Resources / Blog / Pembayaran Invoice

Split Bill adalah: Pengertian & Kapan Bisa Dilakukan? 

Dalam kehidupan sehari-hari, split bill adalah istilah yang paling sering muncul saat berkumpul bersama teman, keluarga, atau bahkan rekan kerja. Namun, bagaimana konsep ini bekerja secara umum? Kapan biasanya digunakan? Bagaimana prinsipnya bisa dikaitkan dengan pembayaran invoice digital? Artikel ini akan membahasnya secara mendalam.

Split Bill adalah: Pengertian & Kapan Bisa Dilakukan? 

Sekilas tentang Split Bill

Split bill adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses membagi tagihan atau biaya secara terpisah di antara beberapa pihak. Singkatnya, setiap individu atau pihak hanya membayar tagihannya masing-masing berdasarkan porsi atau kesepakatan bersama.

Misalnya, ketika Anda makan bersama teman-teman di restoran, split bill memungkinkan setiap orang membayar makanannya masing-masing, bukan 1 orang yang menanggung seluruh tagihan.

Kapan Biasanya Split Bill Dilakukan?

Split bill biasanya dilakukan pada saat-saat tertentu, seperti saat makan bersama dengan teman, akomodasi travelling, social gathering atau event non-formal.

Mengapa split bill ini dilakukan? Tujuannya agar setiap orang membayar sesuai dengan apa yang mereka konsumsi, sehingga minim risiko rasa ketidakadilan atau kesalahpahaman. Selain itu, dengan split bill akan terjadi transparansi pengeluaran sehingga mengurangi ketidaknyamanan. 

Split Bill vs Split Payment

Meski terdengar mirip, split bill berbeda dengan istilah split payment. Split payment biasanya digunakan dalam konteks keuangan atau bisnis yang berarti membayar satu tagihan menggunakan lebih dari satu metode pembayaran, seperti kombinasi antara kartu kredit dan e-wallet.

Akan tetapi, secara konsep dasar, kedua istilah ini tetap sama yakni membagi beban pembayaran, hanya konteks penggunaannya yang berbeda:

  • Split bill sering dilakukan pada konteks sosial atau konsumsi bersama. 
  • Split payment biasanya pada konteks finansial atau bisnis/pos transaksi yang lebih fleksibel. 

Baca Juga: Split Payment adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Penerapannya dalam Bisnis

Pembayaran Invoice di OnlinePajak

Sebenarnya, split pembayaran adalah istilah yang lazim digunakan di ranah sosial, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Konsep pembagian tagihan ini mungkin kurang cocok dalam konteks bisnis. Dalam konteks bisnis mungkin lebih umum disebut split payment, terutama saat mengelola pembayaran invoice digital.

Apabila Anda pelaku bisnis dan ingin mengelola invoice dengan mudah dan terintegrasi, OnlinePajak menjadi solusi praktis yang bisa menguntungkan Anda. Di OnlinePajak, Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini: 

1. Bayar Invoice Secara Terpisah (Multiple Payments)

Misalnya, dalam satu invoice besar yang harus dibayar oleh beberapa pihak (misalnya proyek bersama atau pembelian bersama), konsep split bill membantu setiap pihak memahami porsi tagihan mereka. Walaupun fitur split bill tradisional belum otomatis tersedia, Anda bisa menggunakan fitur pembayaran di OnlinePajak untuk menyelesaikan invoice secara bertahap.

2. Pembayaran Invoice di OnlinePajak

OnlinePajak menyediakan berbagai metode pembayaran invoice yang memudahkan pelaku usaha melakukan pembayaran kepada supplier atau lawan transaksi secara fleksibel, termasuk dengan kartu kredit, virtual account, atau metode digital lain. Anda dapat memilih untuk membayar invoice secara penuh atau dalam beberapa langkah (misalnya sebagian via satu metode dan sisanya via metode lain), yang secara prinsip mencerminkan split payment dalam praktiknya.

3. Permintaan Pembayaran (Request Payment)

OnlinePajak juga menawarkan fitur Request Payment, yaitu fitur untuk mengirim permintaan pembayaran kepada pelanggan atau lawan transaksi secara langsung melalui platform, sehingga proses tagihan bisa dimonitor dan dibayar lebih cepat serta aman. Ini mirip dengan konsep membagi tagihan kepada pihak lain—hanya saja dalam bentuk alat administrasi digital yang terintegrasi dengan invoice dan pajak.

Baca Juga: Payment Collection: Pengertian & Contoh di Indonesia

Kesimpulan

Split bill adalah konsep membagi tagihan di antara beberapa pihak, sehingga masing-masing hanya membayar bagian mereka sesuai kesepakatan atau porsi konsumsi. Konsep ini umumnya muncul dalam situasi sosial seperti makan bersama, nongkrong, atau aktivitas kelompok lainnya di mana pembayaran adil menjadi penting.

Dalam konteks bisnis dan pembayaran invoice digital, seperti yang didukung oleh OnlinePajak, prinsip yang serupa dapat diterapkan dalam bentuk kebebasan memilih metode pembayaran dan fleksibilitas penyelesaian tagihan—meskipun bukan pemabyaran terpisah secara langsung, pendekatan digital tersebut tetap membantu pengelolaan tagihan yang efisien dan transparan.

Dengan menggunakan OnlinePajak, proses request payment  pun semakin mudah karena terintegrasi langsung dengan sistem invoice, pajak, dan rekonsiliasi otomatis. 

Langkah-langkahnya yang sederhana membantu Anda melakukan penagihan tanpa repot dan mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih efisien. Hubungi tim sales OnlinePajak untuk informasi lebih lengkap dan temukan solusi dari masalah bisnis dan perpajakan Anda. Mulai perjalanan digitalisasi invoice Anda sekarang bersama OnlinePajak.

Reading: Split Bill adalah: Pengertian & Kapan Bisa Dilakukan?