Penting, Ini Manfaat Studi Kelayakan Bisnis Sebelum Memulai Usaha

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Ketika ingin membangun suatu usaha atau bisnis, ada satu tahapan langkah yang dapat dilakukan untuk dapat menentukan jika bisnis tersebut berhasil atau tidak. Tahapan itu adalah studi kelayakan bisnis. Apa itu?

Pengertian Studi Kelayakan Bisnis

Secara sederhana, studi kelayakan bisnis adalah studi yang dilakukan untuk menentukan jika bisnis tersebut layak dijalankan atau tidak. 

Pengertian yang lebih lengkap, studi kelayakan bisnis adalah kegiatan mengidentifikasi masalah, peluang usaha, penentuan tujuan, penggambaran situasi, penentuan hasil yang sukses, serta penilaian berbagai biaya dan manfaat yang terkait dengan beberapa alternatif untuk pemecahan masalah.

Bagi seorang pengusaha, studi ini dapat membantunya dalam mengambil keputusan bisnis. Sedangkan bagi calon pengusaha, studi ini penting dilakukan karena dapat membantu menghindarkannya dari kerugian.

Dalam studi kelayakan bisnis, ada lima bidang akan diteliti dan dianalisis, di antaranya:

  1. Deskripsi pasar
  2. Deskripsi bisnis
  3. Teknologi yang diperlukan
  4. Rincian mengenai keuangan dan struktur organisasi bisnis
  5. Kesimpulan mengenai bisnis yang dirintis agar dapat berkembang

Manfaat dan Tujuan Studi

Apa saja manfaat yang didapatkan ketika seorang pengusaha atau calon pengusaha melakukan studi ini? 

Memperkecil Risiko Kerugian

Bersamaan dengan datangnya keuntungan, sebuah bisnis juga berdiri dengan adanya risiko kerugian. Karena itu, pengusaha perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk menghindari risiko kerugian ini.

Dengan melakukan studi kelayakan ini, pengusaha dapat memperkecil risiko kerugian yang dapat terjadi pada usahanya. Baik itu risiko yang dapat dikendalikan maupun yang berada di luar kendali.

Mempermudah Perencanaan Usaha

Ketika melakukan analisis kelayakan usaha, pengusaha akan mendapatkan semua informasi yang berkaitan dengan usaha miliknya, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Dari hasil analisis tersebut, pengusaha dapat melakukan perencanaan dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, pengusaha juga dapat membuat perencanaan usaha yang mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Mempermudah Pelaksanaan Pekerjaan

Perencanaan yang dibuat secara tepat akan mempermudah penerapannya sehingga para karyawan memiliki panduan dan tetap fokus pada tujuan. Dengan begitu, rencana bisnis dapat berjalan sesuai dengan perencanaannya.

Mempermudah Pengawasan

Dengan penerapan yang sesuai dengan rencana yang telah dirancang berdasarkan studi, maka pengawasan dalam proses bisnis pun akan berjalan dengan lebih mudah. Pengawasan ini dilakukan agar usaha tetap berjalan sesuai dengan perencanaannya.

Mempermudah Pengendalian

Hasil analisis studi dapat digunakan sebagai dasar untuk melihat aspek yang berpotensi memunculkan masalah terhadap jalan usaha. Dengan begitu, pengusaha dapat dengan mudah menghadapi dan mengendalikan masalah ketika terjadi.

Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis

Pengusaha atau calon pengusaha dapat mempunyai banyak aspek dalam studi kelayakan ini. Namun pada dasarnya, ada 5 aspek dasar yang perlu ada dalam studi kelayakan bisnis.

Aspek Hukum atau Legalitas

Aspek ini menyangkut semua hal yang berhubungan dengan legalitas atau ketentuan hukum dalam mendirikan perusahaan. Umumnya, hal-hal yang akan dianalisis adalah izin lokasi usaha, akta pendirian perusahaan, surat izin usaha perdagangan, dan NPWP.

Aspek Pasar dan Pemasaran

Aspek ini menganalisis peluang pasar dari produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Hal-hal yang dianalisis umumnya adalah potensi pasar, konsumen produk, daya beli, segmentasi pasar, persaingan dalam pasar.

Aspek Ekonomi dan Budaya

Aspek ini menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan di lokasi usaha. Dari segi ekonomi, studi menganalisis dampak perusahaan pada tingkat pendapatan per kapita di wilayah tempat usaha berdiri. 

Sedangkan dari segi budaya, studi menganalisis pengaruh perusahaan terhadap budaya di daerah tempatnya berdiri.

Aspek Manajemen

Aspek manajemen berkaitandengan operasional perusahaan, baik dari segi pembangunan maupun dari segi pengembangan. Aspek ini memiliki cakupan cukup luas, mulai dari menganalisis manajemen sumber daya, teknis dan teknologi, hingga finansial perusahaan.

Aspek Keuangan

Sebagian pengusaha menganggap modal adalah hal utama yang harus dimiliki untuk membangun sebuah bisnis. Karena itu, aspek keuangan menentukan bisnis dapat berjalan dengan lancar atau tidak. 

Langkah Melakukan Studi Kelayakan Bisnis

Lalu, bagaimana cara melakukan studi ini? Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:

  1. Penemuan Ide

Pertama-tama, pengusaha atau calon pengusaha perlu menemukan ide bisnis yang bagus dan mampu bersaing di pasaran. Untuk menemukan ide ini, diperlukan penelitian yang tersusun dengan baik serta mendapatkan dukungan dari sumber daya yang memadai. Dengan begitu, pengusaha bisa mendapatkan ide bisnis yang berpotensi membawa laba besar.

  1. Penelitian terhadap ide bisnis

Selanjutnya, pengusaha melakukan penelitian untuk mengetahui potensi dari ide bisnis yang telah dipilih sebelumnya. Proses penelitian meliputi mengumpulkan dan mengolah data, menganalisis dan menginterpretasikan hasil analisis, membuat kesimpulan dan laporan atas ide bisnis tersebut. 

Ide bisnis dikaji berdasarkan aspek studi kelayakan secara mendalam untuk mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan.

  1. Evaluasi

Setelah melakukan penelitian terhadap ide bisnis, pengusaha melakukan evaluasi dengan membandingkan penelitian ide bisnis satu dan lainnya. Tidak lupa juga untuk mempertimbangkan aspek-aspek studi dalam melakukan evaluasi sehingga pengusaha dapat menentukan ide bisnis yang dapat dijalankan dengan tepat.

  1. Penentuan 

Ide bisnis mana yang layak untuk dijalankan? Jika terdapat lebih dari satu ide bisnis yang layak dijalankan, pengusaha perlu memilih ide bisnis yang memiliki nilai tertinggi dibandingkan ide-ide lainnya.

  1. Rencana Pelaksanaan

Jika sudah menentukan ide bisnis yang layak untuk dijalankan, maka langkah selanjutnya pengusaha dapat melakukan realisasi perencanaan yang dimulai dengan penjadwalan dan persiapan. Mulai dari kesiapan manajemen, ketersediaan dana, penentuan jenis pekerjaan, jumlah dan kualifikasi karyawan, dan sebagainya.

  1. Pelaksanaan

Langkah terakhir adalah pelaksanaan ide bisnis yang telah dipilih. Pengusaha dapat melaksanakan operasional bisnis secara rutin. Ketika sudah berjalan, tidak dipungkiri terdapat kemungkinan bisnis menghadapi risiko atau hambatan. Jika terjadi seperti ini, pengusaha dapat melakukan perbaikan rencana awal, menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Tidak hanya itu, pengusaha juga perlu mengevaluasi bisnis yang telah berjalan. Kemungkinan besar pengusaha menemui beberapa alternatif yang dapat membuat usaha berkembang lebih baik. Karena itu, perlu dilakukan evaluasi dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia, modal, dan pengembalian.

Penggunaan Teknologi OnlinePajak untuk Bisnis Anda

Studi kelayakan bisnis membantu pengusaha maupun calon pengusaha untuk melihat kelayakan ide usaha yang ingin dirintis. Bagi pengusaha, studi kelayakan ini membantunya untuk mengambil keputusan bisnis. Sedangkan bagi calon pengusaha, studi ini membantu menghindarkannya dari kerugian bisnis.

Dalam melakukan studi, ada beberapa aspek dasar yang akan diteliti, yaitu aspek legalitas atau hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek ekonomi dan budaya, aspek manajemen, dan aspek keuangan.

Dalam aspek dasar tersebut, terdapat pertimbangan penggunaan teknologi untuk keberlangsungan operasional usaha. Karena dengan pemakaian teknologi yang tepat, pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien, operasional pun berjalan dengan lancar. Dengan begitu, bisnis berkembang menjadi lebih baik secara pesat.

Untuk urusan transaksi bisnis dan perpajakan, Anda dapat menggunakan aplikasi OnlinePajak. Sebagai penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP) mitra resmi Ditjen Pajak, OnlinePajak memiliki berbagai fitur dan layanan yang dapat memudahkan Anda dalam menjalankan operasional bisnis serta kepatuhan pajak. 

Mulai dari pengelolaan invoice dan faktur pajak, pengelolaan data dan gaji karyawan, pembayaran BPJS karyawan, pembayaran dan pelaporan berbagai jenis pajak secara tepat waktu. Semua dalam satu aplikasi terpadu. Fitur dan paket lengkap dapat Anda lihat di laman ini.

Tertarik mencoba? Daftar sekarang, klik di sini

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Hemat Waktu Kelola Pajak Secara Otomatis​

Kelola faktur dan payroll karyawan tanpa memakan banyak waktu. Katakan selamat tinggal kepada lembur!

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Hemat Waktu Kelola Pajak Secara Otomatis

Kelola faktur dan payroll karyawan tanpa memakan banyak waktu. Katakan selamat tinggal kepada lembur!

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini