BPJS Non PBI & BPJS PBI: Apa Saja Perbedaannya?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Apa Saja Jenis Keanggotaan Dalam BPJS Kesehatan?

BPJS Kesehatan merupakan fasilitas jaminan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada seluruh masyarakat yang tercantum sebagai anggota. Keanggotaan BPJS Kesehatan ini sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan BPJS Non Penerima Bantuan Iuran atau yang biasa disebut dengan BPJS Non PBI, apa yang membedakan keduanya dan apa saja fasilitas yang ditawarkan dalam program Non PBI? Simak selengkapnya penjelasan berikut ini ya! 

Disebut sebagai keanggotaan BPJS PBI karena para peserta menerima bantuan iuran dari pemerintah yang iuran bulanannya dibayar juga oleh pemerintah. Sedangkan yang dimaksud dengan peserta Non Penerima Bantuan Iuran merupakan peserta BPJS yang iuran bulanannya dibayar sendiri oleh peserta. Selain pada pihak pembayar, ada beberapa hal yang juga membedakan BPJS Penerima Bantuan Iuran dan Non Penerima Bantuan Iuran.

Baca Juga: Serba-Serbi BPJS Kesehatan

Beberapa perbedaan itu di antaranya: 

BPJS Non Penerima Bantuan Iuran BPJS Penerima Bantuan Iuran
Peserta Non-PBI berhak atas fasilitas kelas 1, kelas 2 dan kelas 3 BPJS.Peserta BPJS PBI hanya berhak untuk BPJS kelas 3.
Peserta BPJS Non PBI dapat memilih fasilitas kesehatan yang telah ditentukan dan sudah bekerjasama dengan BPJS sesuai dengan domisili. Peserta BPJS PBI hanya dapat berobat di fasilitas tingkat 1 puskesmas kelurahan atau desa.
Program Non PBI dikhususkan untuk warga yang meliputi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), bukan pekerja seperti pemilik perusahaan dan pekerja penerima upah. Peserta BPJS PBI hanya berhak atas BPJS kelas 3.
Peserta BPJS Non PBI yang khusus mengambil kelas 1 dan kelas 2 dapat naik kelas perawatan apabila kondisi kamar yang menjadi haknya di rumah sakit penuh. Peserta BPJS PBI dan non PBI yang mengambil kelas 3 tidak bisa naik kelas ketika dirawat.
Anggota Non Penerima Bantuan Iuran harus membayar iuran bulanan meskipun anggota bersangkutan berasal dari golongan pekerja menerima upah yang ditanggung sebagian oleh perusahaan peserta.Sedangkan untuk anggota BPJS PBI, iuran bulanannya ditanggung oleh pemerintah,  jadi tidak perlu membayar iuran sendiri. 
Peserta Non Penerima Bantuan Iuran mandiri yang mengambil kelas 1 dan kelas 2 wajib memiliki rekening bank ketika mendaftar. Peserta BPJS Non Penerima Bantuan Iuran yang mengambil kelas 3 tidak perlu memiliki rekening bank.
Untuk menjadi peserta BPJS PBI dan berhenti menjadi anggota hanya dapat direkomendasikan oleh data rekonsiliasi dari Kementerian Sosial atas referensi dari dinas sosial setempat, jika sesuai dengan kategori miskin dan kurang mampu maka peserta akan didaftarkan menjadi peserta BPJS PBIUntuk peserta Non Penerima Bantuan Iuran dapat mendaftarkan diri secara pribadi baik melalui perusahaan tempat bekerja atau datang langsung ke kantor BPJS jika ingin menjadi peserta mandiri.

Perhitungan BPJS Kesehatan di OnlinePajak

Sebagai anggota BPJS Kesehatan, mengurus iuran atau tagihan tentu menjadi kewajiban yang harus Anda penuhi. Perlu diketahui bahwa perhitungan BPJS juga masuk dalam perhitungan PPh 21, baik yang dibayarkan perusahaan maupun dibayar sendiri oleh tenaga kerja. Namun bedanya jika tenaga kerja membayar sendiri, iuran BPJS Kesehatan tidak termasuk dalam aspek pengurang penghitungan PPh 21 Tenaga Kerja.

Selain bisa melihat perhitungan otomatis BPJS Kesehatan, Anda juga bisa menghitung BPJS Ketenagakerjaan secara otomatis di aplikasi PPh 21 OnlinePajak. Ada beberapa keunggulan lain yang akan Anda dapatkan saat menggunakan OnlinePajak. 

Simak : Keunggulan PPh 21 OnlinePajak 

Yuk, pakai OnlinePajak sekarang! Daftar dengan klik di sini.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Lebih efisien dan akurat dengan perhitungan otomatis PPh21 dan potongan BPJS

Mempermudah penghitungan gaji dan pajak karyawan Anda dengan cepat dan akurat, melalui metode perhitungan PPh 21 mulai dari metode Gross, Nett, dan Gross Up,

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Hitung Gaji dan BPJS Karyawan Anda Secara Otomatis

Hitung gaji karyawan Anda beserta komponen lainnya secara otomatis menggunakan metode yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Perhitungan lebih cepat dan akurat.

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini