Cara Setor Pajak Online Melalui Bank dan Aplikasi OnlinePajak

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Setor Pajak Online

Setor pajak online adalah metode pembayaran pajak yang semakin jadi pilihan wajib pajak. Sebab, setor pajak online membuat wajib pajak lebih hemat waktu.

Bagi wajib pajak yang ingin setor pajak online, saat ini terdapat berbagai pilihan metode pembayaran mulai dari ATM, SMS, aplikasi mobile, dan internet banking milik bank persepsi (bank yang menerima penyetoran pajak) hingga menggunakan penyedia jasa aplikasi (Application Service Provider /ASP) mitra resmi DJP, seperti OnlinePajak yang memiliki fitur PajakPay.

Sekadar informasi, PajakPay adalah fasilitas setor pajak online yang bekerja sama dengan bank persepsi terpercaya (Bank Sinarmas dan Bank BTPN). Fitur PajakPay juga telah terdaftar di Bank Indonesia melalui surat No. 20/114/DKSP/Srt/B.

Artinya, fitur ini wajib menerapkan prinsip-prinsip kehati-hatian, kerahasiaan data, manajemen risiko dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menariknya, dari sekian alternatif metode untuk bayar pajak online, OnlinePajak menawarkan berbagai kelebihan.

Salah satu kelebihannya adalah terintegrasinya fitur setor pajak online dengan fitur lainnya, yaitu pembuatan ID Billing, sehingga proses setoran pajak bisa dilakukan dengan 1 klik saja.

Selain itu, fitur setor pajak online PajakPay juga terintegrasi dengan fitur hitung pajak otomatis dan lapor pajak online (e-Filing) di 1 aplikasi, sehingga proses kepatuhan pajak dapat dilakukan lebih cepat dan hemat waktu. 

Cepatnya proses tersebut dimungkinkan karena OnlinePajak memangkas sejumlah langkah dan kerumitan. Agar lebih jelas, berikut ini perbandingan tahapan antara setor pajak online di OnlinePajak dan metode pembayaran pajak lainnya

Setor Pajak Online Melalui OnlinePajak

Salah satu kelebihan aplikasi OnlinePajak adalah sistem yang terintegrasi. Maksudnya, wajib pajak bisa menghitung, menyetor dan melapor pajak cukup dari satu aplikasi.

Selain itu, fitur bayar pajak online PajakPay dari OnlinePajak juga terintegrasi dengan aplikasi pembuatan ID Billing dan bekerja sama dengan bank persepsi (Bank Sinarmas dan BTPN).

Hal itulah yang membuat proses perpajakan menjadi lebih cepat dan mudah, serta bukti pembayaran pajak yang didapatkan sah dari negara

setor pajak online : perbedaan proses bayar pajak online di onlinepajak dan aplikasi lainnya

Berikut ini, langkah yang harus dilakukan melakukan setor pajak online dengan 1 klik dengan fitur PajakPay dari OnlinePajak:

I. Menggunakan Fitur Pajak Otomatis OnlinePajak

  1. Hitung pajak (PPh Pasal 21, PPN atau PPh Final 1%) Anda secara otomatis di OnlinePajak dan dapatkan jumlah pajak yang harus dibayar.
  2. Klik tombol setor pajak. Pastikan Anda telah mengaktivasi dan menambah saldo akun virtual PajakPay Anda. Saat Anda menyetor pajak, Anda juga melakukan proses pembuatan ID billing secara otomatis. Selanjutnya, dapatkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) atau Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) Anda di akun Anda dan juga dikirimkan ke email pengguna. 
  3. Lapor pembayaran pajak dengan sekali klik.

II. Tanpa Menggunakan Fitur Pajak Otomatis OnlinePajak

  1. Buat ID billing gratis melalui aplikasi ID billing OnlinePajak. 
  2. Setelah menemukan ID billing dengan keterangan pembayaran tertunda, lakukan pembayaran di halaman yang sama. Selanjutnya, dapatkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) atau Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) Anda di akun Anda dan juga dikirimkan ke email pengguna. 
  3. Lakukan e-Filing pajak dengan sekali klik saja di OnlinePajak

Bila dicermati dua tahap tersebut, terlihat bahwa menggunakan OnlinePajak lebih menghemat waktu karena tidak perlu keluar masuk aplikasi yang berbeda dan memangkas sejumlah proses pembayaran pajak.

Sementara, wajib pajak yang bukan pengguna OnlinePajak harus keluar masuk aplikasi/laman berbeda mulai dari Excel, e-SPT DJP Online, e-Billing DJP Online, chanel pembayaran bank persepsi (ATM, SMS/internet banking)dan e-Filling DJP Online. 

setor pajak online

Langkah-langkah Bayar PPN Melalui OnlinePajak

  1. Dapatkan nomor seri faktur pajak melalui e-Nofa
  2. Temukan nomor seri hanya dengan sekali klik dari draf faktur pajak Anda
  3. Masukkan data faktur pajak dan approve draf faktur, bila tidak ada data yang ingin diubah 
  4. Dapatkan e-Faktur Anda dan kirim PDF e-Faktur, berikut faktur komersial secara otomatis ke email pelanggan
  5. Setor PPN melalui fitur bayar pajak online PajakPay (yang terintegrasi dengan sistem e-Billing) dengan 1 klik dan dapatkan NTPN Anda 
  6. Isi otomatis PPN masukan/keluaran pada SPT Masa PPN
  7. e-Filing PPN Anda dengan sekali klik. BPE secara otomatis tersimpan di akun pengguna dan terkirim ke email Anda

Setor Pajak Online Melalui Layanan Bank Persepsi

Bank Persepsi adalah bank umum yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan untuk menerima setoran penerimaan negara.

Untuk menjadi bank persepsi, sebuah bank umum harus memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan Kementerian Keuangan seperti masuk kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III dan IV, memenuhi salah satu kriteria trustee, kustodian atau Rekening Dana Nasabah (RDN).

Hingga tahun 2017, terdapat puluhan nama bank yang terdaftar menjadi bank persepsi di antaranya:

  1. Bank Sinarmas
  2. Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN)
  3. Bank Mandiri
  4. Bank Central Asia
  5. BRI
  6. Bank Tabungan Negara
  7. BNI, dan lain sebagainya

Pada umumnya, layanan bank persepsi memungkinkan Anda membayar pajak melalui ATM, SMS maupun internet banking.

Berikut ini, tahapan yang harus dilalui jika ingin membayar pajak melalui layanan online bank persepsi. Agar lebih mudah, kita akan menggunakan contoh kasus sederhana yakni pembayaran pajak PPh Pasal 21 :

  1. Hitung manual pajak Anda menggunakan Excel.
  2. Akses e-SPT DJP Online untuk input hasil perhitungan pajak.
  3. Dapatkan jumlah pajak yang sebenarnya terutang dan harus dibayar.
  4. Jika belum mengaktivasi EFIN, segera lakukan aktivasi dengan mengunduh dan mengajukan formulir EFIN ke KPP terdekat.
  5. Akses DJP Online untuk membuat ID billing.
  6. Selanjutnya, lakukan pembayaran. Gunakan layanan bank persepsi dengan pilihan:
    • ATM. Cari ATM dan lakukan pembayaran dengan mengikuti urutan langkah pembayarannya
    • SMS/ Internet Banking. Akses layanan dan lakukan perintah pembayaran dengan mengikuti arahan yang tersedia
  7. Setelah melakukan pembayaran, simpan atau cetak bukti pembayaran yang memuat NTPN.
  8. Input NTPN di e-SPT untuk memperoleh file CSV.
  9. Lapor pajak melalui e-filling dengan mengunduh file CSV.
  10. Dapatkan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE)

Tahapan Setor PPN Online Melalui Layanan Bank Persepsi

Penghematan waktu bahkan semakin terlihat ketika wajib pajak mengurus jenis pajak yang lebih rumit seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Jenis pajak satu ini tergolong rumit karena melibatkan penggunaan bukti pungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang atau Jasa Kena Pajak.

Untuk lebih jelas membandingkan mudahnya membayar pajak menggunakan OnlinePajak, berikut ini perbedaan proses membayar PPN melalui OnlinePajak dan bank persepsi:

Langkah-langkah Bayar PPN Melalui Bank Persepsi

  1. Dapatkan nomor seri faktur pajak melalui e-Nofa
  2. Rekam nomor seri faktur pajak di aplikasi e-Faktur
  3. Masukkan data secara manual di aplikasi e-Faktur
  4. Unduh PDF e-Faktur
  5. Siapkan faktur komersial
  6. Kirim faktur dan e-Faktur ke pelanggan
  7. Cek SPT Masa PPN
  8. Buat id billing di DJP Online
  9. Lakukan pembayaran melalui ATM, SMS/internet banking
  10. Dapatkan NTPN
  11. Input NTPN ke e-Faktur
  12. Siapkan SPT Masa PPN
  13. Unduh file CSV dan PDF
  14. Lapor melalui e-Filling dan dapatkan BPE

Bila dicermati kedua tahap tersebut, terlihat bahwa OnlinePajak membuat penggunanya menghemat waktu karena tidak perlu keluar masuk aplikasi yang berbeda dan memangkas sejumlah proses pembayaran pajak.

Sementara, wajib pajak yang bukan pengguna OnlinePajak harus keluar masuk aplikasi/laman berbeda mulai dari Excel, e-SPT DJP Online, e-Billing DJP Online, metode pembayaran bank persepsi (ATM, SMS/internet banking) dan e-Filling DJP Online.

Hitung, Setor, Lapor Pajak Cukup 5 Menit

Bagi wajib pajak yang sudah akrab dengan tampilan antarmuka OnlinePajak, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses hitung, setor, hingga lapor tergolong sangat singkat.

Untuk pajak PPh Pasal 21 misalnya, dengan hasil perhitungan akurat, waktu yang dibutuhkan hingga pelaporan selesai hanya 5 menit.

Waktu tersebut jauh lebih singkat dibandingkan proses hitung, setor hingga lapor menggunakan multi aplikasi yang bisa menghabiskan waktu beberapa jam.

Bahkan, jika dibandingkan dengan proses setor dan lapor manual yang memakan waktu berhari hari, aplikasi OnlinePajak akan sangat membantu kerja wajib pajak untuk melakukan pelaporan pajak.

Kesimpulan

  • OnlinePajak membuat aktivitas hitung, setor, dan lapor pajak menjadi lebih mudah melalui satu aplikasi.
  • Proses hitung, setor hingga lapor hanya membutuhkan waktu 5 menit.
  • Setor pajak online melalui OnlinePajak jauh lebih cepat dan mudah.
  • Bayar pajak melalui fitur PajakPay dapat dilakukan dengan sekali klik.
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Bingung gimana bayar pajak online yang gak ribet? Pengen Hemat Waktu & Bebas Antre saat waktunya bayar pajak? Cobain aja Aplikasi Pajak ini!

CARA TERCEPAT DAN TERMUDAH UNTUK BAYAR PAJAK ONLINE

Buat banyak ID Billing dengan berbagai KAP/KJS, dan bayar semuanya sekaligus.

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Cara Tercepat dan Termudah untuk Bayar Pajak Online

Buat banyak ID Billing dengan berbagai KAP/KJS, dan bayar semuanya sekaligus.