Mengenal Fungsi Manajemen Perpajakan bagi Perusahaan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Pengertian Manajemen Perpajakan

Manajemen perpajakan secara umum dapat didefinisikan sebagai usaha menyeluruh yang diupayakan oleh wajib pajak agar segala hal yang berkaitan dengan perpajakan dapat dikelola dengan efektif, efisien, dan ekonomis.

Artinya, metode ini merupakan proses untuk meminimalisir beban pajak namun tetap berada pada jalurnya, yakni sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. 

Biasanya, metode ini dilakukan secara rutin atau reguler karena transaksi yang dilakukan berulang atau selalu terjadi di sebuah perusahaan guna mengelola dengan baik urusan perpajakannya.

Tujuan dan Fungsi

Tujuan akhir yang ingin dicapai dari adanya sistem ini adalah guna mengoptimalisasi dan/atau meminimalkan beban pajak yang bisa dicapai namun tidak hanya dengan melakukan suatu perencanaan yang matang, tapi juga dengan melewati beberapa tahap seperti, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang baik dan terkendali. 

Pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan tujuan dari manajemen keuangan. Intinya, manajemen perpajakan bukan untuk mengelak membayar pajak, akan tetapi untuk mengatur sehingga pajak yang dibayarkan tidak lebih dari jumlah yang seharusnya. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk meminimalisir risiko utang pajak yang bisa saja timbul dalam suatu transaksi yang rutin.

Manajemen perpajakan memiliki beberapa fungsi penting dalam urusan perpajakan perusahaan/badan Anda, yakni: 

  1. Berfungsi untuk melakukan perencanaan pajak.
  2. Berfungsi dalam pengorganisasian pajak.
  3. Berfungsi dalam pelaksanaan pajak.
  4. Berfungsi untuk pengawasan pajak.

Syarat Manajemen Perpajakan yang Baik

Dalam melakukan manajemen perpajakan, terdapat 3 syarat yang perlu Anda lakukan. Berikut ini syarat-syarat yang dimaksud:

  1. Tidak bertentangan atau melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku.
  2. Dalam konteks bisnis, syaratnya harus masuk akal karena manajemen perpajakan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari corporate global strategy.
  3. Harus didukung dengan bukti-bukti yang memadai, baik dari segi pencatatan akuntansinya, maupun dari segi hukum.

Teknik Melakukan Manajemen Perpajakan

Dalam melakukan manajemen perpajakan, perusahaan paling tidak melakukan beberapa teknik yang secara umum dilakukan oleh perusahaan kebanyakan. Nah, berikut ini teknik-teknik yang bisa dilakukan:

  1. Membuat rekonsiliasi data akuntansi, misalnya beban pegawai vs nilai penghasilan SPT PPh Pasal 21, pendapatan penjualan vs SPT Masa PPN.
  2. Mengontrol dokumentasi guna mendukung transaksi yang terjadi, seperti surat perintah kerja (kontrak kerja), akta notaris, dan perjanjian jual dan beli. 
  3. Membuat sistem administrasi keuangan untuk memastikan penghitungan dan pembayaran pajak dengan tepat. 
  4. Membuat sistem arsip laporan dan korespondensi pajak yang teratur dan terkontrol dengan baik. 
  5. Melakukan manajemen atas tax audit.

Hal lainnya yang bisa perusahaan atau Anda lakukan adalah dengan menggunakan aplikasi yang mampu membantu dan menunjang lancarnya urusan perpajakan perusahaan, seperti OnlinePajak. OnlinePajak merupakan aplikasi yang mampu memudahkan Anda dalam melakukan hitung, setor, dan lapor dalam 1 klik saja.

Karena OnlinePajak aplikasi berbasis web, maka Anda juga bisa melakukan hitung, setor, dan lapor dari mana saja dan kapan saja asal perangkat elektronik yang Anda gunakan terhubung dengan baik dengan jaringan internet.

Kesimpulan

  • Manajemen perpajakan merupakan pelaksanaan pengaturan dan pengawasan dalam hal perpajakan. 
  • Biasanya, pelaksanaannya bersifat rutin atau reguler berdasarkan transaksi yang memang terjadi berulang kali. 
  • Tujuannya secara general adalah untuk meminimalisir risiko utang pajak yang bisa saja timbul dalam suatu transaksi yang terjadi secara rutin tersebut. 
  • Metode ini dilakukan bukan bertujuan untuk mangkir dari tanggung jawab pajak, melainkan agar segala hal yang berkaitan dengan perpajakan dapat dikelola dengan efektif, efisien, ekonomis, dan tetap sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
e-filing onlinepajak

Lapor Pajak Badan dengan Mudah & Efisien

Lapor semua jenis pajak atau SPT Pajak Anda dengan status pembayaran dan pembetulan apa pun melalui e-Filing OnlinePajak dengan mudah dan tepat waktu. 

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Lapor Pajak Badan dengan Mudah & Efisien!

Lapor semua jenis pajak atau SPT Pajak Anda dengan status pembayaran dan pembetulan apa pun melalui e-Filing OnlinePajak dengan mudah dan tepat waktu.

e-filing onlinepajak