Jenis Sistem Mobile Payment dan Perkembangannya di Indonesia

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Mobile payment menjadi salah satu metode pembayaran yang diyakini akan menjadi tren di masa depan. Karena dengan metode pembayaran ini, pengguna tidak perlu lagi membawa dompet berisikan uang tunai dan kartu debit/kartu kredit. Bayar apa saja menjadi lebih praktis karena hanya menggunakan smartphone yang selalu ada dalam genggaman. 

Apa yang dimaksud dengan mobile payment dan apa saja jenis pembayaran yang ada dalam cakupan metode ini? Mari membahasnya lebih dalam di artikel ini.

Pengertian Mobile Payment

Mengutip dari Wikipedia, mobile payment atau pembayaran bergerak adalah sarana pembayaran nontunai dengan menggunakan perangkat smartphone yang memanfaatkan berbagai media teknologi nirkabel seperti kode QR (QR code), NFC, dan kode OTP.

Pembayaran bergerak merupakan metode alternatif dari sistem pembayaran tradisional menggunakan uang tunai, cek, atau kartu kredit sebagai media pembayarannya.

Pembayaran bergerak juga disebut sebagai niaga seluler, dompet seluler, uang seluler, dan perbankan bergerak, umumnya mengacu pada layanan pembayaran yang dioperasikan berdasarkan peraturan keuangan masing-masing negara dan dilakukan melalui perangkat seluler. Karena itu, pembayaran bergerak juga kerap disebut sebagai pembayaran seluler.

Dalam kalimat yang lebih sederhana, mobile payment adalah metode pembayaran nontunai dengan menggunakan perangkat smartphone.

Perkembangan Mobile Payment di Indonesia 

Beberapa negara maju sudah menerapkan metode pembayaran bergerak ini untuk transaksi harian, seperti berbelanja di supermarket, membayar makanan di restoran, bahkan membayar tiket transportasi umum. Cukup dengan memindai QR code, pembayaran transaksi selesai.

Di Indonesia sendiri, penerapan mobile payment belum merata pada semua masyarakat. Namun, sudah banyak pihak mulai merilis dan mengembangkan sistem pembayaran bergerak versi mereka sendiri.

Bagaimana tren pembayaran bergerak di Indonesia?

1. Teknologi Pembayaran Melalui Provider

Tren pembayaran bergerak di Indonesia dimulai dengan teknologi USSD atau Unstructured Supplementari Service Data yang dipelopori oleh perusahaan provider besar. Teknologi ini memperkenalkan sistem pembayaran dengan mengetik kode angka diawal dengan tanda bintang (*) dan diakhiri tanda pagar (#) pada ponsel, lalu kirim dengan tekan tombol berlogo telepon warna hijau. Teknologi pembayaran ini umumnya digunakan untuk mentransfer pulsa ke nomor lain, membayar tagihan, mengirim uang, dan sebagainya.

2. Pembayaran dengan Kartu Chip

Tidak hanya merilis kartu debit dan kartu kredit, bank-bank di Indonesia mulai merilis kartu berisi chip yang diperuntukkan untuk pembayaran transaksi harian. Kartu dengan chip ini umumnya disebut sebagai e-Money atau uang elektronik. Untuk dapat menggunakan kartu ini sebagai alat pembayaran, pengguna perlu mentransfer sejumlah uang melalui rekening banknya ke dalam kartu tersebut (top up).

3. Sistem Pembayaran dengan Dompet Digital

Beberapa bank dan perusahaan teknologi mulai merilis metode pembayaran non-tunai yang mana sistem tersebut juga dapat digunakan untuk menyimpan uang. Metode ini dikenal dengan e-Wallet atau dompet digital. Dengan sistem aplikasi ini, pengguna dapat menyimpan dan mengelola uang miliknya, serta menggunakannya untuk pembayaran transaksi online maupun offline.

4. Pembayaran dengan Scan QR Code

Tren terbaru dalam mobile payment adalah pembayaran dengan pemindaian kode QR atau scan QR code. Definisi dari kode QR sendiri adalah kode batang matriks dua dimensi yang berisi informasi optik yang dapat dibaca mesin.

Metode ini menjadi alternatif yang praktis, sebagai pengganti pada proses pembayaran yang mengharuskan untuk memasukkan data kartu kredit secara manual. Pembayaran dengan kode QR juga diyakini dapat mencegah pencurian data kartu oleh penjual.

Mobile payment dengan QR code dapat berjalan dengan salah satu cara berikut:

  • Pemindaian QR code pada kasir dengan aplikasi pembayaran di smartphone.
  • Pemindaian QR code di layar smartphone customer oleh pelaku usaha.
  • Pembayaran aplikasi ke aplikasi.

Jenis-Jenis Sistem Pembayaran Bergerak 

Menawarkan kemudahan bertransaksi, pembayaran bergerak memiliki beragam jenis sistem yang perlu diketahui. Mulai dari mobile wallet, point of sale (POS), closed-loop mobile payment, carrier payment, dan mobile payment apps. Mari membahasnya satu per satu.

1. Mobile Wallet

Sistem pembayaran mobile wallet memiliki alur proses yang mudah dipahami. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi mobile wallet pada smartphone untuk dapat melakukan kegiatan keuangan apapun, seperti membayar tagihan, berbelanja, transfer uang, hingga cek dan top up saldo.

2. Point of Sale (POS)

Sistem pembayaran ini berlaku pada pihak penjual untuk mempermudah pembeli dalam menyelesaikan transaksi. Pembeli hanya perlu menghadapkan smartphone pada card reader atau menekan tombol tertentu untuk membayar.

3. Closed-Loop Mobile Payment

Pada sistem ini, pembeli atau customer dapat menempatkan sejumlah uang pada akun pengeluaran yang dihubungkan pada perangkat pembayaran, seperti gift card, yang dirilis oleh suatu perusahaan. Jadi, jenis pembayaran ini memberikan konsumen keleluasaan untuk mengelola akunnya sendiri secara online melalui aplikasi di smartphone.

4. Carrier Payments

Sederhananya, carrier payment layaknya pembayaran dengan menggunakan pulsa prabayar atau pulsa pascabayar. Pulsa atau saldo akan terpotong secara otomatis untuk pembayaran yang dilakukan secara berulang (recurring), dan provider akan memberikan notifikasi bahwa saldo telah terpotong untuk pembayaran tersebut.

5. Mobile Payment Apps

Sistem ini memiliki kemiripan dengan POS, yang mana cara kerjanya adalah mendekatkan smartphone pada NFC reader atau pembeli meletakkan sidik jari pada alat pemindai untuk melakukan pembayaran. 

Baca Juga: Tunai hingga Dompet Elektronik, Ini Jenis Sistem Pembayaran yang Ada di Indonesia

Kelebihan dan Kekurangannya

Penerapan metode pembayaran bergerak memiliki sejumlah kelebihan, di antaranya:

  • Pembayaran bergerak memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pihak untuk melakukan transaksi, baik itu dari sisi pembeli maupun sisi penjual.
  • Pembeli tidak perlu lagi membawa sejumlah uang tunai dan beragam kartu dalam dompet/tasnya karena pembayaran kini dapat dilakukan hanya dengan aplikasi di smartphone. 
  • Sistem pembayaran mobile payment terjamin aman sehingga meminimalisir risiko terjadinya kecurangan maupun pencurian data.

Meski memiliki banyak kelebihan, sistem ini masih memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Apa saja?

  • Tidak setiap pihak pembeli maupun penjual dapat mengakses dan menggunakan aplikasi mobile payment ini, terutama di daerah pedesaan di negara berkembang, seperti di Indonesia.
  • Keterbatasan kemampuan smartphone yang dimiliki pengguna untuk menggunakan aplikasi mobile payment.
  • Karena bergantung dengan smartphone, akan menjadi sulit jika perangkat tersebut hilang atau tidak mendapatkan koneksi internet yang baik.

Kesimpulan

Di era digital ini, metode pembayaran bergerak menjadi tren yang ramai digunakan untuk bertransaksi di mana saja. Hal ini karena metode pembayaran bergerak memberikan kemudahan dan kenyaman bagi penggunanya untuk menjalankan transaksi. Tidak perlu lagi menggunakan kartu, apalagi uang tunai. Cukup dengan membuka aplikasi dalam smartphone yang selalu ada dalam genggaman.

Mulai dari bayar tagihan bulanan, belanja kebutuhan sehari-hari, transfer uang, hingga pembayaran pajak, semua dapat dibayar dengan metode mobile payment ini. Dilengkapi dengan sistem yang aman, memberikan rasa tenang bagi penggunanya. Sistem juga akan langsung memproses pembayaran sehingga semua berjalan secara real time.

Bayar pajak bisa semudah bayar tagihan bulanan? Tentu bisa di OnlinePajak. Saat ini, pelaku usaha dan wajib pajak dapat membayar pajak dengan metode transfer bank di layanan e-Billing OnlinePajak. Tidak hanya itu, pelaku usaha dan wajib pajak dapat langsung membuat ID Billing, bahkan dalam jumlah banyak, lalu membayarnya dengan 1 klik. Semua dalam satu platform terpadu!

Baca Juga: Cara Bayar Pajak Online Melalui e-Billing OnlinePajak

Pelajari dan nikmati layanan bayar pajak yang lebih mudah dengan mendaftar sekarang! Klik di sini.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
onlinepajak

Buat ID Billing dan bayar semua pajak dalam hitungan detik

e-Billing dan PajakPay OnlinePajak hadir untuk mempermudah Anda dalam proses bayar pajak secara online. Hanya dengan satu klik, Anda dapat membuat ID Billing sekaligus membayar pajak.

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Mudah Kelola ID Billing Dalam 1 Klik

Nikmati fitur-fitur ID Billing OnlinePajak  seperti buat beragam ID Billing,unggah banyak ID billing dengan mudah dan fitur lainnya. 

onlinepajak

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini