Resources / Blog / PPN e-Faktur

Kenali Istilah Days Payable Outstanding dan Perannya dalam Perusahaan

Pengertian Days Payable Outstanding

Days Payable Outstanding (DPO) adalah sebuah metode yang digunakan agar dapat melakukan estimasi berapa waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melunasi utangnya. 

Dalam dunia ekonomi, konsep DPO ini memiliki peran yang penting untuk dipahami, terutama untuk para investor dan pebisnis. Selain itu, DPO menjadi salah satu komponen yang tidak kalah penting dalam Cash Conversion Cycle (CCC).

DPO menjadi suatu rasio finansial yang menghitung rata-rata waktu yang dibutuhkan perusahaan agar dapat membayar kewajibannya dengan cara membandingkan harga pokok, utang usaha, dan juga sisa hari sebelum tiba waktu jatuh tempo pembayaran tagihan. Dengan adanya angka DPO, maka akan diketahui kesanggupan suatu perusahaan dalam mengelola semua utangnya. 

Peran Days Payable Outstanding

Days payable outstanding ini memiliki peran yang sangat penting dalam menilai rata-rata waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melunasi utang pada kreditur. Nilai yang akan didapat dari DPO setelah melakukan perbandingan dengan perusahaan lain dalam industri bisnis yang sama akan sangat mempengaruhi perusahaan dalam berbagai kondisi. Misalnya, DPO yang tinggi di perusahaan A akan membuat kreditur menilai bahwa perusahaan A adalah klien yang buruk yang bisa jadi melanggar berbagai aturan kredit. 

Namun, bukan berarti pula DPO yang rendah lebih baik untuk perusahaan. Justru rendahnya DPO bisa jadi indikasi bahwa perusahaan tersebut tidak berjalan dengan baik dan memiliki kesulitan dalam membayar kewajiban utangnya. 

Baca Juga: Laba Usaha? Ini Penjelasan hingga Cara Menghitungnya

Memang hingga kini belum ada indikator pasti tentang skala DPO yang sehat dalam suatu perusahaan. Setiap perusahaan tentu memiliki nilai DPO masing-masing yang mana tergantung pula pada berbagai faktor penentunya. Biasanya, semakin besar nama dan skala dalam suatu perusahan, maka akan semakin tinggi pula posisi tawarannya, sehingga suatu perusahaan bisa menentukan DPO yang terbaik. 

Faktor Penentu DPO

Setidaknya ada 3 faktor penentu yang bisa mempengaruhi tinggi-rendahnya DPO dalam perusahaan, diantaranya: 

  1. Jenis industri yang dijalani perusahaan. 
  2. Posisi kompetitif suatu perusahaan. Perusahaan yang mempunyai kemampuan dalam melakukan negosiasi dengan pemasok untuk berbagai hal agar dapat menguntungkan mereka ketika melakukan pembelian, memungkinkan perusahaan tersebut dapat menjadi pemimpin pasar. 
  3. Apabila dalam pasar ada banyak pemasok dengan minim diferensiasi, maka mereka harus memiliki kemampuan untuk menawarkan jangka waktu yang lebih lama agar memperoleh klien yang mau diajak kerja sama. 

Baca Juga: 7 Kelebihan OnlinePajak Sebagai Aplikasi untuk Meningkatkan Proses Bisnis

Rumus DPO

Dalam menghitung days payable outstanding, perusahaan akan menggunakan suatu rumus. Berikut ini rumus menghitung days payable outstanding

Days Payable Outstanding = (Rata-rata utang usaha / harga penjualan) x Jumlah hari

Atau

Days Payable Outstanding = Rata-rata uang usaha / (harga pokok penjualan / jumlah hari) 

Yang mana 

Harga Pokok Penjualan – Inventais awal + Pembelian – Inventaris akhir

Dapat dilihat pada rumus di atas, bahwa ada 3 komponen penting dalam menghitung DPO, yakni: 

  1. Utang Usaha: Jumlah utang yang perusahaan pada pihak kreditur karena adanya pembelian yang dilakukan secara kredit. 
  2. Harga Pokok Penjualan: Harga yang ditentukan oleh perusahaan yang mana mencakup proses produksi hingga produk siap jual. Ini termasuk biaya langsung, seperti biaya peralatan, bahan baku, sewa, dan biaya lainnya yang secara langsung berdampak pada produksi. 
  3. Jumlah Hari: Hari yang tersisa hingga jatuh tempo utang usaha. 

Itulah tadi pembahasan tentang days payable outstanding yang merupakan matriks penting dalam menganalisa efisiensi operasional perusahaan agar dapat dijadikan referensi yang penting bagi perusahaan untuk menarik minat para investor. Perlu dipahami bahwa sifat DPO ini sangat relatif, tergantung pada jenis industri masing-masing perusahaan.

Meski belum ada aturan pasti tentang skala DPO yang sehat, namun umumnya bila suatu perusahaan memiliki nilai rasio DPO yang tinggi daripada perusahaan lain, belum tentu perusahaan itu dikatakan lebih efisien dalam operasionalnya. 

Baca Juga: 10 Alasan Proses Bisnis Lebih Lancar dengan OnlinePajak

Sedangkan, perusahaan dengan days payable outstanding yang rendah pun tidak selamanya mengindikasikan bahwa perusahaan itu disiplin dalam membayar utang. Justru bisa jadi karena perusahaan tidak dapat memanfaatkan waktu yang diberikan kreditur secara efisien. 

Dengan begini, maka seluruh hal yang mempengaruhi DPO harus selalu dipertimbangan dengan bijak dan matang. 

Reading: Kenali Istilah Days Payable Outstanding dan Perannya dalam Perusahaan