Efiling Pajak: Lapor Pajak Online Perusahaan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Lapor Pajak Online Perusahaan

e-Filing pajak mulai dari 1 April 2018 wajib dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak (pengusaha atau perusahaan yang memiliki omzet penjualan lebih dari Rp 4.8 miliar) dalam menyampaikan SPT Masa PPN (Pajak Pertambahan Nilai) yang memiliki transaksi. Selain itu, wajib pajak badan juga diwajibkan menyampaikan PPh Pasal 21 (Pajak Penghasilan Pasal 21) melalui sistem lapor pajak online, sepanjang nilainya tidak nihil. Ketentuan ini ditegaskan dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 9/PMK.03/2018.

Bila ini kali pertama bagi Anda dalam melakukan e-Filing pajak, tampaknya seperti sulit karena belum terbiasa. Memang ada kerepotan di awal, seperti harus mengaktivasi EFIN (Elektronic Filing Identification Number) terlebih dahulu di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) tempat Anda terdaftar. Namun, begitu EFIN itu selesai diaktivasi dan didaftarkan di aplikasi lapor pajak online, Anda akan mendapatkan banyak kemudahan.

Simak berikut ini, pemaparan mengenai manfaat dan panduan lengkap lapor pajak online perusahaan, bagi Anda yang baru pertama kali melakukan e-Filing pajak.

Pengertian e-Filing Pajak Online

Pengertian e-filing pajak adalah cara penyampaian SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan yang dilakukan secara online dan real-time melalui website e-filing pajak DJP Online atau aplikasi yang disediakan ASP (Application Service Provider/Penyedia Jasa Aplikasi) pajak.

Manfaat e-Filing Pajak

  1. Lapor Pajak Dari Mana Saja, Kapan Saja

    Sejak adanya sistem e-Filing pajak, wajib pajak tak perlu datang dan antre lagi ke KPP untuk lapor pajak. Sepanjang terhubung dengan internet, wajib pajak dapat lapor dari mana saja, kapan saja.

  2. Hemat Waktu

    Karena tidak perlu lagi datang ke KPP dan mengantre, wajib pajak dapat menghemat banyak waktu.

  3. Bukti Lapor Tak Mudah Hilang

    Sebelumnya, ketika lapor manual, biasanya wajib pajak diberi bukti lapor berupa Bukti Penerimaan Surat (BPS) yang berwarna kuning, sehingga sering kali juga disebut sebagai ‘bukti kuning’. Melalui sistem lapor pajak online, bukti lapor tersebut dinamakan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE), yang di dalamnya terdapat Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE). Dengan menggunakan e-Filing bukti bayar pajak tersimpan dengan aman dalam jangka waktu lama.

  4. Terhindar dari Risiko Keterlambatan

    Walaupun sangat tidak disarankan, sering kali wajib pajak melakukan pelaporan jelang tenggat waktu. Melalui e-Filing pajak, jika tak terhindarkan, wajib pajak tetap dapat melaporkan pajaknya, meskipun kantor pajak sudah tutup. Waktu wajib pajak mengunggah file SPT-nya dan mengklik lapor, adalah waktu yang tercatat pada BPE. Sehingga melalui e-Filing pajak ini, wajib pajak dapat terhindar dari risiko keterlambatan dan terkena denda dari DJP. Pada penyedia jasa aplikasi e-filing tertentu misalnya, juga selalu mengirimkan email pengingat otomatis yang mengingatkan pengguna aplikasinya untuk melaporkan pajak tepat waktu, bahkan lebih awal, agar terhindar dari masalah teknis.

7 Hal yang Harus Diketahui Sebelum e-Filing Pajak Badan

Jika Anda baru pertama kali melakukan e-Filing pajak badan, simak hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan lapor pajak online.

Cara eFiling pajak online dengan onlinepajak

  • Gunakan OnlinePajak: Aplikasi e-Filing Pajak Online Secara Gratis

    eFiling pajak online : kelebihan lapor spt dengan onlinepajak

    Selanjutnya, untuk melakukan e-filing pajak badan, wajib pajak harus menggunakan aplikasi dari ASP yang sudah diakui dan disahkan DJP. OnlinePajak adalah penyedia aplikasi e-filing pajak dan e-SPT alternatif berbasis online yang telah disahkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan Surat Keputusan Nomor KEP-193/PJ/2015.

    OnlinePajak memberikan banyak manfaat e-filing pajak yang mempermudah wajib pajak badan dalam hitung, setor dan lapor pajak serta mengelola administrasi perusahaan dalam satu aplikasi terpadu.

  • Batas Waktu Pelaporan Pajak Online Badan

    Seperti juga lapor pajak badan secara manual, batas waktu lapor pajak online juga mengikuti batas waktu penyampaian SPT pada umumnya.

    • SPT Masa PPN

      Batas waktu pelaporan SPT Masa PPN adalah setiap akhir bulan berikutnya.

    • SPT Masa PPhBatas waktu pelaporan SPT Masa PPh adalah setiap tanggal 20 bulan berikutnya.
    • SPT Tahunan BadanBatas akhir pelaporan SPT Tahunan Badan adalah setiap tanggal 30 April atau 4 bulan setelah perusahaan tutup buku.
  • Denda Keterlambatan Lapor SPT Online

    Jumlah denda yang ditetapkan jika wajib pajak terlambat lapor SPT online badan sama dengan jumlah denda yang ditetapkan untuk wajib pajak yang terlambat lapor pajak secara manual, yaitu:

    • SPT Masa PPh

      Jumlah denda : Rp 100.000.

    • SPT Masa PPN

      Jumlah denda : Rp 500.000.

    • SPT Tahunan Badan

      Jumlah denda : Rp 1.000.000.

Kesimpulan

7 hal yang harus Anda ketahui sebelum e-Filing pajak:

  1. e-Filing adalah cara penyampaian SPT secara elektronik atau online tanpa harus datang dan antre lagi di KPP.
  2. Seluruh PKP yang membuat e-Faktur wajib melakukan e-Filing SPT Tahunan Badan.
  3. Seluruh SPT Badan yang memiliki file CSV dapat dilaporkan dengan e-Filing pajak kecuali PPh Pasal 25 yang tidak memiliki file CSV.
  4. Sebelum melakukan e-Filing pajak online, wajib pajak badan harus memiliki EFIN perusahaan dulu dan menyiapkan file CSV SPT yang hendak dilaporkan.
  5. OnlinePajak adalah aplikasi e-filing pajak online gratis dan telah disahkan oleh DJP.
  6. Batas akhir lapor pajak online sama dengan lapor pajak manual.
  7. Denda untuk keterlambatan juga sama dengan denda keterlambatan lapor pajak manual.
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

SERING LEMBUR SAAT MUSIM PELAPORAN PAJAK?

Lapor lewat e-Filing OnlinePajak, lebih mudah & cepat! Hitung & setor pajak juga bisa dalam satu aplikasi!

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

SERING LEMBUR SAAT MUSIM PELAPORAN PAJAK?

Lapor lewat e-Filing OnlinePajak, lebih mudah & cepat! Hitung & setor pajak juga bisa dalam satu aplikasi!