e-Billing Pajak : Cara Bayar Pajak Online

Dian Puspa | 420306 views

e-Billing pajak memungkinkan wajib pajak bayar pajak online, tanpa harus datang dan antre lagi di bank. E-billing pajak ini menggantikan sistem pembayaran manual yang menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP).

Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2016, sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-11/PJ/2016, semua Bank Persepsi (bank yang menerima pembayaran pajak) wajib melaksanakan e-Billing pajak sebagai penerapan MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua) dan tidak akan melayani pembayaran manual lagi.

Salah satu kanal untuk mendapatkan e-billing pajak adalah eBilling OnlinePajak, ASP yang telah disahkan oleh DJP untuk membuat ID billing dengan Surat Keputusan No. KEP-72/PJ/2016.

Aplikasi eBilling OnlinePajak memberikan solusi dari ujung ke ujung yang menyeluruh dan terintegrasi untuk pembayaran pajak perusahaan Anda. OnlinePajak mempermudah wajib pajak dalam membuat satu atau e-billing pajak untuk berbagai KAP, KJS dan NPWP sekaligus dan bayar pajak online di 1 aplikasi dengan instan, akurat dan tanpa perlu antre di bank atau KPP lagi. Langkah-langkah mudahnya dapat Anda temukan di bawah ini.

Pengertian e-Billing Pajak

e-Billing pajak menurut Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah sistem bayar pajak online (elektronik) dengan cara pembuatan kode billing atau ID billing terlebih dahulu. Kini ebilling pajak telah menerapkan sistem MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua) dan menutup sistem MPN G1 (Modul Penerimaan Negara Generasi Pertama) sejak tanggal 1 Juli 2016. e-Billing pajak ini hadir untuk mewujudkan komitmen DJP dalam pengalihan sistem manual menuju sistem elektronik perpajakan.

Manfaat Buat e-Billing Pajak dan Bayar Pajak Online di OnlinePajak

Ada beberapa kanal yang telah disahkan DJP untuk mendapatkan ebilling pajak. Salah satunya adalah aplikasi eBilling OnlinePajak. Berikut ini adalah kelebihan aplikasi eBilling OnlinePajak dibandingkan kanal-kanal lainnya:

  1. Terintegrasi

    eBilling OnlinePajak terintegrasi dengan Bank Persepsi serta aplikasi hitung PPh, PPN, e-Faktur dan e-Filing di satu aplikasi. Sehingga Anda tidak perlu memasukkan data yang sama berulang kali yang merepotkan dan menyita waktu. Di OnlinePajak, pembuatan kode billing dan pembayaran pajak online jadi lebih efisien dan mudah.

  2. Akurat

    eBilling OnlinePajak dapat meminimalisir kesalahan pencatatan transaksi yang biasa dilakukan secara manual. Karena sistem canggih kami dapat mengisikan KAP (Kode Akun Pajak) dan KJS (Kode Jenis Setoran) Anda secara otomatis berdasarkan rekaman transaksi Anda pada aplikasi hitung PPh Pasal 21, PPh Final 1% dan PPN OnlinePajak.

  3. Transaksi Real-time

    Setelah Anda selesai melakukan pembayaran pajak online dengan PajakPay, data transaksi Anda langsung terekam di sistem DJP dan Kas Negara. BPN (Bukti Pembayaran Negara) berikut NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) yang Anda terima juga sah dari Negara karena OnlinePajak bekerja sama dengan Bank Persepsi.

Cara Bayar Pajak Online Melalui Aplikasi eBilling OnlinePajak

Cara bayar pajak online memiliki 2 tahapan utama yaitu buat kode billing dan pembayaran pajak online. Di OnlinePajak, kedua tahapan tersebut dilakukan di satu aplikasi. Berikut ini, cara bayar pajak online melalui eBilling OnlinePajak.

I. Cara Mendapatkan Kode Billing / ID Billing

Untuk membuat ID billing, wajib pajak dapat memperolehnya dengan mendaftar atau mengakses aplikasi eBilling OnlinePajak terlebih dahulu.

  1. Masuk Menu "e-Billing"

    ebilling pajak : cara bayar pajak online di onlinepajak

    Pertama, pilih menu "e-Billing" ketika masuk ke aplikasi OnlinePajak.

    • Buat Satu ID Billing

      1. Untuk membuat ID Billing tanpa melakukan proses hitung otomatis di OnlinePajak, klik tombol "+ TAMBAH".

        tambah

      2. Selanjutnya, pilih salah satu jenis pajak yang ingin Anda bayarkan seperti PPh 21, PPN, PPh 23, maupun PPh Final. Anda juga dapat membayar jenis pajak lain dengan mengklik "Pajak Lainnya"

        Pilih salah satu jenis pajak yang ingin Anda bayarkan.

  2. Dapatkan Kode Billing Anda

    Setelah menentukan pilihan jenis pajak, kode billing/Id Billing Anda akan diterbitkan seketika di daftar pembayaran dan dikirimkan ke email Anda.

    sukses id billing

II. Cara Bayar Pajak Online

Setelah Anda mendapatkan kode billing, proses selanjutnya adalah bayar pajak online. Berikut ini, langkah-langkah mudah cara bayar pajak online dengan menggunakan fitur PajakPay dari OnlinePajak.

  1. Klik tombol "Lanjutkan Pembayaran" untuk bayar pajak

    Untuk mulai melakukan pembayaran pajak online dengan PajakPay, klik tombol "Lanjutkan Pembayaran" pada ID Billing yang sudah Anda buat

  2. Klik "Konfirmasi" untuk pajak yang ingin dibayarkan

    Anda akan melihat rincian ID Billing yang sudah Anda buat dan ingin dibayarkan2. Klik "Konfirmasi" untuk Pajak yang Ingin Dibayarkan

  3. I.1. Tambah saldo maksimum Rp 25 juta per hari

    Jika saldo pada akun PajakPay Anda tidak mencukupi, segera lakukan transfer dana atau tambah saldo ke rekening virtual PajakPay milik Anda.

    I.2. Real time online transfer

    Kanal yang dapat digunakan untuk real time online transfer ini adalah ATM dan mobile banking (untuk beberapa bank saja, seperti BCA). Setelah transfer, dana akan tiba di rekening virtual PajakPay Anda saat itu juga. Dana maksimum yang bisa ditransfer adalah Rp 25.000.000. Sementara, biaya administrasi untuk transfer dana antar bank tergantung dari masing-masing bank.

    Anda juga dapat melakukan penambahan dana/transfer dengan:

    II.1. Tambah saldo tanpa batas maksimum.

    Transfer dana atau tambah saldo ke rekening virtual PajakPay milik Anda tanpa ada batasan jumlah jika Anda menggunakan metode RTGS.

    II.2. Real time online transfer

    Kanal yang dapat digunakan untuk real time online transfer  adalah ATM, mobile banking, Internet Banking (kesediaan fitur tergantung pada masing-masing bank). Dana akan tiba di rekening virtual PajakPay Anda saat itu juga. Biaya administrasi untuk transfer dana antar bank juga tergantung dari kebijakan masing-masing bank.

    II.3. Lalu Lintas Giro (LLG)/Sistem Kliring Nasional (SKN)

    Anda juga dapat melakukan transfer dana dari rekening bank Anda ke rekening virtual PajakPay dengan metode kliring. Dana yang Anda transfer ke rekening virtual PajakPay Anda akan sampai 1-3 hari. Sedangkan maksimum dana yang bisa ditransfer adalah Rp 100.000.000. Meski biaya administrasi untuk kliring tergantung kebijakan masing-masing bank, biayanya masih relatif lebih murah dari RTGS.

  4. II.4. RTGS (Real Time Gross Settlement)

    Jika memilih RTGS, dana dari rekening bank Anda akan tiba hari itu juga ke rekening virtual PajakPay Anda. Dana bisa sampai seketika atau paling lama 4 jam. Kelebihan RTGS adalah Anda dapat melakukan transfer tanpa batas nominal. Namun biaya administrasinya cukup tinggi. Meski nilainya tergantung kebijakan masing-masing bank, biaya RTGS biasanya dimulai dari Rp 25.000.

    Apa pun metode transfer dana yang Anda pilih, saat Anda melakukan pembayaran pajak menggunakan PajakPay Anda, dana akan sampai ke kas negara hari itu juga, begitu pun dengan Bukti Penerimaan Negara (BPN) atau Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) Anda.

  5. Pilih Salah Satu Bank dan Cara Transfer

    A. Anda akan melihat rekeningVirtual Account yang merupakan milik Anda, kemudian pilih salah satu bank dan cara transfer yang akan Anda gunakan untuk melakukan top-up saldo. pilih bank & VAB. Masukkan nama, nomor telepon dan alamat email untuk panduan top-up dan konfirmasi pembayaran. Panduan top-up akan dikirim setelah Anda memasukkan detil informasi tersebut. Selanjutnya, klik "Lanjutkan". detil kontak

  6. Panduan transfer dana dari bank ke rekening PajakPay Anda

    Silakan mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukan transfer dana ke rekening virtual Anda.mandiri

  7. Masuk kembali ke menu "e-Billing/Setor Pajak" kemudian klik "Konfirmasi". konfirmasi pembayaran

  8. Jika pembayaran sukses, maka akan muncul status "Pembayaran Berhasil".

    pembayaran berhasil

  9. Dapatkan BPN Anda

    Di hari itu juga, pembayaran pajak Anda akan sampai ke kas negara. Sebagai buktinya, Anda akan memperoleh Bukti Penerimaan Negara (BPN). Selanjutnya, klik tombol "PDF" untuk mendapatkan BPN dan NTPN Anda. Transaksi Anda tersebut juga terekam secara real time di sistem DJP dan Kas Negara.

    Ini contoh BPN / NTPN yang akan Anda dapatkan.

    cara mudah buat e-billing pajak di aplikasi ebilling OnlinePajak

Kesimpulan

Tiga langkah mudah cara bayar pajak online dengan eBilling OnlinePajak:

  1. Wajib pajak dapat membuat satu atau banyak kode billing sekaligus di aplikasi eBilling OnlinePajak.
  2. Wajib pajak dapat bayar pajak online menggunakan PajakPay dari OnlinePajak.
  3. Bukti Pembayaran Negara (BPN)/Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) resmi dari Ditjen Pajak.