Cara Menghitung Pajak Penghasilan: Kiat Agar Lebih Efisien

Surtan Siahaan | 130360 views

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Lebih Efisien

Cara menghitung pajak penghasilan umum dipahami wajib pajak yang punya kewajiban melapor pajak. Berikut ini kiat agar cara menghitung pajak penghasilan jadi lebih efisien.

pajak penghasilan

Pajak penghasilan merupakan pajak yang dikenakan pada orang pribadi atas penghasilan yang diterimanya dalam masa tahun pajak.

Pengetahuan tentang cara menghitung pajak penghasilan ini berguna bagi wajib pajak  dalam proses pelaporan pajak.

Meskipun setiap tahunnya wajib pajak membayar dan melaporkan pajak, masih banyak wajib pajak yang tidak efisien dalam tata cara menghitung pajak penghasilan.

Berikut adalah tahapan yang sebaiknya dilakukan agar pekerjaan Anda tersebut makin mudah:  

1. Membuat Daftar Atas Penghasilan Anda Setiap Bulan

Pajak penghasilan dikenakan pada penghasilan total yang diterima dalam masa tahun pajak (satu tahun).

Jika Anda bukan seorang pegawai yang penghasilan per bulannya tetap, maka perlu membuat daftar atas penghasilan yang Anda terima tiap bulannya.

Besaran penghasilan yang dihitung bukan hanya gaji pokok tapi juga tunjangan-tunjangan yang Anda terima.

Dengan kata lain, Anda harus menghitung penghasilan kotor selama satu tahun pajak.

2. Menghitung PTKP Anda

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) adalah pengurangan penghasilan neto bagi wajib pajak orang pribadi dalam menentukan besarnya penghasian kena pajak (PKP).

Setiap orang memiliki hitungan PTKP yang berlainan karena 2 faktor utama berikut ini:

  • Besarnya penghasilan yang berbeda-beda setiap orang.
  • Besarnya tanggungan rumah tangga atau tanggungan keluarga.

Berdasarkan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: Per-16/PJ/2016, besarnya PTKP adalah:

  • Rp 54.000.000 untuk diri Wajib Pajak orang pribadi.
  • Rp 4.500.000 tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin.
  • Rp 4.500.000 tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturuanan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tigas) orang untuk setiap keluarga.

cara menghitung pajak penghasilan

 

3. Mencari Selisih Antara Penghasilan Kotor dengan PTKP

Penghasilan kotor (bruto) dikurangi PTKP menghasilkan penghasilan neto atau penghasilan kena pajak (PKP). Setelah nilai penghasilan bruto dan PTKP diketahui, maka proses perhitungan PKP dapat dilakukan.

Setelah angka atau nilai PKP sudah ada, maka besaran pajak penghasilan sudah dapat dilakukan.

4. Tahapan Menghitung PPh

Setelah besaran PKP sudah diketahui, Anda dapat langsung menghitung pajak penghasilan dengan ketentuan berikut ini:

  1. Penghasilan yang kurang dari Rp 50.000.000,00 per tahun  tarif pajaknya sebesar 5%.
  2. Penghasilan antara Rp 50.000.000,00 sampai dengan Rp 250.000.000,00 per tahun dikenai tarif pajak sebesar 15%
  3. Penghasilan antara Rp 250.000.000,00 sampai dengan Rp 500.000.000,00 per tahun dikenai tarif pajak sebesar 25%
  4. Sedangkan untuk penghasilan di atas Rp. 500.000.000,00 per tahun akan dikenai tarif pajak 50%.

Contoh Cara Menghitung Pajak Penghasilan

  • Jika Anda memiliki penghasilan per bulan Rp 5.000.000, maka penghasilan kotor per tahunnya mencapai Rp 60.000.000.
  • Bila Anda masih bujangan, maka Anda masuk dalam kategori PTKP poin pertama yakni Rp 54.000.000.
  • Penghasilan kotor-PTKP = penghasilan bersih yakni Rp 60.000.000-Rp 54.000.000 = Rp 6.000.000. Penghasilan bersih Anda adalah Rp 6.000.000.
  • Dari penghasilan ini, Anda bisa menghitung besarnya pajak yang akan Anda bayarkan. Cara menghitung pajak penghasilan dengan penghasilan bersih Rp 6.000.000 maka Anda akan mengikuti poin tarif pajak 5%.
  • Pajak penghasilan = 5% x Rp 6.000.000 = Rp 300.000. Jadi, pajak penghasilan per tahun yang harus Anda setor ke negara adalah Rp 300.000 atau Rp 25.000 per bulan.

cara menghitung pajak penghasilan

Kesimpulan

Cara menghitung pajak penghasilan di atas baru sebatas gambaran umum.

Bagi Anda yang masih kesulitan menghitung pajak penghasilan, aplikasi OnlinePajak menawarkan solusi yang membantu Anda.

OnlinePajak memiliki fitur hitung pajak otomatis yang membuat pekerjaan Anda jauh lebih cepat dan sederhana.

OnlinePajak merupakan mitra resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk membantu wajib pajak perusahaan dan wajib pajak orang pribadi melaksanakan kewajiban perpajakannya.

OnlinePajak menyederhanakan seluruh urusan perpajakan Anda dengan aplikasi yang instan, bebas repot dan aman.

Info pajak lainnya? Follow sosial media kami!

Ikuti kami di Facebook Ikuti kami di Instagram Ikuti kami di LinkedIn Ikuti kami di Twitter Ikuti kami di Youtube