Keputusan Menteri Keuangan – 40/KM.11/2013

TIPE

Keputusan Menteri Keuangan

NOMOR PERATURAN

40/KM.11/2013

TAGGAL PENERBITAN

10 August 2013

OBJEK

nilai kurs sebagai dasar pelunasan bea masuk, pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah, bea keluar, dan pajak penghasilan yang berlaku untuk tanggal 11 september 2013 sampai dengan 17 september 2013
PERATURAN

Menimbang :

  1. bahwa untuk keperluan pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan PajakPenjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan atas pemasukan barang, hutangPajak yang berhubungan dengan Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atasBarang Mewah, Pajak Ekspor, dan penghasilan yang diterima atau diperoleh berupa uang asing, harusterlebih dahulu dinilai ke dalam uang rupiah;
  2. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkanKeputusan Menteri Keuangan tentang Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan PajakPenghasilan yang berlaku untuk tanggal 11 September 2013 sampai dengan 17 September 2013.

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3263) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 133);
  2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3264) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 150);
  3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3612) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4661);
  4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3613) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4755);
  5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
  6. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I Di Lingkungan Kementerian Keuangan Untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan;

Memperhatikan:

Surat Perintah Nomor PRIN-374/MK.01/2011.;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH, PAJAK EKSPOR, DAN PAJAK PENGHASILAN YANG BERLAKU UNTUK TANGGAL 11 SEPTEMBER 2013 SAMPAI DENGAN 17 SEPTEMBER 2013.
Pertama :

Menetapkan Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Bea Keluar, dan Pajak Penghasilan yang berlaku untuk tanggal 11 September 2013 sampai dengan 17 September 2013, ditetapkan sebagai berikut :

1.Rp11.455,00Untuk Dolar Amerika Serikat (USD)1-
2Rp10.479,45Untuk Dolar Australia (AUD)1-
3Rp10.942,32Untuk Dolar Canada (CAD)1-
4Rp2.022,35Untuk Kroner Denmark (DKK)1-
5Rp1.476,97Untuk Dolar Hongkong (HKD)1-
6Rp3.466,33Untuk Ringgit Malaysia (MYR)1-
7Rp9.066,92Untuk Dolar Selandia Baru (NZD)1-
8Rp1.883,41Untuk Kroner Norwegia (NOK)1-
9Rp17.880,01Untuk Poundsterling Inggris (GBP)1-
10Rp8.972,57Untuk Dolar Singapura (SGD)1-
11Rp1.727,64Untuk Kroner Swedia (SEK)1-
12Rp12.202,19Untuk Franc Swiss (CHF)1-
13Rp11.495,81Untuk Yen Jepang (JPY)100-
14Rp11,84Untuk Kyat Burma (BUK)1-
15Rp172,13Untuk Rupee India (INR)1-
16Rp40.064,01Untuk Dinar Kuwait (KWD)1-
17Rp109,25Untuk Rupee Pakistan (PKR)1-
18Rp257,66Untuk Peso Philipina (PHP)1-
19Rp3.054,01Untuk Riyal Saudi Arabia (SAR)1-
20Rp86,13Untuk Rupee Sri Lanka (LKR)1-
21Rp355,35Untuk Baht Thailand (THB)1-
22Rp8.971,02Untuk Dolar Brunei Darussalam (BND)1-
23Rp15.084,27Untuk Euro (EUR)1-
24Rp1.871,70Untuk Yuan China (CNY)1-
25Rp10,47Untuk Won Korea (KRW)1-

Kedua:

Dalam hal kurs valuta asing lainnya tidak tercantum dalam diktum PERTAMA maka nilai kurs yang digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs spot harian valuta asing yang bersangkutan di pasar internasional terhadap dolar Amerika Serikat yang berlaku pada penutupan hari kerja sebelumnya dan dikalikan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan ini

Ketiga:
Keputusan Menteri Keuangan iniberlaku untuk tanggal 11 September 2013 sampai dengan 17 September 2013;

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 10 September 2013
An MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
Plt KEPALA BADAN KEBIJAKAN FISKAL

ttd

BAMBANG P.S BRODJONEGORO

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 28/PJ.6/1991

Dalam rangka melengkapi data potensi wilayah yang sedang disusun oleh Direktorat PBB, diminta kepada Saudara agar menyampaikan data-data sebagai berikut: Luas Wilayah Luas Tanah Pemajakan…

Keputusan Presiden – 67 TAHUN 2004

Menimbang : bahwa di Los Cabos, Meksiko, pada tanggal 6 September 2002 Pemerintah Republik Indonesia telah menandatangani Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Negara…

Peraturan Dirjen Pajak – PER 58/PJ/2010

Menimbang : bahwa karakteristik Pedagang Eceran dengan aktivitas usaha penjualan secara langsung kepada konsumen akhir dengan jumlah transaksi penyerahan barang yang relatif banyak dengan nilai…
All articles loaded
No more articles to load