Resources / Blog / Pembayaran Invoice

Contoh Invoice Endorse: Format dan Cara Membuatnya 

Dalam digital marketing dan sosial media saat ini, konsep endorsement menjadi salah satu strategi promosi yang paling sering digunakan oleh brand. Banyak perusahaan bekerjasama dengan influencer atau content creator untuk mempromosikan produk melalui media sosial. 

Contoh Invoice Endorse: Format dan Cara Membuatnya 

Namun, kerja sama endorsement tidak hanya sebatas membuat konten promosi. Sebagai bagian dari transaksi profesional, influencer pun perlu membuat invoice endorse untuk menagih pembayaran kepada brand atau klien. Artikel ini akan membahas pengertian endorsement, dan contoh invoice endorse, serta contoh kasus penerbitan invoice endorsement di OnlinePajak. 

Sekilas tentang Endorsement

Endorsement adalah bentuk kerja sama promosi di mana seorang influencer, content creator, atau figur publik mempromosikan produk atau jasa milik brand kepada audiens mereka. Biasanya promosi seperti ini dilakukan melalui media sosial seperti postingan feed, story, video review, atau live streaming.

Dalam praktik bisnis digital, endorsement merupakan bagian dari transaksi jasa promosi antara dua pihak, yaitu: 

  • Brand atau perusahaan sebagai pihak yang menggunakan jasa promosi
  • Influencer atau content creator sebagai penyedia jasa promosi

Karena endorsement merupakan transaksi bisnis, maka influencer perlu membuat invoice sebagai dokumen resmi untuk menagih pembayaran dari brand. Invoice juga berfungsi sebagai bukti transaksi, pencatatan keuangan, hingga administrasi pajak.

Apa Itu Invoice Endorse?

Sama seperti invoice pada umumnya, invoice endorse adalah dokumen tagihan, namun kali ini digunakan atau dikirim oleh influencer kepada brand setelh tugas endorsement dilakukan tau sesuai dengan kesepakatan kerja sama. Invoice tersebut biasanya berisi informasi seperti:

  • Nama influencer atau content creator
  • Nama brand atau klien
  • Jenis pekerjaan endorsement
  • Nilai pembayaran
  • Tanggal invoice
  • Jatuh tempo pembayaran

Selain menjadi alat penagihan, invoice juga membantu menjaga profesionalisme kerja sama antara influencer dan brand.

Baca Juga: Contoh Invoice Influencer dan Cara Buatnya di OnlinePajak

Komponen Penting dalam Invoice Endorse

Agar invoice endorsement tampak profesional dan mudah untuk diproses oleh brand, biasanya dokumen ini memiliki beberapa komponen utama, yaitu: 

  1. Informasi tentang influencer seperti nama lengkap atau nama brand personal, email/kontak, dan nomor NPWP/NIK bila dibutuhkan. 
  2. Informasi tentang klien atau brand yang menggunakan jasa endorsement seperti nama perusahaan, alamat perusahaan, dan kontak tim marketing. 
  3. Nomor invoice yang mana harus memiliki nomor unik agar memudahkan pencatatan transaksi. Contohnya: INC/END/2026/01
  4. Jangan lupa detail pekerjaan endorsement atau deskripsi layanan yang diberikan. Misalnya: Instagram feed post, TikTok video review, Instagram story promotion. 
  5. Isi juga tarif endorsement yang disepakati antara influencer dan brand. 
  6. Cantumkan tanggal dan jatuh tempo (kapan invoice dibuat dan kapan pembayaran harus dilakukan).
  7. Biasanya, cantumkan juga pilihan metode pembayaran, seperti transfer bank, e-Wallet, atau platform pembayaran digital. 

Contoh Invoice Endorse

Berikut contoh sederhana invoice endorsement:

Contoh Kasus: Ketika Invoice Endorse Tidak Terkelola dengan Baik

Martha adalah seorang beauty content creator yang cukup aktif menerima kerja sama endorsement dari berbagai brand kosmetik dan skincare. Dalam 1 bulan, ia bisa mengerjakan 5-10 campaign sekaligus, mulai dari Instagram Reels, TikTok video, sampai Instagram Stories. 

Pada awal kariernya, Martha mampu mengelola semua kerja sama secara manual. Setiap selesai membuat konten, ia akan membuat invoice menggunakan template sederhana di Excel, lalu mengirimkannya melalui email atau WhatsApp ke brand yang mengajaknya kerja sama.

Namun, masalah mulai muncul ketika jumlah kerja sama sudah semakin banyak. Martha menyadari ada beberapa pembayaran yang masuk ke rekeningnya, namun ia tidak langsung mengetahui pembayaran tersebut berasal dari brand yang mana. Hal ini terjadi karena beberapa brand tidak mencantumkan nomor invoice saat melakukan transfer, sementara Martha tidak punya sistem pencatatan yang terpusat.

Di sisi lain, ada juga beberapa invoice yang akhirnya belum dibayar, tapi Martha kesulitan menindaklanjutinya karena harus membuka satu per satu file invoice yang tersimpan di laptopnya. Bahkan, dalam beberapa kasus, Martha tidak yakin apakah invoice tersebut sudah dikirim atau belum. 

Akhirnya, situasinya semakin rumit ketika salah satu brand menghubunginya dan menanyakan detail invoice yang pernah dikirimkan dua minggu sebelumnya. Martha kembali harus mencari file lama, mencocokan email, dan memastikan detail pekerjaan yang sudah dilakukan. Proses ini tentu memakan waktu dan cukup mengganggu produktivitasnya sebagai content creator. 

Dari pengalaman tersebut, Martha mulai menyadari bahwa masalahnya bukan hanya soal pembayaran, tetapi juga pengelolaan invoice yang tidak terstruktur.

Untuk mengatasi hal ini, Martha mulai menggunakan platform seperti OnlinePajak untuk mengelola seluruh transaksi endorsement-nya.

Fitur yang Martha gunakan adalah Invoice. Kini, Martha bisa membuat invoice dengan nomor unik dan tersimpan dalam satu dashboard, sehingga Martha tidak perlu lagi mencari satu per satu file transaksi. Di OnlinePajak, Martha juga dapat melihat status dari setiap invoicenya secara real-time, sehingga proses follow-up ke klien menjadi lebih terarah dan efisien. 

Saat menerima pembayaran, Martha pun jadi bisa langsung mencocokan dengan invoice terkait karena setiap transaksi memiliki referensi yang jelas. Dengan demikian, tidak ada lagi pembayaran yang tidak dikenalinya. 

Baca Juga: Endorsement: Membahas Promosi Online dari Segi Pajak

Guna menghindari kesalahan pembayaran dari klien, Martha pun mulai memanfaatkan fitur payment request. Dengan fitur ini, ia dapat mengirim permintaan pembayaran yang terhubung langsung dengan invoice, sehingga klien bisa membayar sesuai nominal dan referensi yang sudah ditentukan. Dalam kasus perbedaan nominal pembayaran, Martha cukup kembali membuka invoice yang tersimpan di OnlinePajak untuk menunjukkan detail transaksi kepada klien. Hal ini membuat komunikasi menjadi lebih profesional, transparan, dan berbasis data. Perubahan signifikan dirasakan oleh Martha. 

Industri endorsement yang semakin berkembang, penggunaan platform seperti OnlinePajak bukan lagi sekadar alat bantu, tetapi menjadi solusi untuk memastikan setiap transaksi tercatat dengan jelas, mudah dilacak, dan terhindar dari risiko kesalahan atau transaksi yang tidak dikenal.

Keuntungan Membuat Invoice Endorse di OnlinePajak

Menggunakan sistem digital untuk membuat invoice memberikan banyak keuntungan bagi influencer maupun bisnis.

  1. Administrasi Lebih Profesional: Invoice yang dibuat melalui sistem terlihat lebih formal sehingga brand lebih mudah memproses pembayaran.
  2. Pelacakan Status Pembayaran: Influencer dapat mengetahui apakah invoice sudah dibayar atau masih menunggu pembayaran.
  3. Data Tersimpan Aman: Semua data transaksi tersimpan di cloud sehingga tidak mudah hilang.
  4. Terintegrasi dengan Pajak: Invoice yang dibuat juga dapat membantu pencatatan penghasilan dan administrasi perpajakan secara lebih rapi.

Baca Juga: Pajak Influencer: Cara Menghitung, Bayar, dan Lapor Pajaknya

Tips Membuat Invoice Endorse Agar Cepat Dibayar

Agar pembayaran endorsement tidak tertunda, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Gunakan nomor invoice yang konsisten: Ini membantu brand melacak transaksi lebih mudah.
  • Cantumkan detail pekerjaan: Jelaskan jenis konten dan platform yang digunakan.
  • Tetapkan jatuh tempo pembayaran: Biasanya antara 7–14 hari setelah invoice diterbitkan.
  • Sertakan kontak yang jelas: Hal ini memudahkan klien menghubungi Anda jika ada pertanyaan.

Contoh invoice endorse di atas merupakan dokumen penting bagi para influencer atau content creator untuk menagih pembayaran dari brand setelah melakukan kerja sama promosi. Menggunakan platform digital seperti OnlinePajak membantu influencer membuat invoice secara lebih profesional, melacak pembayaran, dan mengelola administrasi transaksi dengan lebih rapi.

Dengan sistem yang tepat, influencer dapat mengelola kerja sama endorsement secara lebih profesional sekaligus menjaga transparansi transaksi dengan brand. Di era digital, fitur pembayaran invoice dan permintaan pembayaran di OnlinePajak mempercepat proses pengelolaan invoice bahkan pembelian sampai pembayaran, sekaligus memastikan kepatuhan pajak dan akuntansi dengan lebih efisien.

Hubungi tim sales OnlinePajak untuk informasi lebih lengkap dan temukan solusi dari masalah bisnis dan perpajakan Anda. Mulai perjalanan digitalisasi invoice Anda sekarang bersama OnlinePajak.

Reading: Contoh Invoice Endorse: Format dan Cara Membuatnya