e-Billing Pajak : Cara Bayar Pajak Online

Dian Puspa | Thu, 12/01/2016 - 20:02 | 91128 views

 

e-Billing pajak menggantikan sistem pembayaran manual yang menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) sejak tanggal 1 Januari 2016 sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-11/PJ/2016. Terhitung tanggal 1 Juli 2016, semua bank persepsi termasuk semua bank BUMN wajib melaksanakan e-Billing pajak sebagai penerapan MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua) dan tidak akan melayani pembayaran manual lagi.

Pengertian e-Billing Pajak

e-Billing pajak menurut Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah sistem pembayaran pajak elektronik dengan cara pembuatan kode billing atau ID billing terlebih dahulu. Kini ebilling pajak telah menerapkan sistem MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua) dan tidak menutup sistem MPN G1 (Modul Penerimaan Negara Generasi Pertama) sejak tanggal 1 Juli 2016. 

manfaat buat ebilling pajak / id billing sebagai salah satu langkah cara bayar pajak online di ebilling OnlinePajak
Manfaat buat e-Billing pajak / ID billing di OnlinePajak.

Manfaat e-Billing Pajak

e-Billing pajak ini hadir untuk mewujudkan komitmen DJP dalam pengalihan sistem manual menuju sistem elektronik perpajakan. Berikut ini adalah manfaat dari penggunaan e-Billing pajak:

  • Buat ID billing dan bayar pajak dari mana, kapan saja. e-Billing mempermudah wajib pajak untuk melakukan pembayaran dari mana saja, kapan saja.
  • Menghindari kesalahan pencatatan transaksi. e-Billing dapat meminimalisir kesalahan pencatatan transaksi yang biasa dilakukan secara manual.
  • Transaksi real-time. Data transaksi Anda langsung terekam di sistem DJP.

Tahapan yang Harus Dilakukan dalam Bayar Pajak Online melalui e-Billing Pajak

I. Pembuatan Kode Billing / ID Billing

Untuk membuat ID billing, wajib pajak dapat memperolehnya dengan 7 cara: 

  1. Melalui Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) yang sudah disahkan DJP yakni OnlinePajak. e-Billing OnlinePajak adalah ASP yang telah disetujui oleh DJP untuk membuat ID billing dengan Surat Keputusan No. KEP-72/PJ/2016. 
  2. Melalui SSE2 pajak.go.id atau DJP Online
  3. Melalui teller bank bank tertentu (BNI, Mandiri, BRI, BCA, Citibank) dan Kantor Pos Indonesia.
  4. Melalui SMS ID Billing *141*500# (untuk pelanggan Telkomsel)
  5. Melalui Layanan Billing di KPP/KP2KP secara mandiri
  6. Melalui Internet Banking (hanya untuk nasabah bank tertentu)
  7. Melalui Kring Pajak 1 500 200 (hanya untuk wajib pajak pribadi)

II. Bayar Pajak Online

Setelah membuat ID billing, kode billing tersebut dibayarkan melalui:

  1. Fitur bayar pajak online di OnlinePajak (bagi nasabah BNI & CIMB Niaga). Selain menyediakan sistem pembuatan ID billing, wajib pajak juga bisa membayar pajak online dalam satu aplikasi terpadu.
  2. Teller bank persepsi atau Kantor Pos Indonesia
  3. ATM
  4. Mini ATM (yang terdapat di selurh KPP atau KP2KP (untuk nasabah BNI, BRI dan Mandiri)
  5. Internet Banking
  6. Mobile Banking (untuk nasabah BPD Bali)
  7. Agen branchless banking

CARA BAYAR PAJAK ONLINE

Cara bayar pajak online adalah suatu metode pembuatan ID billing dan bayar pajak secara online dalam satu aplikasi terpadu yang saat ini hanya disediakan oleh penyedia jasa aplikasi resmi DJP, OnlinePajak. Keuntungannya bagi wajib pajak adalah tak perlu antre berjam-jam lagi di bank dan KPP karena buat ID billing, bayar pajak dan lapor pajak online dilakukan dalam satu aplikasi terpadu dan gratis. Berikut ini adalah langkah-langkah menggunakan sistem e-Billing pajak dan cara bayar pajak online di OnlinePajak. 

cara mudah buat e-billing pajak di aplikasi ebilling OnlinePajak

1. Daftarkan Perusahaan Anda di OnlinePajak 

Sebelum menggunakan sistem e-Billing pajak melalui OnlinePajak, Anda harus mendaftarkan perusahaan Anda dan melengkapi profil perusahaan, terutama NPWP badan terlebih dahulu di OnlinePajak.

2. Buat ID Billing di OnlinePajak

Ada dua cara membuat ID billing di OnlinePajak:

  • Menggunakan SPT dari OnlinePajak

  • Tanpa menggunakan SPT dari OnlinePajak (khusus pengguna yang hanya ingin menggunakan fitur ebilling dan efiling OnlinePajak saja)

Kedua memungkinkan Anda membuat ID billing atau kode billing dalam 1 klik. 

ID billing ini hanya berlaku hingga 7 hari. Bila lebih dari 7 hari, Anda belum melakukan pembayaran pajak, maka Anda harus membuat ID billing kembali.

3. Gunakan ID Billing untuk Bayar Pajak Online & Dapatkan NTPN Untuk e-Filing Gratis di OnlinePajak

  • Lakukan pembayaran pajak dengan memasukan nomor ID billing melalui fitur pembayaran pajak online di OnlinePajak (khusus nasabah BNI dan CIMB Niaga), bank persepsi atau bank tempat pembayaran pajak dengan menggunakan sistem internet banking, SMS banking, ATM, branchless banking (mesin EDC agen bank), ATM, mini ATM (mesin EDC untuk pembayaran pajak) atau menyerahkannya langsung ke teller di counter bank.
  • Dapatkan NTPN (Nomor Tanda Penerimaan Negara) Anda setelah melakukan pembayaran dan masukkan NTPN ini dalam laporan SPT Anda saat melakukan e-Filing dengan OnlinePajak.

Kesimpulan

Tiga langkah mudah cara bayar pajak online dengan e-Billing:

  1. Daftarkan perusahaan Anda di OnlinePajak dan lengkapi profil perusahaan, terutama NPWP badan. 
  2. Buat ID Billing di OnlinePajak.
  3. Gunakan ID Billing untuk bayar pajak secara online & dapatkan NTPN.