Keputusan Menteri Keuangan – 41/KM.10/2015

TIPE

Keputusan Menteri Keuangan

NOMOR PERATURAN

41/KM.10/2015

TAGGAL PENERBITAN

15 August 2015

OBJEK

nilai kurs sebagai dasar pelunasan bea masuk, pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah, bea keluar, dan pajak penghasilan yang berlaku untuk tanggal 16 september 2015 sampai dengan 22 september 2015
PERATURAN

Menimbang :

  1. bahwa untuk keperluan pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan PajakPenjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan atas pemasukan barang, hutangPajak yang berhubungan dengan Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atasBarang Mewah, Pajak Ekspor, dan penghasilan yang diterima atau diperoleh berupa uang asing, harusterlebih dahulu dinilai ke dalam uang rupiah;
  2. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkanKeputusan Menteri Keuangan tentang Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan PajakPenghasilan yang berlaku untuk tanggal 16 September 2015 sampai dengan 22 September 2015.

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3263) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 133);
  2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3264) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 150);
  3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3612) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4661);
  4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3613) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4755);
  5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.01/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
  6. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 347/KMK.01/2008 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I Di Lingkungan Kementerian Keuangan Untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan;

Memperhatikan:

Surat Perintah Nomor PRIN-374/MK.01/2011.;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH, PAJAK EKSPOR, DAN PAJAK PENGHASILAN YANG BERLAKU UNTUK TANGGAL 16 SEPTEMBER 2015 SAMPAI DENGAN 22 SEPTEMBER 2015.

Pertama :

Menetapkan Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Bea Keluar, dan Pajak Penghasilan yang berlaku untuk tanggal 16 September 2015 sampai dengan 22 September 2015, ditetapkan sebagai berikut :

1.Rp14.303,00Untuk Dolar Amerika Serikat (USD)1-
2.Rp10.103,64Untuk Dolar Australia (AUD)1-
3.Rp10.800,61Untuk Dolar Kanada (CAD)1-
4.Rp2.161,30Untuk Kroner Denmark (DKK)1-
5.Rp1.845,36Untuk Dolar Hongkong (HKD)1-
6.Rp3.311,12Untuk Ringgit Malaysia (MYR)1-
7.Rp9.060,70Untuk Dolar Selandia Baru (NZD)1-
8.Rp1.748,34Untuk Kroner Norwegia (NOK)1-
9.Rp22.051,46Untuk Poundsterling Inggris (GBP)1-
10.Rp10.118,28Untuk Dolar Singapura (SGD)1-
11.Rp1.718,15Untuk Kroner Swedia (SEK)1-
12.Rp14.697,37Untuk Franc Swiss (CHF)1-
13.Rp11.876,87Untuk Yen Jepang (JPY)100-
14.Rp11,13Untuk Kyat Myanmar (MMK)1-
15.Rp215,13Untuk Rupee India (INR)1-
16.Rp47.319,26Untuk Dinar Kuwait (KWD)1-
17.Rp136,98Untuk Rupee Pakistan (PKR)1-
18.Rp305,09Untuk Peso Philipina (PHP)1-
19.Rp3.813,47Untuk Riyal Saudi Arabia (SAR)1-
20.Rp102,99Untuk Rupee Sri Lanka (LKR)1-
21.Rp396,59Untuk Baht Thailand (THB)1-
22.Rp10.114,71Untuk Dolar Brunei Darussalam (BND)1-
23.Rp16.125,61Untuk Euro (EUR)1-
24.Rp2.244,08Untuk Yuan Renminbi Tiongkok (CNY)1-
25.Rp12,02Untuk Won Korea (KRW)1-

Kedua:

Dalam hal kurs valuta asing lainnya tidak tercantum dalam diktum PERTAMA maka nilai kurs yang digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs spot harian valuta asing yang bersangkutan di pasar internasional terhadap dolar Amerika Serikat yang berlaku pada penutupan hari kerja sebelumnya dan dikalikan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan ini

Ketiga:
Keputusan Menteri Keuangan iniberlaku untuk tanggal 16 September 2015 sampai dengan 22 September 2015;

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 15 September 2015
an MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
Plt KEPALA BADAN KEBIJAKAN FISKAL

ttd

SUAHASIL NAZARA

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 01/PJ.7/1997

Sehubungan dengan masih terdapatnya berbagai penafsiran dan keragu-raguan dalam menangani Kasus Tindak Pidana Di Bidang Perpajakan, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang…

Keputusan Menteri Keuangan – 273/KMK.04/1995

Menimbang : bahwa penentuan Klasifikasi Nilai Jual Objek Pajak Usaha Bidang Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan, Perikanan dan Peternakan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan nilai jual…

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 02/PJ.2/2003

Dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak, maka dipandang perlu untuk menggali potensi perpajakan melalui ekstensifikasi Wajib Pajak dan intensifikasi pajak. Salah satu caranya melalui pencarian data…
All articles loaded
No more articles to load