DJP Online: Mengenal Aplikasi Perpajakan Milik Pemerintah

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Apa itu DJP Online?

DJP Online adalah situs milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berisi berbagai macam aplikasi perpajakan. Melalui aplikasi pajak milik pemerintah ini, wajib pajak dapat lapor SPT online dan membayar pajak secara online.

Artikel kali ini akan mengulas seluk beluk DJP Online mulai dari berbagai macam aplikasi perpajakan yang ada di dalamnya, cara menggunakan aplikasi tersebut, kendala yang kerap dihadapi wajib pajak saat mengaksesnya, dan solusi mengatasinya.

Sejarah DJP Online

Sebelum situs DJP Online dapat digunakan wajib pajak, pemerintah menyediakan aplikasi perpajakan baik itu untuk melaporkan pajak maupun mengakses sistem biling di alamat situs yang terpisah.

Namun, sejak Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPNG2) diluncurkan, Direktorat Jenderal Pajak mengintegrasikan seluruh aplikasi perpajakan, baik e-Filing dan e-Billing, ke dalam situs DJP Online. Website ini baru diluncurkan pada tahun 2014, di tahun yang sama dengan diluncurkannya layanan e-Filing milik pemerintah.

Sedangkan sekarang, situs-situs aplikasi perpajakan milik pemerintah seperti sse.pajak dan e-Filing.pajak sudah tidak dapat diakses lagi karena telah dinonaktifkan.

Namun, pada tahun 2016 Ditjen Pajak membangun SSE Pajak Versi 3 sebagai alternatif jika layanan e-Billing SSE Pajak Versi 2 yang ada di DJP Online mengalami error.

Fitur Perpajakan DJP Online

Di situs aplikasi pajak pemerintah tersebut, terdapat dua aplikasi perpajakan yang dapat digunakan wajib pajak secara gratis. Aplikasi pertama adalah e-Filing dan aplikasi kedua adalah e-Billing. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai dua aplikasi tersebut:

e-Filing

e-Filing adalah aplikasi perpajakan yang memungkinkan wajib pajak melaporkan SPT secara online dan real time. Aplikasi yang diluncurkan tahun 2014 ini dapat digunakan untuk melaporkan sejumlah SPT seperti: SPT PPh Pasal 21/26, SPT PPh Orang Pribadi, SPT PPh Pasal 4 ayat 2, SPT PPN, dan SPT PPh Pasal 22.

Selain itu, pada aplikasi pemerintah ini juga menyediakan fitur e-Form. Fitur ini memungkinkan wajib pajak mengisi SPT secara offline namun dapat diunggah dan dilaporkan melalui DJP Online. Fitur ini dapat digunakan untuk melaporkan SPT Tahunan OP 1770 S, SPT Tahunan OP 1770, dan SPT Tahunan Badan 1771.

e-Billing 

e-Billing adalah metode pembayaran pajak secara elektronik menggunakan kode billing. Ini merupakan definisi resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Kode billing sendiri merupakan kode identifikasi berupa deret angka yang diterbitkan melalui sistem billing atas suatu jenis pembayaran pajak yang akan dilakukan oleh wajib pajak.

Sementara, sistem billing adalah sistem yang menerbitkan kode billing sebagai pengganti Surat Setoran Pajak (SSP), Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP), dan Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB).

Cara Mendaftar DJP Online

Sama seperti aplikasi pada umumnya, wajib pajak harus membuat akun agar dapat menggunakan seluruh aplikasi ini. Untuk membuat akun, berikut ini syarat dokumen yang harus disiapkan:

1. Input NPWP

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor identitas yang diberikan Ditjen Pajak (DJP) pada wajib pajak sebagai tanda pengenal dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Jika Anda sudah memiliki NPWP, masukkan seluruh angka tanpa tanda titik dan strip pada laman pendaftaran pengguna.

2. Input EFIN

Electronic Filing Identification Number (EFIN) adalah identitas digital yang diperlukan untuk menggunakan aplikasi perpajakan online. EFIN memiliki fungsi yang sama seperti tanda tangan digital.

Wajib pajak dapat memperoleh EFIN di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat. Untuk mengetahui cara dan syarat mendapatkan EFIN, baca tautan berikut ini: Cara Mendapatkan EFIN.

Cara Menggunakan Aplikasi DJP Online

Mengoperasikan aplikasi perpajakan di DJP Online memang rumit. Namun, dengan panduan berikut ini Anda bisa melakukan e-Filing dan e-Billing di aplikasi pemerintah tersebut dengan mudah.

Cara e-Filing Melalui DJP Online

Berikut ini, langkah-langkah e-Filing pajak di situs pemerintah tersebut:

  1. Akses situs resmi ditjen pajak disini

    Tampilan Halaman DJP Online Login

  2. Jika Anda belum terdaftar, klik “Daftar”.

    Tampilan Halaman Login DJP Online

  3. Selanjutnya, Anda akan masuk ke halaman registrasi. Masukkan NPWP, EFIN serta kode keamanan dan klik “Verifikasi”.

    Verifikasi pendaftaran di website DJP

  4. Setelah klik “Verifikasi” kemudian akan muncul identitas wajib pajak. Pastikan nama dan indentitas yang tampil adalah data yang tepat. Lalu masukkan alamat email, nomor ponsel aktif, dan password. Setelah itu klik “Simpan”.

    registrasi pengguna baru DJP Online

  5. Cek pesan masuk di email Anda dan temukan pesan dari Ditjen Pajak. Setelah itu, klik link yang ada untuk melakukan verifikasi dan mengaktifkan akun Anda.

    cek email anda dari DJP

  6. Selanjutnya, masukkan NPWP dan password Anda ke halaman log in

    Masukkan NPWP di website DJP Online

  7. Anda akan masuk ke halaman aplikasi. Jika ingin melaporkan SPT, klik “e-Filing”.

    fitur e-filing, e-billing, e-form / formulir spt elektronik dari DJP

  8. Jika ingin melaporkan SPT secara online, klik “Buat SPT”.

    aplikasi efiling e-spt DJP

  9. Anda akan masuk ke halaman SPT. Kemudian, jawab pertanyaan apakah Anda menjalankan usaha atau pekerjaan bebas? Jika Anda menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, Anda bisa menggunakan fasilitas upload CSV. Jika tidak, Anda harus mengisi SPT satu per satu

    upload spt di djp online

  10. Untuk menggunakan fasilitas upload CSV, klik “Upload CSV”. Selanjutnya unggah file CSV dan dokumen PDF pendukung.

    upload csv, pdf atau file format lain

  11. Selanjutnya, Anda akan masuk ke halaman pengiriman SPT. Untuk mengirim kode verifikasi ke email Anda, klik “di sini”.

    kirim spt online

  12. Kemudian, periksa kotak masuk pada email Anda. Salin kode verifikasi dan tempel kode tersebut di kotak yang tersedia. Setelah itu, klik “Kirim SPT”.

    lapor pajak / spt di djp

  13. Jika e-Filing berhasil, Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) akan dikirim ke email Anda.

    BPE / bukti penerimaan elektronik setelah lapor pajak secara online

Cara Buat e-Billing di DJP Online

  1. Setelah login, Anda akan masuk ke halaman dashboard. Kemudian, pilih menu isi SSP.

    Cara bayar pajak online di website djp

  2. Lengkapi semua kolom mulai dari jenis pajak, masa pajak, jenis setoran, tahun pajak dan jumlah setoran pada masing-masing field dan klik “Simpan”.

    cara isi surat setoran pajak di djp online

  3. Pastikan semua data yang Anda isi benar. Selanjutnya, klik “Kode Billing”.

    buat id billing/kode billing

  4. Kode billing akan dibuat oleh sistem.

    dapat kode billing pajak

  5. Gunakan aplikasi bank persepsi untuk melakukan pembayaran pajak.

Solusi Pada Kendala e-Filing Wajib Pajak

Anda pasti sepakat, menuntaskan kewajiban perpajakan masih menjadi pekerjaan berat bagi wajib pajak. Padahal, sebagai pembayar pajak, wajib pajak tidak seharusnya dibebani berbagai masalah tambahan.

Berpijak dari masalah tersebut, aplikasi OnlinePajak hadir untuk memudahkan pekerjaan Anda. OnlinePajak merupakan aplikasi berbasis website yang mudah dipahami dan digunakan. Aplikasi ini juga praktis karena Anda dapat melakukan hitung-setor-lapor pajak cukup dari aplikasi yang sama.

Berikut ini, keuntungan yang akan diperoleh wajib pajak jika menggunakan OnlinePajak:

  1. Wajib Pajak dapat menggunakan seluruh fitur pada aplikasi OnlinePajak secara gratis.
  2. Karena aplikasi ini berbasis online, pengguna dapat menuntaskan kewajiban perpajakannya di mana saja dan kapan saja.
  3. OnlinePajak memastikan, tanggal pada BPE yang diperoleh melalui aplikasi ini sesuai dengan tanggal saat pengguna melakukan klik lapor.
  4. Wajib pajak bisa melakukan hitung otomatis dan bayar pajak online melalui aplikasi ini.
  5. Wajib pajak dapat melaporkan dan membayar seluruh jenis pajak asal jenis pajak tersebut memiliki file CSV.
  6. Satu akun perusahaan dapat digunakan oleh banyak pengguna dan beragam NPWP perusahaan.
  7. Lantaran OnlinePajak merupakan aplikasi online berbasis web, pengguna tidak perlu update dan menginstalasi ketika terdapat pembaruan.
  8. Bukti lapor tidak akan hilang dan mudah ditemukan karena BPE/NTTE tersimpan dalam jangka waktu lama dalam basis data web.
  9. OnlinePajak mengantongi ISO 27001. Dengan demikian, standar keamanan dan kerahasiaannya setara bank.
  10. Didukung oleh layanan bantuan online bagi wajib pajak yang mengalami kesulitan.
  11. Cukup satu aplikasi untuk kebutuhan hitung-setor-lapor.

Kesimpulan 

  • DJP Online merupakan aplikasi perpajakan milik pemerintah.
  • Aplikasi tersebut memiliki fitur e-Filing dan e-Billing.
  • Aplikasi OnlinePajak menjadi alternatif bagi wajib pajak yang ingin lapor dan bayar pajak secara online.
  • OnlinePajak merupakan aplikasi resmi yang dapat diakses secara gratis.
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Solusi Pintar Mengelola Pajak Anda

Buat, hitung otomatis, setor, dan lapor pajak jadi lebih praktis dengan OnlinePajak!

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

SOLUSI PINTAR MENGELOLA PAJAK ANDA!

Buat, hitung otomatis, setor, dan lapor pajak jadi lebih praktis dengan OnlinePajak!

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini