Keputusan Menteri Keuangan – 51/KMK.014/1999

TIPE

Keputusan Menteri Keuangan

NOMOR PERATURAN

51/KMK.014/1999

TAGGAL PENERBITAN

8 February 1999

OBJEK

nilai kurs sebagai dasar pelunasan bea masuk, pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah, pajak ekspor dan pajak penghasilan yang berlaku untuk tanggal 8 sampai dengan 14 februari 1999
PERATURAN

Menimbang :

  1. bahwa untuk keperluan pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan atas pemasukan barang, hutang Pajak yang berhubungan dengan Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan penghasilan yang diterima atau diperoleh berupa uang asing, harus terlebih dahulu dinilai ke dalam uang rupiah;
  2. bahwa oleh karena itu perlu ditetapkan Keputusan tentang Nilai Kurs sebagai dasar pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan yang berlaku untuk tanggal 8 sampai dengan 14 Februari 1999.

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran Negara Tahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3263) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1994 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1991 (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3567).
  2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (Lembaran Negara Tahun 1983 Nomor 3264) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1994 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3568).
  3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3612).
  4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3613).
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1982 tentang Pelaksanaan Ekspor Impor dan Lalu Lintas Devisa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1985 (Lembaran Negara Tahun 1985 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3291).
  6. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 241/KMK.01/1998 tentang Penetapan Besarnya Tarif dan Tata Cara Pembayaran Serta Penyetoran Pajak Ekspor Atas Beberapa Komoditi Tertentu.
  7. Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 30/KMK.01/1999 tentang Penetapan Besarnya Tarif Pajak Ekspor Kelapa Sawit, Minyak Kelapa Sawit, Minyak Kelapa dan Produk Turunannya.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH, PAJAK EKSPOR, DAN PAJAK PENGHASILAN YANG BERLAKU UNTUK TANGGAL 8 SAMPAI DENGAN 14 FEBRUARI 1999.

Pasal 1

Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan yang berlaku untuk tanggal 8 sampai dengan 14 Februari 1999, ditetapkan sebagai berikut :

1.Rp.8.475,00Untuk dolar Amerika Serikat (USD)1,-
2.Rp.5.383,32Untuk dolar Australia (AUD)1,-
3.Rp.714,89Untuk schiling Austria (ATS)1,-
4.Rp.243,85Untuk franc Belgia (BEF)1,-
5.Rp.5.595,91Untuk dolar Canada (CAD)1,-
6.Rp.1.294,12Untuk kroner Denmark (DKK)1,-
7.Rp.4.898,56Untuk mark Jerman (DEM)1,-
8.Rp.1.499,64Untuk franc Perancis (FRF)1,-
9.Rp.1.093,72Untuk dolar Hongkong (HKD)1,-
10.Rp.508,05Untuk lire Itali (ITL)100,-
11.Rp.2.230,32Untuk ringgit Malaysia (MYR)1,-
12.Rp.4.463,89Untuk guilder Belanda (NLG)1,-
13.Rp.4.593,45Untuk dolar Selandia Baru (NZD)1,-
14.Rp.1.108,45Untuk kroner Norwegia (NOK)1,-
15.Rp.13.855,78Untuk poundsterling Inggris (GBP)1,-
16.Rp.5.016,28Untuk dolar Singapura (SGD)1,-
17.Rp.1.082,92Untuk kroner Swedia (SEK)1,-
18.Rp.5.962,43Untuk franc Swiss (CHF)1,-
19.Rp.7.369,57Untuk yen Jepang (JPY)100,-
20.Rp.1.355,63Untuk kyat Burma (BUK)1,-
21.Rp.199,53Untuk rupee India (INR)1,-
22.Rp.27.993,39Untuk dinar Kuwait (KWD)1,-
23.Rp.164,53Untuk rupee Pakistan (PKR)1,-
24.Rp.219,79Untuk peso Philipina (PHP)1,-
25.Rp.49,07Untuk escudo Portugis (PTE)1,-
26.Rp.2.259,52Untuk riyal Saudi Arabia (SAR)1,-
27.Rp.5.912,20Untuk peseta Spanyol (ESP)100,-
28.Rp.123,23Untuk rupee Sri Lanka (LKR)1,-
29.Rp.230,61Untuk baht Thailand (THB)1,-
30.Rp.5.024,31Untuk dolar Brunei Darussalam (BND)1,-
31.Rp.9.578,45Untuk EURO (EUR)1,-

Pasal 2

Dalam hal kurs valuta asing lainnya tidak tercantum dalam Pasal 1, maka nilai kurs yang digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs harian valuta asing yang bersangkutan terhadap dolar Amerika Serikat dikalikan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan ini.

Pasal 3

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 8 Februari 1999.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Keputusan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 8 Februari 1999
MENTERI KEUANGAN,

ttd

BAMBANG SUBIANTO

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 15/PJ.42/1990

Sehubungan dengan hasil penelitian di beberapa KPP dimana ternyata bahwa masih banyak KPP yang belum tertib melaksanakan administrasi Buku Tabelaris, maka agar terdapat keseragaman dalam…

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 39/PJ./2003

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Anggaran Nomor SE-227/A/2003 tentang Langkah-Langkah Dalam Mengahdapi Akhir Tahun Anggaran 2003, dengan ini disampaikan fotokopi Surat Edaran…