Slip gaji adalah dokumen resmi yang diterbitkan pemberi kerja setiap periode penggajian, berisi rincian penghasilan bruto, potongan, dan penghasilan bersih yang diterima karyawan. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti sah penerimaan upah sekaligus rekap komponen pajak yang dipotong — termasuk PPh 21.
Sejak Januari 2024, cara menghitung PPh 21 di slip gaji berubah signifikan. Pemerintah memberlakukan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) melalui PMK 168/2023, menggantikan metode lama berdasarkan PER-16/PJ/2016. Artikel ini menjelaskan pengertian slip gaji, komponen yang harus ada, perhitungan PPh 21 TER 2024–2026, dan contoh slip gaji yang benar.
Jawaban Singkat: Slip gaji adalah bukti tertulis pembayaran upah yang memuat komponen gaji (pokok, tunjangan, lembur), potongan (BPJS, PPh 21, pinjaman), dan gaji bersih. Sejak 2024, PPh 21 di slip gaji dihitung dengan metode TER berdasarkan PMK 168/2023 — bukan lagi metode lama per PER-16/PJ/2016.
Apa Itu Slip Gaji?
Slip gaji adalah dokumen yang diberikan pemberi kerja kepada karyawan setiap kali gaji dibayarkan. Secara hukum, kewajiban pemberian slip gaji diatur dalam Pasal 17 PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
Komponen Slip Gaji
Slip gaji yang benar dan lengkap memuat tiga bagian utama: penghasilan (income), potongan (deduction), dan penghasilan bersih (net salary).
1. Komponen Penghasilan (Gross Income)
| Komponen | Keterangan | Kena PPh 21? |
|---|---|---|
| Gaji Pokok | Upah dasar sesuai jabatan/golongan | Ya |
| Tunjangan Tetap | Tunjangan jabatan, transportasi, perumahan yang rutin dibayar | Ya |
| Tunjangan Tidak Tetap | Uang makan, uang kehadiran (tergantung kehadiran) | Ya |
| Upah Lembur | Bayaran atas kerja di luar jam normal | Ya |
| Bonus / THR | Insentif kinerja atau tunjangan hari raya | Yes (dihitung terpisah) |
2. Komponen Potongan
| Potongan | Besaran | Keterangan |
|---|---|---|
| PPh 21 | Sesuai tarif TER/kategori | Pajak penghasilan karyawan |
| BPJS Kesehatan (Karyawan) | 1% dari gaji (maks. gaji Rp12 juta) | Iuran wajib |
| BPJS JHT (karyawan) | 2% dari gaji | Jaminan Hari Tua |
| BPJS JP (karyawan) | 1% dari gaji | Jaminan Pensiun |
3. Penghasilan Bersih
Gaji Bersih = Total Bruto − Total Potongan
Contoh Slip Gaji (Karyawan K/1)
| SLIP GAJI — JUNI 2026 | |
|---|---|
| Gaji Pokok | Rp8.000.000 |
| Tunjangan Jabatan | Rp1.500.000 |
| Tunjangan Makan | Rp500.000 |
| Total Bruto | Rp10.000.000 |
| PPh 21 (TER B: 1,75%) | Rp175.000 |
| BPJS Kesehatan (1%) | Rp100.000 |
| BPJS JHT (2%) | Rp200.000 |
| BPJS JP (1%) | Rp100.000 |
| Total Potongan | Rp575.000 |
| GAJI BERSIH | Rp9.425.000 |