Resources / Blog / Seputar PPN e-Faktur

Contoh Surat Jalan: Panduan Lengkap dan Praktis

Surat jalan adalah dokumen yang umumnya digunakan dalam logistik dan distribusi barang. Dokumen ini memuat informasi penting tentang pengiriman barang, seperti jenis barang, jumlah, asal, dan tujuan pengiriman. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai surat jalan, mengeksplorasi kegunaannya, serta menyajikan beberapa contoh surat jalan yang dapat memberikan gambaran praktis bagi pembaca.

Contoh Surat Jalan: Panduan Lengkap dan Praktis

Apa Itu Surat Jalan?

Surat jalan, atau sering disebut juga dengan delivery order (DO) atau packing list, adalah dokumen tertulis yang menyertai barang yang dikirim. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti bahwa barang telah dikirim dan memberikan informasi rinci terkait pengiriman tersebut. Surat jalan mencantumkan detail seperti nama penerima, alamat tujuan, jenis barang, jumlah, dan keterangan lain yang relevan.

Sebagai bukti pengiriman, surat jalan membantu Anda menghindari kesalahan pengiriman, mempercepat proses penagihan, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan atau mitra bisnis Anda.

Yearly saving potential
Rp 0
Masukkan jumlah Invoice Anda di bawah ini untuk mengetahui tingkat pengembalian investasi (ROI)
e-Faktur/Invoice
e-Signature
e-BuPot
e-Meterai
Jumlah Bupot / SSP / Credit Note yang tidak tertagih (Rp)
Jumlah hari yang dibutuhkan untuk memproses invoice
Rata-rata Nilai Invoice (Rp)
Biaya Tax Audit per Tahun (Rp)
Yearly saving potential
Isi detail Anda untuk mulai Berhemat!

    Numbers estimated based on existing industry. Read more: Otomatisasi Penagihan Kepatuhan¬†      

    Komponen Utama Surat Jalan

    1. Nomor dan Tanggal: Surat jalan selalu dilengkapi dengan nomor dan tanggal pembuatan. Ini membantu dalam pelacakan dan pencatatan administratif.
    2. Informasi Pengirim dan Penerima: Nama dan alamat pengirim serta penerima menjadi informasi kunci. Ini penting untuk memastikan barang dikirim ke alamat yang benar.
    3. Deskripsi Barang: Surat jalan mencantumkan deskripsi barang yang dikirim, termasuk jenis, jumlah, dan spesifikasi lain yang relevan.
    4. Tanda Tangan dan Stempel: Tanda tangan pengirim atau perwakilan yang melepaskan barang, serta stempel perusahaan, memvalidasi keaslian surat jalan.
    5. Instruksi Khusus: Jika ada instruksi khusus terkait penanganan atau pengiriman barang, informasi ini biasanya dimasukkan dalam surat jalan.

    Kelebihan Penggunaan Surat Jalan

    1. Pelacakan dan Pencatatan: Surat jalan membantu dalam pelacakan pengiriman barang, sehingga semua pihak terkait dapat memantau status pengiriman.
    2. Bukti Pengiriman: Sebagai dokumen resmi, surat jalan berfungsi sebagai bukti bahwa barang telah dikirim, memberikan kepercayaan kepada penerima dan pengirim.
    3. Administrasi yang Efisien: Dengan mencatat informasi rinci, surat jalan menyederhanakan proses administrasi dan pencatatan di perusahaan.
    4. Ketepatan Pengiriman: Penggunaan surat jalan memastikan barang dikirim sesuai dengan instruksi yang tertera, menghindari kebingungan atau kesalahan pengiriman.

    Baca Juga: Surat Penagihan: Definisi, Fungsi, dan Contoh Penulisan

    Contoh Surat Jalan

    Berikut ini beberapa contoh surat jalan pada umumnya: 

    #1: Pengiriman Barang Elektronik


    PT Elektronik Mandiri

    Nomor Surat Jalan: SJ/EM/20220101

    Tanggal: 15 Januari 2022

    Kepada,

    Pelanggan Setia

    Nama: Budi Jaya

    Alamat: Jl. Merdeka No. 123, Kota ABC

    Barang yang Dikirim:

    • 10 unit Laptop Merek A
    • 5 unit Smartphone Merek B

    Catatan Tambahan: Barang fragile, mohon penanganan hati-hati.

    Tanda Tangan Penerima: ______________

    (Stempel Perusahaan)


    #2: Pengiriman Bahan Baku


    CV Bahan Maju

    Nomor Surat Jalan: SJ/BM/20220102

    Tanggal: 20 Januari 2022

    Kepada,

    Pabrik Mebel Indah

    Nama: Ibu Susanti

    Alamat: Jl. Industri No. 45, Kota XYZ

    Barang yang Dikirim:

    • 500 lembar Kayu MDF
    • 200 kg Lem Bubuk

    Catatan Tambahan: Barang harus disimpan dalam ruangan berpendingin.

    Tanda Tangan Penerima: ______________

    (Stempel Perusahaan)


    #3: Pengiriman Skincare

    #4: Pengiriman 

    #5: Pengiriman Handphone

    Kesimpulan

    Surat jalan adalah alat yang penting dalam manajemen pengiriman barang. Dengan menyajikan informasi yang lengkap dan akurat, surat jalan membantu memastikan efisiensi dan ketepatan pengiriman. Contoh surat jalan di atas memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana dokumen ini diaplikasikan dalam situasi nyata. Dengan memahami komponen-komponen utama dan kelebihan penggunaannya, perusahaan dapat meningkatkan proses distribusi barang dan memastikan kepuasan pelanggan.

    Baca Juga: SP2D: Mengenal Surat Perintah Pencairan Dana & Keunggulannya

    Surat jalan juga membantu Anda menghindari kesalahan pengiriman, meningkatkan kepercayaan pelanggan atau mitra bisnis, dan mempercepat proses penagihan. Bicara tentang proses penagihan, dalam transaksi bisnis yang dilakukan saat ini tentu Anda membutuhkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi. 

    Tahukah Anda bahwa OnlinePajak mampu menyuguhkan itu semua? Proses pembayaran invoice maupun penagihan invoice dapat Anda lakukan di OnlinePajak dengan lebih cepat, proses yang sederhana dan mudah, serta hasil yang akurat sehingga menciptakan efisiensi kerja yang maksimal. 

    Reading: Contoh Surat Jalan: Panduan Lengkap dan Praktis