Keputusan Menteri Keuangan – 92/KM.5/2001

TIPE

Keputusan Menteri Keuangan

NOMOR PERATURAN

92/KM.5/2001

TAGGAL PENERBITAN

24 January 2001

OBJEK

keringanan bea masuk atas importasi produk alco oleh pt. toyota astra motor dalam rangka pelaksanaan perjanjian "basic agreement on the asean industrial cooperation"
PERATURAN

Membaca :

Surat PT TOYOTA ASTRA MOTOR nomor TD/AR/090/2000 tanggal 18 Desember 2000 perihal Permohonan Preferensi Tarif Bea yang diterima tanggal 4 Januari 2000;

Menimbang :

  1. bahwa Basic Agreement on The ASEAN Industrial Cooperation telah diratifikasi oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden nomor 51 Tahun 1996
  2. bahwa dengan diterbitkannya “Certificate of Eligibility The Basic Agreement on The ASEAN Industrial Cooperation” No : TOYOTA/2000/17 tanggal 7 Desember 2000 maka dipandang perlu menetapkan keputusan pemberian keringanan bea masuk atas importasi produk AICO sebagaimana dimaksud dalam Certificate of Elogibility tersebut

Mengingat :

  1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 3612)
  2. Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1996 tentang Pengesahan “Basic Agreement on The ASEAN Industrial Cooperation”;
  3. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 440/KMK.05/1996 tanggal 21 Juni 1996 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Besarnya Tarif Bea Masuk atas Barang Impor sebagaimana telah diubah terakhir Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 187/KMK.01/2000;
  4. Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 29/MPP/Kep/1/1997 tanggal 30 Januari 1997 tentang Ketentuan dan Tatacara Permohonan Fasilitas Dalam Rangka Pelaksanaan Perjanjian “Basic Agreement on The ASEAN Industrial Cooperation”
  5. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 380/KMK.01/1997 tanggal 30 Juli 1997 tentang Keringanan Bea Masuk Atas Importasi Barang Dalam Rangka Pelaksanaan Perjanjian “Basic Agreement on The ASEAN Industrial Cooperation”;
  6. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 273/KMK.01/2000 tanggal 30 Juni 2000 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk atas Impor Barang dalam rangka Skema Common Effective Preferential Tariff (CEPT) untuk periode 1 Januari 2000 sampai dengan 31 Desember 2003.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN KERINGANAN BEA MASUK ATAS IMPORTASI PRODUK AICO OLEH PT TOYOTA ASTRA MOTOR DALAM RANGKA PELAKSANAAN PERJANJIAN “BASIC AGREEMENT ON THE ASEAN INDUSTRIAL COOPERATION”

PERTAMA :

Terhadap importasi Produk AICO oleh PT TOYOTA-ASTRA MOTOR, Alamat Kantor : Jl. Laks. Yos Sudarso, Sunter II, Jakarta 14330, NPWP : 1.000.099.0-055, sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini, dengan kategori, jenis serta negara pengekspor sebagaimana tercantum pada kolom 2,3, dan 6 diberikan keringanan bea masuk, sehingga tarif akhir bea masuknya menjadi tercantum dalam kolom 5

KEDUA :

Pemberian keringanan bea masuk sebagaimana dimaksud pada diktum PERTAMA diatas, hanya berlaku terhadap impor produk AICO yang dilengkapi dengan asli Surat Keterangan Asal (Form D) yang ditandatangani pejabat berwenang di negara ASEAN yang bersangkutan.

KETIGA :

Untuk kepentingan pengawasan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dapat melakukan audit di bidang Kepabeanan.

KEEMPAT :

PT TOYOTA-ASTRA DIWAJIBKAN :

(1)Menyelenggarakan pembukuan pengimporan produk AICO untuk keperluan audit di bidang Kepabeanan
(2)Menyimpan dan memelihara untuk sekurang-kurangnya 10 tahun pada tempat usahanya, dokumen, catatan-catatan, dan pembukuan sehubungan dengan pemberian keringanan bea masuk
(3)Menyampaikan laporan tentang realisasi impor produk AICO dimaksud pada Diktum PERTAMA Keputusan ini kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai up. Direktur Verifikasi dan Audit

KELIMA :

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan

SALINAN Keputusan Menteri Keuangan ini disampaikan kepada :
1. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan;
2. Menteri Keuangan;
3. Menteri Perindustrian dan Perdagangan;
4. Inspektur Jenderal Departemen Keuangan;
5. Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Departemen Keuangan;
6. Direktur Fasilitas Kepabeanan -DJBC;
7. Direktur Verifikasi dan Audit -DJBC

Petikan Keputusan Menteri Keuangan ini disampaikan kepada:
Pimpinan PT TOYOTA-ASTRA MOTOR

Alamat: Jl. Laks. Yos Sudarso, Sunter II,
Jakarta 14330
Telepon: (021) 6515551
Fax: (021) 6515527

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 24 Januari 2001
a.n. Menteri Keuangan
Direktur Jendeal Bea dan Cukai
u.b
Direktur Fasilitas Kepabeanan

ttd.

Frans Rupang
NIP 060044487

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Keputusan Menteri Keuangan – 970/KMK.04/1983

Menimbang : bahwa bagi Pengusaha yang berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan 1984 memilih dikenakan pajak dengan Pedoman Norma Penghitungan sepanjang terhutang Pajak Pertambahan Nilai, perlu ditetapkan…