (tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan transportasi tetap, dll.)
  • Uang lembur
  • Bonus, THR, dan gratifikasi (dipotong di bulan dibayarkan, dengan penghitungan setahun)

Yang dikecualikan dari penghasilan bruto PPh 21:

  • Iuran pensiun yang dibayar perusahaan ke Dana Pensiun resmi
  • Iuran JHT (BPJS Ketenagakerjaan) yang menjadi beban perusahaan
  • Natura/kenikmatan dalam batasan PMK 66/2023

Cara Lapor dan Setor PPh 21 di 2026 (via Coretax)

Sejak Januari 2026, seluruh pelaporan SPT Masa PPh 21 dilakukan melalui Coretax DJP (coretaxdjp.pajak.go.id). Langkah umum:

  1. Login ke Coretax DJP dengan NIK/NPWP perusahaan
  2. Pilih menu Withholding Tax → e-Bupot Unifikasi
  3. Buat bukti potong PPh 21 untuk setiap karyawan
  4. Submit SPT Masa PPh 21 (batas waktu: tanggal 20 bulan berikutnya)
  5. Setor pajak via billing (batas waktu: tanggal 10 bulan berikutnya)

FAQ: Gaji 5 Juta Kena Pajak Berapa

Apakah gaji Rp5 juta per bulan dikenakan pajak?

Besarnya pajak atas gaji Rp5 juta per bulan bergantung pada berbagai faktor, seperti status perkawinan, jumlah tanggungan, komponen penghasilan, serta ketentuan perpajakan yang berlaku. Karena itu, jumlah pajak yang dipotong dapat berbeda untuk setiap karyawan.

Bagaimana cara menghitung pajak gaji Rp5 juta?

Perhitungan pajak penghasilan karyawan dilakukan berdasarkan penghasilan bruto, pengurang yang diperbolehkan, status perpajakan, dan metode pemotongan yang digunakan perusahaan. Untuk memperoleh hasil yang akurat, gunakan kalkulator PPh 21 atau lakukan simulasi sesuai data penghasilan Anda.

Apakah status menikah memengaruhi pajak gaji Rp5 juta?

Ya. Status perkawinan dan jumlah tanggungan dapat memengaruhi besarnya pajak yang dipotong karena menjadi salah satu faktor dalam perhitungan kewajiban pajak karyawan.

Apa perbedaan gaji gross dan gaji nett?

Gaji gross adalah penghasilan sebelum dipotong pajak dan potongan lainnya. Sementara itu, gaji nett adalah penghasilan yang diterima karyawan setelah dikurangi berbagai potongan yang berlaku, termasuk pajak jika ditanggung karyawan.

Apakah karyawan dengan gaji Rp5 juta perlu memiliki NPWP?

Memiliki NPWP membantu administrasi perpajakan berjalan lebih lancar dan memastikan pemotongan pajak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Status perpajakan dan kewajiban pendaftaran NPWP bergantung pada kondisi masing-masing Wajib Pajak.

Kesimpulan

Gaji Rp5 juta per bulan dikenakan PPh 21 yang sangat kecil atau bahkan nol, tergantung status PTKP Anda. Untuk status TK/0, pajaknya sekitar Rp25.000/bulan. Untuk K/1 ke atas, tidak ada pemotongan PPh 21 sama sekali. Perhitungan menggunakan metode TER sejak 2024 lebih sederhana: cukup lihat tarif TER sesuai kategori PTKP dan kalikan dengan gaji bruto bulanan.

Gunakan OnlinePajak untuk mengelola pemotongan PPh 21 karyawan secara otomatis, mulai dari pembuatan bukti potong hingga pelaporan e-Bupot Unifikasi via Coretax.

Share

Related articles

Pajak Pribadi
Pajak Pribadi
Pajak Pribadi