Cara Membuat Dokumen Lain Pajak Masukan, Dokumen Lain Pajak Keluaran di OnlinePajak

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Sekilas Mengenai Dokumen Lain Faktur Pajak

Dalam prakteknya di dunia usaha, Direktorat Jenderal Pajak menentukan adanya dokumen-dokumen yang kedudukannya dipersamakan dengan faktur pajak. Kapan dokumen ini bisa digunakan? Salah satu kondisi yang membuat diberlakukannya dokumen lain pajak masukan dan dokumen lain pajak keluaran adalah apabila pihak yang membuat faktur pajak berada di luar daerah pabean, misalnya dalam hal pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar. 

Baca Juga: Pajak Masukan dan Pajak Keluaran dalam PPN

Apa saja syarat pemberlakuan dokumen lain pajak masukan, dokumen pajak keluaran? Dokumen harus memiliki identitas pihak yang berwenang untuk menerbitkan dokumen, identitas penerima dokumen, NPWP penerima dokumen sebagai wajib pajak dalam negeri, jumlah satuan barang, dasar pengenaan pajak, dan jumlah pajak yang terutang (kecuali dalam hal ekspor).

Secara sekilas, dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-33/PJ/2014, ada beberapa dokumen yang kedudukannya disamakan dengan faktur pajak, di antaranya: 

  • Pemberitahuan Ekspor Pajak (PEB).
  • Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yang dikeluarkan oleh BULOG/DOLOG untuk penyaluran tepung terigu.
  • Paktur Nota Bon Penyerahan (PNPB) yang dikeluarkan oleh Pertamina.
  • Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi.
  • Tiket, Airway Bill atau Delivery Bill untuk penyerahan jasa angkutan udara dalam negeri.
  • Nota penjualan jasa yang dibuat untuk penyerahan jasa kepelabuhanan.
  • Bukti tagihan atas penyerahan listrik oleh perusahaan listrik.
  • Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang mencantumkan identitas pemilik barang.
  • Surat Setoran Pajak.
  • Bukti tagihan atas penyerahan Barang Kena Pajak.
  • Bukti tagihan atas penyerahan Jasa Kena Pajak.
  • Surat Setoran Pajak untuk pembayaran Pajak Pertambahan Nilai atas penyerahan Barang Kena Pajak.

Baca Lebih Lanjut: 14 Dokumen yang Dipersamakan dengan Faktur Pajak

Cara Membuat Dokumen Lain di e-Faktur OnlinePajak 

Di e-Faktur OnlinePajak, Anda juga dapat membuat dokumen-dokumen yang dipersamakan dengan faktur pajak, baik dalam pembuatan dokumen lain faktur keluaran maupun faktur pajak masukan.

Untuk Pembuatan Dokumen Lain Faktur Keluaran 

1) Masuk ke laman OnlinePajak, kemudian login menggunakan akun Anda. Jika belum daftar klik di sini.  Di laman Home, pilih hitung, PPN. Kemudian klik “Tambah” dan “Buat Faktur Pajak”.

Dokumen lain pajak masukan, dokumen lain pajak keluaran

2. Isi semua data-data seperti ketika Anda ingin membuat faktur keluaran. Setelah diisi semua klik “Lanjut”.

Dokumen lain pajak masukan, dokumen lain pajak keluaran

3. Di bagian “Jenis Dokumen” pilih “Dokumen Lain”.

Dokumen lain pajak masukan, dokumen lain pajak keluaran

4. Isi “Nomor Dokumen” dan klik “Simpan”,setelah itu lakukan approval seperti biasanya.

Dokumen lain pajak masukan, dokumen lain pajak keluaran

Untuk Pembuatan dokumen lain faktur pembelian

1 Pilih PPN dan pilih rekam faktur pembelian.

2. Isi data-data yang disajikan. 

3. Pilih tab PPN dan pilih dokumen lain, isi jenis transaksi,detail transaksi, jenis dokumen dan nomor dokumen. Setelah itu pilih simpan dan lakukan approval seperti biasa.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Buat faktur pajak, bayar, dan lapor SPT Masa PPN Anda dengan mudah

Buat faktur elektronik untuk SPT PPN dan mengirimkannya ke lawan transaksi Anda secara instan tanpa perlu mencetaknya

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Buat, Hitung, Setor, dan Lapor PPN di OnlinePajak

Proses PPN setiap transaksi Anda dengan lebih efisien dalam 1 aplikasi terintegrasi. Buat, hitung, setor, dan lapor PPN dengan mudah di OnlinePajak