Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 20/PJ.52/1996

TIPE

Surat Edaran Dirjen Pajak

NOMOR PERATURAN

SE 20/PJ.52/1996

TAGGAL PENERBITAN

4 June 1996

OBJEK

cara pengisian spt masa PPN pkp toko emas yang juga bertindak sebagai pedagang eceran untuk barang-barang lain (penyempurnaan ke-3 surat edaran seri ppn 23-95)
PERATURAN

Sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Pimpinan Direktorat Jenderal Pajak tanggal 3 dan 4 Juni 1996, bersama ini kami tetapkan cara pengisian SPT Masa PPN bagi PKP Toko Emas yang juga bertindak sebagai pedagang eceran untuk barang-barang lain, sebagai berikut :

  1. Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-31/PJ.52/1995 tanggal 11 Juli 1995, PKP Toko Emas maupun PKP Pabrikan Emas Perhiasan yang menggunakan norma dalam penghitungan PPN yang harus disetor disamakan dengan PKP Pedagang Eceran, sehingga PKP yang bersangkutan wajib menggunakan SPT Masa PPN bentuk Formulir 1195 PE, dengan ketentuan sebagai berikut :

    1.1.

    PPN atas penyerahan dari usaha toko emas maupun pabrikan emas perhiasan dilaporkan dengan menggunakan Formulir 1195 PE-1 yang kolom 7-nya disesuaikan dari semula 2% x DPP menjadi 1% x DPP.

    1.2.Pengisian SPT Masa PPN Formulir 1195 PE :

    Penyerahan seluruhnya (Kode B.1), diisi dengan angka hasil penjumlahan angka pada kolom 6 Formulir 1195 PE-1.

    PPN yang harus dibayar (Kode C.1), diisi dengan angka hasil penjumlahan angka pada kolom 7 Formulir 1195 PE-1.

  2. Apabila Pengusaha Kena Pajak melakukan kegiatan usaha perdagangan eceran untuk barang-barang lain, pelaporannya menggunakan SPT Masa PPN bentuk Formulir 1195 PE dengan cara pengisiannya sebagai berikut :

    a.

    PPN atas penyerahan dari usaha toko emas dilaporkan dengan menggunakan Formulir PE-1 yang kolom 7-nya disesuaikan dari semula 2% x DPP menjadi 1% x DPP.

    b.

    PPN atas penyerahan eceran lainnya 2% x DPP dilaporkan dengan tetap menggunakan Formulir PE-1.

    c.

    Pengisian SPT Masa PPN Formulir 1195 PE :

    Penyerahan seluruhnya (Kode B.1) diisi dengan angka hasil penjumlahan angka DPP pada kolom 6 Formulir 1195 PE-1 atas usaha toko emas dan usaha eceran lainnya.

    PPN yang harus dibayar (Kode C.1), di isi dengan angka hasil penjumlahan angka pada kolom 7 Formulir 1195 PE-1 atas usaha toko emas dan usaha eceran lainnya.

    Untuk mempermudah penggunaan Surat Edaran ini dianjurkan agar pengarsipan Surat Edaran ini disatukan dengan SE-31/PJ.52/1995 tanggal 11 Juli 1995 (SERI PPN 23-95).

Demikian untuk mendapat perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

ttd

FUAD BAWAZIER

Butuh Bantuan?

Temukan konsultan pajak yang tepat untuk bisnis Anda. Cek direktori konsultan pajak OnlinePajak. 

BACA JUGA

Peraturan Menteri Keuangan – 62/PMK.01/2009

Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan tertib administrasi, efektivitas, dan kinerja organisasi instansivertikaI di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak perlu menyempurnakan organisasi dan tatakerjainstansi vertikal di…

Surat Edaran Dirjen Pajak – SE 18/PJ.3/1985

Berhubung masih adanya pertanyaan dan permohonan yang diterima Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak mengenai kemungkinan diturunkannya tarif Pajak Pertambahan Nilai 1984 menjadi lebih rendah dari…

Peraturan Dirjen Pajak – PER 33/PJ/2013

Menimbang: bahwa untuk meningkatkan tertib administrasi kedinasan dan kelancaran arus komunikasi serta informasi antar unit organisasi, perlu menyesuaikan dan menyempurnakan ketentuan tata naskah dinas Direktorat…