Langkah-Langkah Membuat Draft Faktur Pajak di OnlinePajak, Simak Selengkapnya!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Cara Membuat Draft Faktur Pajak

Bagaimana cara membuat draft faktur pajak di OnlinePajak? Jika sebelumnya menggunakan layanan e-Faktur desktop untuk membuat faktur pajak, kini Anda dapat melakukannya di OnlinePajak. Tidak perlu mengubah format data. Anda dapat menggunakan csv impor e-Faktur Desktop di OnlinePajak. Simak langkah-langkah selengkapnya di artikel ini.

Format Data e-Faktur

Seperti yang sudah diketahui, Anda membutuhkan data excel dalam format .csv untuk membuat faktur pajak. CSV atau Comma Separated Value ini umumnya digunakan oleh perusahaan besar karena formatnya mempermudah pencarian data. Selain itu, mengutip dari salah satu artikel kami berjudul “CSV dan Pemanfaatannya dalam Dunia Perpajakan“, ini adalah format yang digunakan dalam urusan perpajakan. 

Jika terbiasa menggunakan e-Faktur desktop, Anda dapat menggunakan format data .csv tersebut. Selanjutnya, impor data tersebut ke OnlinePajak. Pada paragraf selanjutnya, kami akan membahas cara membuat draft faktur pajak di OnlinePajak.

Cara Membuat Draft Faktur Pajak di OnlinePajak

Persiapkan data faktur pajak yang ingin Anda proses. Lalu, berikut ini langkah-langkah untuk mengimpor data tersebut ke OnlinePajak.

  • Buka website OnlinePajak dan log in untuk memulai.
  • Masuk ke menu ‘PPN’ dan klik tombol ‘+ TAMBAH’ yang terdapat di kanan atas. 
  • Pilih menu ‘Impor Faktur Pajak’.
  • Selanjutnya akan muncul pop up untuk mengunggah CSV e-Faktur Anda. Klik ‘Pilih File’ untuk memilih file CSV yang telah Anda siapkan.
  • Jika sudah, klik ‘UNGGAH’.
  • Sistem OnlinePajak akan memproses data CSV Anda. Jika muncul tanda ceklis berwarna hijau pada masing-masing file, artinya faktur pajak tersebut berhasil diunggah.
  • Sebaliknya jika ada tanda segitiga merah pada masing-masing file, artinya faktur pajak gagal diunggah. Silakan klik icon tersebut untuk mengetahui informasinya lebih lengkap.
  • Jika semua file sudah berhasil diunggah, pilih masa pajak transaksinya. Karena file akan masuk ke masa pajak sesuai transaksinya secara otomatis.
  • Seluruh faktur pajak yang Anda impor akan masuk dalam bentuk draft
  • Karena itu, setelah berhasil impor faktur pajak, Anda dapat memproses approval semua file sekaligus.

Itulah cara membuat draft faktur pajak di OnlinePajak. Setelah berhasil impor seluruh faktur pajak, Anda dapat melanjutkan pengelolaan pajak Anda. 

Jika tidak pernah membuat faktur menggunakan aplikasi e-Faktur desktop dan baru ingin memulai dengan OnlinePajak, Anda dapat membuatnya langsung dan mengatur formatnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Di OnlinePajak, Anda dapat personalisasi faktur bisnis Anda dan membuat faktur pajak sesuai transaksi Anda. Dalam aplikasi yang sama, Anda pun dapat setor dan lapor pajak sesuai periodenya. 

Nikmati fitur impor faktur pajak dan fitur lainnya dari OnlinePajak yang dapat mempermudah transaksi dan pajak bisnis Anda. Kunjungi OnlinePajak dan mulai sekarang bersama kami!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Migrasi Data Ke OnlinePajak dengan mudah

Gunakan integrasi OnlinePajak dengan software yang Anda gunakan

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Migrasi ke OnlinePajak dengan mudah

Gunakan integrasi OnlinePajak dengan software yang Anda gunakan.