Resources / Blog /

Bisnis

Pengertian, Komponen, Contoh, dan Cara Membuat Commercial Invoice

Commercial invoice adalah dokumen resmi dalam perdagangan internasional yang berisi rincian lengkap barang yang dikirim, harga, dan informasi eksportir-importir, digunakan sebagai dasar perhitungan bea masuk, pembayaran Letter of Credit (LC), dan proses clearance Bea Cukai.

Jawaban Singkat
Commercial invoice adalah dokumen tagihan ekspor-impor yang dikeluarkan eksportir kepada importir. Komponen wajibnya: data eksportir dan importir, deskripsi barang, kode HS, kuantitas, harga satuan, total nilai, Incoterms, dan negara asal. Berbeda dari proforma invoice (belum ada transaksi) dan faktur pajak/tax invoice (kewajiban pajak dalam negeri). Commercial invoice tidak harus dalam bahasa Inggris, tapi umumnya menggunakan bahasa Inggris untuk perdagangan internasional.

Apa Itu Commercial Invoice?

Commercial invoice (atau invoice komersial) adalah dokumen yang diterbitkan oleh eksportir (penjual) kepada importir (pembeli) dalam transaksi perdagangan internasional. Dokumen ini berfungsi sebagai:

  1. Tagihan resmi atas barang yang dikirim
  2. Dasar perhitungan bea masuk dan PPN impor oleh Bea Cukai
  3. Dokumen pendukung Letter of Credit (LC)
  4. Bukti transaksi ekspor untuk keperluan devisa dan laporan ekspor
  5. Dasar klaim asuransi kargo jika terjadi kerusakan atau kehilangan

Perbedaan Commercial Invoice, Proforma Invoice, dan Faktur Pajak

Aspek Commercial Invoice Proforma Invoice Faktur Pajak (Tax Invoice)
Kapan diterbitkan Setelah barang dikirim / siap dikirim Sebelum transaksi terjadi (penawaran harga) Setelah transaksi jual-beli di dalam negeri
Fungsi utama Tagihan resmi ekspor-impor Dokumen penawaran / pro forma Bukti pemungutan PPN
Kewajiban hukum Wajib untuk setiap ekspor-impor Opsional (untuk negosiasi/LC) Wajib bagi PKP dalam negeri
Diterbitkan oleh Eksportir Eksportir/Penjual (sebelum deal) PKP terdaftar DJP
Berisi PPN? Tidak (ekspor: PPN 0%) Tidak Ya — tarif PPN 11%

Komponen Wajib Commercial Invoice

No Komponen Keterangan
1 Data Eksportir (Shipper) Nama perusahaan, alamat lengkap, negara, nomor telepon, email
2 Data Importir (Consignee) Nama perusahaan/pembeli, alamat, negara tujuan
3 Nomor & Tanggal Invoice Kode unik invoice dan tanggal penerbitan
4 Deskripsi Barang Nama barang, spesifikasi teknis, merek (jika ada)
5 Kode HS Kode klasifikasi barang internasional (6–10 digit) — wajib untuk Bea Cukai
6 Kuantitas & Satuan Jumlah unit, berat bersih (net weight), berat kotor (gross weight)
7 Harga Satuan & Total Harga per unit dalam mata uang yang disepakati (USD, EUR, dsb.)
8 Incoterms Syarat pengiriman: FOB, CIF, CNF/CFR, DDP, EXW, dll.
9 Negara Asal Negara tempat barang diproduksi (Country of Origin)
10 Syarat Pembayaran TT (Telegraphic Transfer), LC (Letter of Credit), Open Account
11 Tanda Tangan & Stempel Tanda tangan eksportir dan stempel perusahaan

Memahami Incoterms dalam Commercial Invoice

Incoterms menentukan siapa menanggung biaya dan risiko pengiriman:

Incoterms Kepanjangan Eksportir menanggung s/d Importir menanggung ab
EXW Ex Works Gudang eksportir Semua biaya sejak pabrik
FOB Free On Board Pelabuhan muat (barang naik kapal) Sejak barang di atas kapal
CNF/CFR Cost and Freight Pelabuhan tujuan (biaya saja) Risiko sejak di kapal
CIF Cost, Insurance, Freight Pelabuhan tujuan + asuransi Sejak tiba di pelabuhan tujuan
DDP Delivered Duty Paid Alamat importir (termasuk bea masuk) Tidak ada — eksportir menanggung semua
Contoh penulisan di invoice: FOB Jakarta, Indonesia atau CIF Surabaya Port, Indonesia

Contoh Commercial Invoice (Format Ekspor)

COMMERCIAL INVOICEInvoice No. : CI-2026-06-001
Date : June 10, 2026

SHIPPER / EXPORTER:
PT Maju Jaya Export
Jl. Raya Industri No. 5, Cikarang, Bekasi 17530, Indonesia
Tel: +62-21-5555-0101 | Email: [email protected]

CONSIGNEE / IMPORTER:
ABC Trading Co., Ltd.
1-2-3 Shibuya, Tokyo 150-0002, Japan
Tel: +81-3-1234-5678

VESSEL / FLIGHT : MV Pacific Star V.023
PORT OF LOADING : Tanjung Priok, Jakarta, Indonesia
PORT OF DISCHARGE: Yokohama, Japan
INCOTERMS : FOB Jakarta, Indonesia

DESCRIPTION OF GOODS:
———————————————————
No | Description | HS Code | Qty | Unit Price | Amount
1 | Coconut Shell Charcoal | 4402.90 | 500 MT | USD 180 | USD 90,000
2 | Activated Carbon | 3802.10 | 200 MT | USD 350 | USD 70,000
———————————————————
SUBTOTAL : USD 160,000
Freight (for reference only): USD 8,500
TOTAL : USD 160,000

Payment Terms : T/T 30% DP, 70% before shipment
Country of Origin: Indonesia

Authorized Signature: ________________
PT Maju Jaya Export

Cara Membuat Commercial Invoice

Langkah 1: Siapkan Data Dasar

Kumpulkan: data perusahaan eksportir, data importir, spesifikasi barang, harga yang disepakati dalam Sales Contract/PO, dan Incoterms yang berlaku.

Langkah 2: Tentukan Kode HS Barang

Kode HS menentukan tarif bea masuk di negara tujuan. Cari di tarif.beacukai.go.id atau portal INSW (insw.go.id).

Langkah 3: Isi Template Invoice

Gunakan template yang sudah mencakup semua komponen wajib. Bisa menggunakan Microsoft Word, Excel, atau software akuntansi seperti OnlinePajak.

Langkah 4: Verifikasi dan Tanda Tangani

  • Pastikan total nilai sesuai Sales Contract
  • Periksa akurasi Incoterms dan port of loading/discharge
  • Tanda tangani dan stempel
  • Cetak minimal 3 rangkap (untuk bank, Bea Cukai, dan arsip)

Langkah 5: Serahkan ke Bank / Forwarder

Untuk transaksi LC: serahkan ke bank bersama B/L, Packing List, dan Certificate of Origin. Pastikan semua data sesuai syarat LC — penyimpangan sekecil apapun dapat menyebabkan LC discrepancy.

FAQ Commercial Invoice

Apa itu commercial invoice dan apa fungsinya?

Commercial invoice adalah dokumen yang diterbitkan oleh penjual kepada pembeli dalam transaksi perdagangan internasional. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti transaksi, dasar penagihan pembayaran, serta dokumen pendukung dalam proses pengiriman dan kepabeanan.

Apa saja informasi yang harus dicantumkan dalam commercial invoice?

Commercial invoice umumnya memuat informasi mengenai penjual dan pembeli, deskripsi barang, jumlah, nilai transaksi, syarat penyerahan barang, serta informasi lain yang diperlukan untuk proses ekspor dan impor. Kelengkapan data membantu memperlancar pemeriksaan dan administrasi perdagangan internasional.

Apa perbedaan commercial invoice dan proforma invoice?

Proforma invoice biasanya digunakan sebagai penawaran atau estimasi sebelum transaksi final terjadi. Sementara itu, commercial invoice diterbitkan setelah transaksi disepakati dan menjadi dokumen resmi yang digunakan untuk penagihan serta keperluan pengiriman dan kepabeanan.

Apakah commercial invoice sama dengan faktur pajak?

Tidak. Commercial invoice digunakan dalam transaksi perdagangan internasional sebagai dokumen komersial antara penjual dan pembeli. Faktur pajak merupakan dokumen perpajakan yang diterbitkan sesuai ketentuan perpajakan untuk transaksi yang dikenai pajak.

Bagaimana cara membuat commercial invoice?

Untuk membuat commercial invoice, siapkan informasi transaksi secara lengkap, termasuk data para pihak, rincian barang, nilai transaksi, dan syarat penyerahan barang. Pastikan seluruh informasi akurat dan konsisten dengan dokumen perdagangan lainnya yang digunakan dalam transaksi.

Dalam bahasa apa commercial invoice sebaiknya dibuat?

Commercial invoice umumnya dibuat dalam bahasa yang dapat dipahami oleh pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi internasional. Penggunaan bahasa yang umum digunakan dalam perdagangan global dapat membantu memperlancar proses administrasi, pengiriman, dan kepabeanan.

Artikel ini ditulis berdasarkan ketentuan yang berlaku per 2026. Persyaratan spesifik Bea Cukai dan dokumentasi ekspor-impor dapat berbeda tergantung negara tujuan dan jenis komoditas.

Share

Related articles