e-Faktur Web Based: Solusi Bila Anda Belum Ditunjuk Menggunakannya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

e-Faktur web based baru saja diluncurkan Direktorat Jenderal Pajak pada awal Oktober 2017, bersamaan dengan peluncuran update e-Faktur versi 2.0 yang merupakan lanjutan dari versi e-Faktur Desktop 1.0.046 dan e-Faktur host to host.

Saat ini, hanya sejumlah PKP tertentu yang ditunjuk oleh DJP untuk menggunakan e-Faktur web based dan e-Faktur host to host.

Apa Itu eFaktur Web Based?

e-Faktur web based adalah aplikasi e-Faktur yang dapat diakses online, dari mana saja, kapan saja, selama tersambung dengan koneksi internet, karena berbasis web.

Seperti halnya Facebook, Anda dapat mengakses e-Faktur web based dengan menggunakan user name dan password yang Anda daftarkan di aplikasi tersebut.

Apa Keuntungan Menggunakan Efaktur Web Based Dibandingkan Efaktur Dekstop?

Ada banyak keuntungan menggunakan e-Faktur Web Based dibandingkan dengan e-Faktur Desktop. Berikut ini tabel perbandingannya.

e-Faktur Web Based

e-Faktur Desktop

Data Tidak Akan Hilang

Karena data disimpan di server atau cloud, maka data Anda tidak akan hilang. Kapan pun Anda membutuhkan, Anda bisa menemukannya dengan mudah dengan mengaksesnya online.

Risiko Data Hilang

Karena data faktur Anda disimpan di hardware laptop atau komputer Anda, maka jika terjadi kerusakan atau komputer/laptop hilang, maka data Anda pun bisa ikut hilang.

Dapatkan PDF e-Faktur Lebih Cepat

Bila menggunakan e-Faktur web based, pengguna tidak perlu tergantung lagi pada prosesor dan kapasitas penyimpanan laptop atau komputer. Sehingga, Anda bisa mendapatkan PDF eFaktur lebih cepat.

PDF eFaktur Tergantung Hardware Komputer

Semakin banyak data faktur yang disimpan di komputer, maka semakin berat kerja aplikasinya. Sehingga mendapatkan PDF e-Faktur bisa lebih lama, karena tergantung pada prosesor dan kapasitas hardware.

Akses dari Mana saja dan Kapan Saja

Tidak memungkinkan membawa laptop kantor saat bepergian? Akses aplikasi e-Faktur web based dari gadget apa saja, dari mana saja, kapan saja, sepanjang Anda terkoneksi dengan Internet.

Tidak Dapat Diakses Online

Karena aplikasinya diinstalasi di komputer/laptop, maka untuk mengaksesnya hanya dapat dilakukan melalui komputer/laptop tersebut.

Biaya Minimum

Biaya penyimpanan data di basis data web biasanya lebih kecil atau bahkan gratis sama sekali

Biaya Lebih Mahal

Saat Anda memiliki banyak faktur, berarti Anda harus menambah kapasitas penyimpanan atau meningkatkan prosesor komputer/laptop Anda, agar mendapatkan PDF e-Faktur tidak lama. Ini berarti tambahan biaya yang cukup besar bagi perusahaan.

Siapa Penyedia Layanan Aplikasi Pajak Web Based?

Saat ini penyedia layanan aplikasi pajak web based adalah DJP online, aplikasi milik Ditjen Pajak.

Kesimpulan

DJP meluncurkan e-Faktur versi 2.0, e-Faktur web based dan eFaktur host to host pada awal Oktober 2017. Penggunaan e-Faktur web based dan e-Faktur host to host tersebut hanya untuk PKP (Pengusaha Kena Pajak) tertentu.

 

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Baca Juga

BUAT e-faktur DENGAN CEPAT & MUDAH!

✓ Hitung otomatis PPN
✓ Kirim e-Faktur ke email lawan transaksi
✓ Bayar pajak
✓ Lapor pajak

Langsung dari 1 aplikasi OnlinePajak