Resources / Pembayaran Invoice / SME

Tagih Invoice Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Invoice Automation

Proses tagih invoice seringkali menjadi pekerjaan rutin yang memakan waktu dan dapat menimbulkan banyak tantangan. Namun, dengan perkembangan teknologi, solusi modern seperti fitur Invoice Automation hadir untuk mengubah paradigma bisnis. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana fitur Invoice Automation dapat membantu perusahaan mempercepat dan menyederhanakan proses tagih invoice, membawa kemudahan yang signifikan bagi bisnis.

Tagih Invoice Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Invoice Automation

Mengapa Tagih Invoice Menjadi Tantangan?

Proses tagih invoice jadi lebih mudah menjadi impian banyak pengusaha. Invoice yang tidak dikelola dengan baik, dapat menjadi sumber masalah bagi banyak bisnis. Beberapa tantangan umum yang dihadapi perusahaan dalam tagih invoice meliputi:

  1. Kesalahan Manusia: Tugas manual dalam penciptaan, pengiriman, dan pelacakan invoice meningkatkan risiko kesalahan manusia, seperti kesalahan hitung atau pencatatan.
  2. Keterlambatan Pembayaran: Proses manual cenderung memperlambat siklus pembayaran karena terkadang invoice tidak segera terkirim atau terdeteksi oleh sistem.
  3. Kesulitan Pelacakan: Tanpa sistem yang terstruktur, pelacakan invoice yang telah dikirim dan yang belum dibayar menjadi tugas yang kompleks dan memakan waktu.
  4.  Kurangnya Efisiensi: Proses manual memerlukan banyak waktu dan sumber daya, menghambat efisiensi operasional bisnis.
Yearly saving potential
Rp 0
Masukkan jumlah Invoice Anda di bawah ini untuk mengetahui tingkat pengembalian investasi (ROI)
e-Faktur/Invoice
e-Signature
e-BuPot
e-Meterai
Jumlah Bupot / SSP / Credit Note yang tidak tertagih (Rp)
Jumlah hari yang dibutuhkan untuk memproses invoice
Rata-rata Nilai Invoice (Rp)
Biaya Tax Audit per Tahun (Rp)
Yearly saving potential
Isi detail Anda untuk mulai Berhemat!

    Numbers estimated based on existing industry. Read more: Otomatisasi Penagihan Kepatuhan       

    Bagaimana Invoice Automation Bekerja

    Berikut ini penjelasan secara sederhana bagaimana invoice automation bekerja dalam mengelola arus kas bisnis Anda secara efisien:

    1. Pengumpulan Data Otomatis: Sistem invoice automation dapat mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk sistem manajemen keuangan, email, dan dokumen fisik. Hal ini menghindarkan kesalahan manusia dalam memasukkan data.
    2. Pembuatan Invoice Secara Otomatis: Setelah data terkumpul, fitur ini secara otomatis membuat invoice sesuai dengan format yang ditentukan. Ini menghemat waktu dan memastikan konsistensi dalam format invoice.
    3. Pengiriman Invoice Elektronik: Invoice automation memungkinkan pengiriman invoice secara elektronik, entah melalui email atau platform khusus. Ini mempercepat waktu pengiriman dan memastikan bahwa invoice dapat segera diakses oleh penerima.
    4. Pelacakan dan Pengingat Otomatis: Sistem ini dapat memantau status pembayaran invoice dan mengirimkan pengingat secara otomatis kepada pihak yang bersangkutan ketika jatuh tempo pembayaran semakin mendekat atau telah melewati batas waktu.
    5. Integrasi dengan Sistem Keuangan: Fitur ini dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen keuangan dan perangkat lunak bisnis lainnya untuk menciptakan ekosistem yang terintegrasi dan menyelaraskan informasi secara otomatis.

    Baca Juga: Risiko UMKM yang Tidak Menggunakan Invoice Otomatis

    Manfaat Invoice Automation

    Terdapat 6 manfaat invoice automation yang bisa Anda terima bila Anda mengandalkan sistem ini, yaitu: 

    1. Peningkatan Akurasi: Dengan mengurangi keterlibatan manusia dalam proses, Invoice Automation mengurangi risiko kesalahan manusia dan meningkatkan akurasi dalam pencatatan keuangan.
    2. Penghematan Waktu dan Biaya: Proses otomatis mempercepat waktu penyelesaian tugas, menghemat waktu dan biaya yang biasanya diperlukan untuk proses manual.
    3. Siklus Pembayaran yang Lebih Cepat: Invoice Automation memungkinkan perusahaan untuk mengirim invoice lebih cepat dan mempercepat siklus pembayaran, meningkatkan likuiditas bisnis.
    4. Pelacakan yang Efisien: Dengan sistem pelacakan otomatis, perusahaan dapat dengan mudah memonitor status setiap invoice dan mengidentifikasi dengan cepat invoice yang belum dibayar.
    5. Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik: Proses yang lebih cepat dan efisien berdampak positif pada pengalaman pelanggan, menciptakan hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan pelanggan.
    6. Integrasi yang Lengkap: Integrasi dengan sistem lain memastikan keselarasan data di seluruh platform bisnis, menghindarkan kemungkinan inkonsistensi data.

    Beruntung fitur semacam ini telah OnlinePajak miliki sehingga Anda tidak perlu bingung lagi dalam mengelola invoice Anda secara otomatis. Dengan fitur Otomatisasi Invoice & Kepatuhan OnlinePajak, Anda dapat mengatur operasional keuangan Anda secara autopilot. Lakukan otomatisasi end-to-end berbagai operasional keuangan perusahaan Anda mulai dari piutang usaha, utang usaha, dan segala kepatuhan lainnya. 

    Kesimpulan

    Tagih invoice jadi lebih mudah dengan fitur invoice automation bukan hanya solusi modern untuk mengatasi tantangan dalam proses tagih invoice, tetapi juga merupakan langkah strategis menuju efisiensi dan kesuksesan bisnis. Dengan mengotomatisasi proses ini, perusahaan dapat meningkatkan akurasi, menghemat waktu dan biaya, serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Implementasi yang hati-hati dan pemilihan solusi yang tepat akan membawa perusahaan ke arah kemajuan dan pertumbuhan yang berkelanjutan bersama OnlinePajak.

    Reading: Tagih Invoice Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Invoice Automation