Resources / Blog /

Pajak

Apa Itu EFIN Pajak? Fungsi, Cara Mendapatkan, dan Statusnya di Era Coretax

EFIN pajak adalah nomor identitas elektronik 10 digit yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengautentikasi wajib pajak saat mengakses layanan perpajakan daring. Namun sejak Coretax DJP menjadi sistem administrasi pajak utama, peran EFIN mengalami perubahan besar yang penting dipahami setiap wajib pajak maupun tim keuangan perusahaan.

Jawaban Singkat: Apa Itu EFIN Pajak?

EFIN (Electronic Filing Identification Number) adalah nomor identitas yang diterbitkan DJP kepada wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik, seperti aktivasi akun DJP Online, lapor SPT lewat e-Filing, dan pembuatan kode billing. EFIN bersifat rahasia, berlaku seumur hidup, dan berbeda untuk setiap wajib pajak orang pribadi (WP OP) maupun wajib pajak badan (WP Badan).

Yang perlu digarisbawahi: mulai pelaporan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2025 yang disampaikan pada 2026, EFIN tidak lagi menjadi syarat login, reset password, maupun verifikasi pelaporan SPT di sistem Coretax. Fungsi tersebut kini digantikan oleh aktivasi akun Coretax, Kode Otorisasi DJP (KO DJP), dan Sertifikat Digital.

EFIN vs Sistem Autentikasi Coretax: Apa Bedanya?

Perbandingan fungsi EFIN pada sistem lama dan mekanisme baru di Coretax
Fungsi Sistem Lama (DJP Online) Sistem Coretax
Aktivasi akun EFIN wajib dimasukkan saat registrasi Aktivasi akun Coretax via NPWP/NIK + verifikasi email/SMS
Reset password Membutuhkan EFIN Verifikasi email atau SMS terdaftar
Tanda tangan elektronik untuk dokumen pajak Sertifikat digital terpisah Kode Otorisasi DJP (KO DJP) atau Sertifikat Digital
Lapor SPT Tahunan PPh 2025 (dilaporkan 2026) Tidak berlaku lagi untuk Coretax Tidak memerlukan EFIN
Akses e-Filing SPT lama (1770, 1770S, 1770SS) di DJP Online EFIN masih digunakan Tidak relevan, sudah beralih ke Coretax

Dengan kata lain, EFIN belum sepenuhnya “mati”, tetapi perannya sebagai kunci akses utama sudah digantikan. Untuk wajib pajak yang seluruh transaksinya kini melalui Coretax, mengurus EFIN baru sudah tidak lagi menjadi prioritas.

Fungsi EFIN Sebelum Coretax

Pada sistem administrasi sebelumnya, EFIN berfungsi sebagai:

  • Syarat aktivasi akun DJP Online pertama kali
  • Alat verifikasi saat lapor SPT Tahunan maupun SPT Masa melalui e-Filing
  • Syarat reset password apabila wajib pajak lupa kata sandi akun
  • Identitas tambahan saat membuat kode billing pembayaran pajak

Karena fungsi-fungsi ini, banyak wajib pajak yang menganggap EFIN sebagai “kunci gerbang” wajib sebelum bisa mengakses layanan pajak elektronik.

Kapan Wajib Pajak Masih Membutuhkan EFIN?

Meski Coretax tidak lagi mensyaratkan EFIN, ada beberapa skenario di mana EFIN masih relevan pada 2026:

  • Wajib pajak yang masih mengakses fitur lama di DJP Online untuk formulir tertentu sebelum migrasi penuh ke Coretax rampung di seluruh KPP
  • Perusahaan yang sebagian proses payroll atau pelaporannya masih terhubung ke sistem lama selama masa transisi
  • Referensi historis, misalnya saat memverifikasi data lama yang pernah diajukan melalui EFIN sebelum migrasi

Untuk wajib pajak baru yang mendaftar setelah Coretax berjalan penuh, proses administrasi kini lebih banyak berpusat pada aktivasi akun Coretax dan permintaan Kode Otorisasi DJP, bukan pengajuan EFIN.

Cara Mendapatkan EFIN untuk Pertama Kali

Bagi wajib pajak yang tetap perlu mengurus EFIN, berikut tiga jalur resmi yang tersedia:

1. Melalui Aplikasi M-Pajak

Cara paling praktis pada 2026 adalah lewat aplikasi resmi M-Pajak yang dilengkapi verifikasi wajah (face recognition):

  • Unduh aplikasi M-Pajak melalui Play Store atau App Store
  • Buka aplikasi tanpa perlu login, lalu pilih menu “EFIN”
  • Masukkan NPWP dan NIK, lalu lakukan foto selfie untuk verifikasi biometrik
  • Jika data cocok, kode EFIN dikirim ke email terdaftar
  • Aktivasi EFIN di portal terkait paling lambat 30 hari sejak diterima, sebelum kedaluwarsa

2. Melalui Email Resmi KPP

Jika verifikasi biometrik di M-Pajak gagal, wajib pajak dapat mengirim email permohonan ke KPP terdaftar dengan subjek “Permohonan EFIN_Nama Lengkap_NPWP”, melampirkan foto KTP, NPWP, dan swafoto memegang kedua dokumen tersebut.

3. Datang Langsung ke KPP atau KP2KP

Opsi tatap muka masih tersedia bagi wajib pajak yang mengalami kendala verifikasi digital, dengan membawa dokumen fisik KTP dan NPWP asli beserta fotokopinya.

EFIN Wajib Pajak Pribadi vs Wajib Pajak Badan

Perbedaan pengajuan EFIN untuk WP Orang Pribadi dan WP Badan
Aspek WP Orang Pribadi WP Badan
Perwakilan Wajib mengurus sendiri, tidak boleh dikuasakan Pengurus dapat menguasakan pihak lain dengan surat kuasa resmi
Dokumen utama KTP dan NPWP pribadi NPWP/SKT badan dan NPWP/SKT pengurus
Verifikasi wajah Selfie wajib pajak yang bersangkutan Selfie pengurus yang mengajukan
Pengajuan kolektif Sudah tidak berlaku sejak PER-32/PJ/2017 Tetap diajukan per entitas, satu EFIN badan untuk satu NPWP badan

Manajemen EFIN untuk Tim HR dan Payroll Perusahaan

Bagi divisi HR yang mengelola pelaporan PPh 21 karyawan dalam jumlah besar, mengurus EFIN satu per satu untuk setiap karyawan cukup memakan waktu, apalagi permohonan kolektif sudah tidak dapat dilakukan sejak 2017. Praktik yang lebih efisien adalah:

  • Membuat checklist status EFIN seluruh karyawan sejak awal tahun pajak, bukan menjelang tenggat SPT Tahunan
  • Mengarahkan karyawan menggunakan M-Pajak untuk pengajuan mandiri secara paralel
  • Memanfaatkan platform pelaporan pajak terintegrasi yang mengurangi ketergantungan pada EFIN individual di sisi operasional perusahaan

Jika Lupa EFIN

Wajib pajak yang sudah pernah memiliki EFIN namun lupa nomornya dapat memintanya kembali lewat menu “Lupa EFIN” di aplikasi M-Pajak, email resmi KPP, live chat pajak.go.id, atau Kring Pajak di 1500200. Proses ini tidak perlu diajukan berulang setiap tahun, karena EFIN yang sama tetap berlaku seumur hidup begitu berhasil diaktivasi. Panduan lengkap langkah demi langkah tersedia di artikel Lupa EFIN Pajak.

Kesalahan Umum Seputar EFIN

  • Menganggap EFIN harus diminta ulang tiap tahun – padahal EFIN berlaku seumur hidup begitu aktif
  • Salah memasukkan EFIN berkali-kali hingga sistem memblokir akses sementara
  • Tidak menjaga kerahasiaan EFIN, padahal EFIN berfungsi sebagai alat autentikasi yang setara dengan kata sandi
  • Mengira EFIN masih wajib untuk semua transaksi di Coretax, padahal fungsi tersebut sudah digantikan aktivasi akun dan Kode Otorisasi DJP

Bagaimana OnlinePajak Membantu Proses Ini

Sebagai mitra resmi DJP, OnlinePajak membantu wajib pajak badan menyederhanakan alur administrasi perpajakan, mulai dari pelaporan SPT Masa dan Tahunan, pembuatan bukti potong lewat e-Bupot, penerbitan faktur pajak lewat e-Faktur, hingga pembayaran pajak lewat e-Billing dalam satu dashboard terintegrasi. Alih-alih mengelola EFIN dan proses login yang terpisah untuk setiap karyawan, tim finance dan HR dapat memantau status kepatuhan seluruh entitas dari satu tempat, sehingga transisi ke era Coretax terasa lebih ringan.

Share

Related articles

Pajak