Keputusan Menteri Keuangan – 725/KM.1/2007

TIPE

Keputusan Menteri Keuangan

NOMOR PERATURAN

725/KM.1/2007

TAGGAL PENERBITAN

8 October 2007

OBJEK

nilai kurs sebagai dasar pelunasan bea masuk, pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah, pajak ekspor, dan pajak penghasilan yang berlaku untuk tanggal 08 oktober sampai dengan 14 oktober 2007
PERATURAN

Menimbang :

  1. bahwa untuk keperluan pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan PajakPenjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan atas pemasukan barang, hutangPajak yang berhubungan dengan Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atasBarang Mewah, Pajak Ekspor, dan penghasilan yang diterima atau diperoleh berupa uang asing, harusterlebih dahulu dinilai ke dalam uang rupiah;
  2. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkanKeputusan Menteri Keuangan tentang Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan PajakPenghasilan yang berlaku untuk tanggal 08 Oktober sampai dengan 14 Oktober 2007.

Mengingat :

  1. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3263) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 127, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3985);
  2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3264) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 128, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3986);
  3. Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3612);
  4. Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3613);
  5. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;
  6. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 371/KMK.01/2002 tentang Pelimpahan Wewenang Kepada Pejabat Eselon I Di Lingkungan Departemen Keuangan untuk dan Atas Nama Menteri Keuangan Menandatangani Surat dan atau Keputusan Menteri Keuangan;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG NILAI KURS SEBAGAI DASAR PELUNASAN BEA MASUK, PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH, PAJAK EKSPOR, DANPAJAK PENGHASILAN YANG BERLAKU UNTUK TANGGAL08 OKTOBER SAMPAI DENGAN 14 OKTOBER 2007.

Pasal 1

Nilai Kurs sebagai Dasar Pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, dan Pajak Penghasilan yang berlaku untuk tanggal08 Oktober sampai dengan 14 Oktober 2007, ditetapkan sebagai berikut :

1. Rp. 9.102,60 Untuk dolar Amerika Serikat (USD) 1,-
2. Rp. 8.080,01 Untuk dolar Australia (AUD) 1,-
3. Rp. 9.136,04 Untuk dolar Canada (CAD) 1,-
4. Rp. 1.726,85 Untuk kroner Denmark (DKK) 1,-
5. Rp. 1.172,69 Untuk dolar Hongkong (HKD) 1,-
6. Rp. 2.673,46 Untuk ringgit Malaysia (MYR) 1,-
7. Rp. 6.901,96 Untuk dolar Selandia Baru (NZD) 1,-
8. Rp. 1.674,97 Untuk kroner Norwegia (NOK) 1,-
9. Rp. 18.561,66 Untuk poundsterling Inggris (GBP) 1,-
10. Rp. 6.148,00 Untuk dolar Singapura (SGD) 1.-
11. Rp. 1.398,25 Untuk kroner Swedia (SEK) 1,-
12. Rp. 7.749,14 Untuk franc Swiss (CHF) 1,-
13. Rp. 7.832,08 Untuk yen Jepang (JPY) 100,-
14. Rp. 1.417,82 Untuk kyat Burma (BUK) 1,-
15. Rp. 232,12 Untuk rupee India (INR) 1,-
16. Rp. 32.496,56 Untuk dinar Kuwait (KWD) 1,-
17. Rp. 149,92 Untuk rupee Pakistan (PKR) 1,-
18. Rp. 202,78 Untuk peso Philipina (PHP) 1,-
19. Rp. 2.431,21 Untuk riyal Saudi Arabia (SAR) 1,-
20. Rp. 80,19 Untuk rupee Sri Lanka (LKR) 1,-
21. Rp. 287,26 Untuk baht Thailand (THB) 1,-
22. Rp. 6.156,63 Untuk dolar Brunei Darussalam (BND) 1,-
23. Rp. 12.881,45 Untuk EURO (EUR) 1,-
24. Rp. 1.212,78 Untuk yuan China (CNY) 1,-
25. Rp. 9,94 Untuk won Korea (KRW) 1,-

Pasal 2

Dalam hal kurs valuta asing lainnya tidak tercantum dalam Pasal 1, maka nilai kurs yang digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs spot harian valuta asing yang bersangkutan di pasar internasional terhadap dolar Amerika Serikat yang berlaku pada penutupan hari kerja sebelumnya dan dikalikan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan ini.

Pasal 3
Keputusan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal 08 Oktober 2007.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Keputusan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 08 Oktober 2007
A.n. MENTERI KEUANGAN
SEKRETARIS JENDERAL,

ttd.

MULYA P. NASUTION
NIP 060046519

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 50/PJ.51/2002

Bersama ini disampaikan foto copyKeputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-433/PJ/2002 tanggal 20 September 2002 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-549/PJ/2000 Tentang…

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 743/PJ/2001

Bersama ini disampaikan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-741/PJ/2001 Tanggal 7 Desember 2001 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemeriksaan Kantor, sebagai aturan pelaksanaan Pasal 3 Keputusan Menteri…

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 23/PJ.51/2001

Bersama ini disampaikan fotokopi Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-539/PJ/2001 tanggal 26 Juli 2001, tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Air Bersih Oleh Perusahaan Air…