Langkah Mudah Impor e-Bupot PPh 23/26 di OnlinePajak, Simak di Sini!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Sekilas Mengenai e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak

Impor e-Bupot merupakan salah satu layanan dalam fitur e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak yang memudahkan pekerjaan Anda dalam membuat draft bukti potong elektronik. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkahnya di sini.

Seperti yang telah diketahui, semua wajib pajak, baik PKP maupun non PKP, wajib menggunakan e-Bupot untuk membuat bukti potong PPh 23/26 dan melaporkan PST Masa PPh 23/26 sesuai peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-04/PJ/2017. Kewajiban menggunakan aplikasi e-Bupot ini tertuang dalam KEP-368/PJ/2020 dan berlaku per 1 September 2020.

OnlinePajak selaku penyedia jasa aplikasi perpajakan mitra resmi DJP menawarkan fitur e-Bupot PPh 23/26 untuk para wajib pajak untuk mempermudah kepatuhan pajak dalam membuat bukti potong elektronik untuk PPh 23/26 dan menyampaikan SPT Masa PPh 23/26 sesuai regulasi yang berlaku. 

Tidak hanya membuat bukti potong elektronik untuk PPh 23/26, ada berbagai layanan lainnya yang dapat dinikmati wajib pajak dalam hal kepatuhan pajak, seperti melihat status bukti potong elektronik, bulk e-Bupot, dan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah impor e-Bupot.

Langkah Menggunakan Impor e-Bupot OnlinePajak

Sebelum mencoba layanan impor e-Bupot, pastikan Anda telah memiliki akun di OnlinePajak. Jika sudah, pastikan Anda telah melakukan pengaturan awal untuk menggunakan fitur e-Bupot.

Baca Juga: Perhatikan Langkah Pengaturan Awal e-Bupot OnlinePajak di Sini

Selanjutnya, Anda dapat menggunakan berbagai layanan di dalam fitur e-Bupot, salah satunya adalah impor e-Bupot. Fitur ini memudahkan Anda untuk mengimpor bukti potong elektronik dalam jumlah banyak menggunakan file csv atau template excel yang tersedia. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuat bukti potong elektronik satu per satu secara manual. Ini langkah-langkah untuk menggunakan impor e-Bupot.

  • Login ke akun OnlinePajak Anda, dan pilih menu e-Bupot.
  • Klik ‘Tambah’, dan pilih ‘Impor e-Bupot’.
Tampilan Menu Impor e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  • Silakan unggah file csv yang berisikan daftar bukti potong elektronik Anda. Jika belum memiliki file CSV, Anda dapat mengunduh template excel yang telah disediakan.
Tampilan Import Tax Receipt di e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  • Berikut format tampilan excel untuk mengimpor bukti potong.
Format tampilan excel untuk impor bukti potong
  • Jika sudah memilih file csv, klik ‘Open’.
Upload Tax Receipt format excel di e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  • File yang sudah terpilih akan diunggah oleh sistem. Jika sudah selesai, sistem akan menampilkan popup yang menyatakan file berhasil diunggah. Klik ‘Upload’ untuk melanjutkan proses impor.
Tampilan file yang sudah sukses di upload di e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  • Klik tab ‘Impor Status’ untuk melihat status impor dan rincian dari file yang Anda unggah sebelumnya.
Tampilan tab import status dan rincian file yang diunggah sebelumnya di dalam e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  •  Arahkan kursor Anda ke file yang berhasil diimpor, maka muncul tombol ‘Detail’. Klik tombol ‘Detail’ untuk melihat bukti potong elektronik yang berhasil diimpor.
Tampilan Import Tax Receipt Detail yang berstatus sukses pada e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  • Jika bukti potong tidak berhasil diunggah atau memiliki status ‘error’, Anda dapat melihat alasan atau penyebabnya pada kolom status detail.
Tampilan Import Tax Receipt Detail yang berstatus sukses dan erorr pada e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak
  • Setelah selesai mengunggah atau mengimpor file, seluruh bukti potong Anda akan berstatus ‘Draft’ yang dapat Anda lihat pada tab ‘Bukti Potong’.
Tampilan seluruh file bukti potong yang berstatus draft pada e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak

Itulah langkah-langkah impor e-Bupot melalui fitur e-Bupot PPh 23/26 OnlinePajak. Jadi jika Anda merupakan wajib pajak yang selalu membuat e-Bupot PPh 23/26 dalam jumlah banyak setiap bulan, dapat menggunakan layanan ini untuk mempermudah pekerjaan Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuat bukti potong elektronik satu per satu secara manual. Pekerjaan jadi lebih mudah dan lebih cepat, bukan?

Mulai gunakan OnlinePajak untuk mengelola transaksi dan pajak perusahaan dengan lebih mudah, serta untuk membantu Anda dalam melakukan kepatuhan pajak dengan cara yang lebih sederhana! Semua dapat dilakukan dalam satu aplikasi terintegrasi. Silakan cek harga dan paket yang sesuai dengan kebutuhan Anda di sini.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

KELOLA E-BUPOT (E-BUKTI POTONG) PPH 23/26

Sesuai dengan Keputusan DJP No. KEP-269/PJ/2020, mulai Agustus 2020 PKP yang terdaftar di KPP wajib menggunakan e-Bupot. Kelola bukti potong elektronik PPh 23/26 Anda secara lebih mudah dan efisien.

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Kelola e-Bupot (e-Bukti Potong) PPh 23/26

Sesuai dengan Keputusan DJP No. KEP-269/PJ/2020, mulai Agustus 2020 PKP yang terdaftar di KPP wajib menggunakan e-Bupot. Kelola bukti potong elektronik PPh 23/26 Anda secara lebih mudah dan efisien.