Baru! Cara Lapor SPT Masa PPh 23 Online di Aplikasi OnlinePajak

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Pengelolaan Bukti Potong Elektronik dan Lapor SPT Masa PPh 23/26 

Pengelolaan bukti potong elektronik wajib pajak dapat dilakukan melalui aplikasi e-Bupot. Aplikasi ini merupakan salah satu pelayanan pajak di era digital dari pemerintah kepada para wajib pajak. Melalui aplikasi ini, Anda dapat membuat bukti pemotongan dan pelaporan pajak, seperti SPT Masa PPh Pasal 23/26 dalam bentuk dokumen elektronik. Dengan adanya aplikasi e-Bupot, Anda dapat membuat dan menerbitkan bukti potong pajak elektronik secara lebih efisien dan mudah diakses karena bukti potong ini tersimpan dengan aman di sistem administrasi resmi Ditjen Pajak. Selain mengelola bukti potong elektronik di aplikasi e-Bupot milik pemerintah, Anda juga dapat menggunakan aplikasi e-Bupot PPh 23/26 milik OnlinePajak. Di aplikasi e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak Anda dapat melihat daftar dan status masing2 bukti potong PPh 23/26 yang sudah Anda buat. Bagaimana cara lapor  SPT Masa PPh 23 online dengan cara baru? Apa yang harus Anda persiapkan dalam pelaporan PPh 26 dan PPh 23? Dalam artikel ini kami akan menjelaskan bagaimana cara melakukan pelaporan SPT Masa melalui aplikasi e-Bupot OnlinePajak. 

Baca Lebih Lanjut:
Serba-Serbi Aplikasi e-Bupot
Cara Lapor SPT Masa PPN Online e-Faktur 3.0 Terbaru

Cara Lapor SPT Masa PPh 23 Online di Aplikasi OnlinePajak 

1) Masuk ke laman OnlinePajak, login menggunakan username dan password Anda. Jika belum memiliki akun di OnlinePajak, daftar sekarang.

 Tampilan Halaman utama OnlinePajak Image

2)  Pilih e-Bupot PPh 23/26.

Pilih e-Bupot PPh 23/26

3)  Bagi pengguna yang belum pernah melakukan aktivasi bukti potong OnlinePajak, Anda akan menemukan kotak dialog form aktivasi dengan tampilan seperti ini di bawah ini.  Lengkapi informasi yang dibutuhkan seperti NPWP Penandatangan SPT, Nama Penandatangan SPT, NPWP Perusahaan dan Nama Perusahaan (akan terisi secara otomatis). Setelah semua informasi terisi klik “Selanjutnya”.

Tampilan Formulir informasi wajib pajak dan perusahaan yang harus diisi

4)  Anda akan masuk ke bagian kedua form aktivasi. Unggah Sertifikat Elektronik dengan format .p12 dan masukan passphrase dari Sertifikat Elektronik Anda.  Pastikan klik link “Syarat dan Ketentuan” serta “Kebijakan Privasi” untuk membaca ketentuan yang ada. Selesai membaca dan mengerti semua kebijakan yang telah ditentukan, centang kotak dialog “Saya sudah membaca dan setuju dengan Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi”. 

Setelah mengisi semua informasi, klik selesai. Akan ada pemberitahuan bahwa penyimpanan data Anda berhasil. 

Tampilan untuk mengunggah sertifikat digital Image

5)  Jika Anda belum memiliki Sertifikat Elektronik, silakan klik link menuju artikel di kotak dialog untuk membantu Anda mengetahui lanjut mengenai Sertifikat Elektronik dan cara memperolehnya. Anda juga dapat mengunjungi laman bantuan e-Bupot OnlinePajak dan berbicara dengan asisten virtual OnlinePajak dengan klik link “di sini” pada kotak dialog. 

Pajakbot Image

6)  Tahap aktivasi telah selesai. Klik tombol merah “Lihat SPT” di sebelah kanan untuk melihat data yang sudah pernah Anda buat pada aplikasi DJP serta menarik data eksternal Anda ke OnlinePajak sehingga, Anda dapat melanjutkan pelaporan PPh 23/26 dengan mudah. Tunggu beberapa saat ketika informasi mengenai SPT Anda sedang diproses. 

Klik tombol Lihat SPT untuk melihat data yang sudah pernah Anda buat pada aplikasi DJP serta menarik data eksternal Anda ke OnlinePajak

Anda dapat melihat preview SPT Masa dengan menggunakan e-Bupot PPh 23/26 di OnlinePajak. Klik “Coba Sekarang” untuk melihat fitur-fitur yang bisa Anda gunakan dengan e-Bupot PPh 23/26. 

Klik “Coba Sekarang” untuk melihat fitur-fitur yang bisa Anda gunakan dengan e-Bupot PPh 23/26
Klik coba sekarang untuk menikmati berbagai fitur e-Bupot PPh23/26

7)  Setelah lihat SPT, lanjut ke aktivitas Setor. Di sini Anda akan melihat daftar perhitungan SPT pajak yang harus Anda setorkan dan jumlah pajak terutang. Pilih “Setor” untuk menginput bukti pembayaran. 

Klik “Setor” untuk menginput bukti pembayaran

 8)  Sebelum lapor pajak, Anda harus menyetor jumlah pajak terutang. Masukan NTPN  atau PBK kemudian masukan nomor serial yang sesuai, jumlah pajak, kemudian pilih periode pajaknya. Setelah semua informasi terisi pilih “Simpan”.

Masukan NTPN  atau PBK, masukan nomor serial yang sesuai, jumlah pajak, pilih periode pajaknya, lalu simpan

Jika Anda memiliki jumlah setoran lain yang harus dibayar, Klik “Tambah Setoran” kemudian masukkan seluruh informasi mengenai setoran tersebut, lalu klik “Simpan”. 

Klik “Tambah Setoran” untuk memasukkan seluruh informasi mengenai setoran tersebut, lalu klik “Simpan”

9) Setelah semua pajak terutang Anda sudah disetor, klik “Lihat SPT”, lalu “Okay” dan  tunggu beberapa saat.

 klik “Lihat SPT”, lalu “Okay” setelah semua pajak terutang sudah disetor

10)  Jika berhasil, proses akan berlanjut ke tahap Lapor SPT. Klik tombol merah “Lapor SPT”. 

Klik Lapor SPT

 11)  Setelah itu tunggu beberapa saat dan  klik “Okay” hingga tombol download BPE aktif.

Klik “Okay” dan tunggu hingga tombol download BPE aktif

12)    Klik tombol “Download BPE” untuk mengunduh BPE Anda.  

 klik “Lihat SPT”, lalu “Okay” setelah semua pajak terutang sudah disetor

Melaporkan SPT Masa pajak merupakan kewajiban Anda sebagai wajib pajak. Yuk, coba cara baru lapor PPh 23/26 Anda dengan menggunakan OnlinePajak untuk pengelolaan pajak yang lebih mudah dan efisien! Simak juga beberapa paket berikut ini yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Lapor PPh23/26 dengan mudah, Gratis!

Kini Anda dapat melaporkan PPh23/26 Anda melalui aplikasi e-Filing PPh23/26 OnlinePajak yang terlah tersinkronisasi dengan DJP, sehingga bukti potong PPh23/26 yang telah Anda buat di aplikasi e-BuPot DJP juga dapat dilaporkan melalui OnlinePajak.

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Lapor PPh23/26 dengan mudah, Gratis!

Kini Anda dapat melaporkan PPh23/26 Anda melalui aplikasi e-Filing PPh23/26 OnlinePajak yang terlah tersinkronisasi dengan DJP, sehingga bukti potong PPh23/26 yang telah Anda buat di aplikasi e-BuPot DJP juga dapat dilaporkan melalui OnlinePajak.

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini