Serba-Serbi Rekening Koran, Pengertian & Cara Mengajukannya

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Pengertian Rekening Koran

Rekening koran adalah sebuah ringkasan transaksi keuangan secara menyeluruh dari suatu rekening, bisa berupa rekening yang dimiliki secara pribadi/individu maupun rekening yang dimiliki oleh suatu badan usaha. Adapun secara data yang terlampir pada rekening koran adalah tentang alur debit dan kredit, termasuk dana hasil transfer masuk dan/atau keluar. 

Dulu, dalam memeriksa seluruh rincian data transaksi di rekeningnya, nasabah mendapatkannya dengan cara mencetak rekening koran. Namun, seiring berkembangnya teknologi, nasabah sudah bisa memeriksa alur keuangan di rekeningnya secara online yakni dengan mobile application, website bank, atau melalui mesin ATM. Nasabah bisa melihat keseluruhan daftar transaksi hingga mutasinya.

Fungsi dan Manfaatnya

Meski permintaan cetak rekening koran sudah jarang ditemui, tapi sistem ini masih sangat dibutuhkan. Apa saja? Mari simak di bawah ini. 

1. Mengetahui Ringkasan Transaksi

Rekening koran pada dasarnya sama seperti buku tabungan yang menampilkan transaksi yang terjadi umumnya selama kurun waktu 3 bulan. Di dalamnya biasanya berisi jumlah saldo awal-akhir bulan, arus debit-kredit, bunga bank, dan biaya administrasi. Kelebihan dari rincian dalam dokumen tersebut adalah adanya tanggal, waktu, dan pesan yang dicantumkan pada saat transaksi dilakukan, serta informasi yang detail lainnya.

2. Untuk Pengajuan Visa

Bila dalam waktu dekat ini Anda ingin ke luar negeri baik untuk urusan bisnis atau sekadar liburan, ternyata terdapat negara-negara yang mengharuskan Anda memiliki visa. Lalu, apa hubungannya dengan rekening koran?

Saat Anda ingin mengajukan permohonan visa, Anda harus bisa memperlihatkan bahwa Anda memiliki cukup dana sehingga tidak akan kekurangan di negara tujuan. Umumnya, persyaratan yang diminta mengharuskan Anda menyertakan dokumen yang dapat memberikan informasi kondisi finansial Anda. 

Misalnya, SPT Pajak Penghasilan (PPh) 21, slip gaji, Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga riwayat transaksi selama 3 atau 6 bulan terakhir yang bisa kamu dapatkan dari mencetak rekening koran. 

Baca Juga: Mengenal Bank Persepsi & Perannya dalam Perpajakan

3. Sebagai Bukti Hukum

Tahukah Anda bahwa rekening koran dapat menjadi bukti hukum? Ketika Anda terlibat dalam perselisihan dengan pihak lain yang terkait dengan mutasi rekening, maka dokumen ini dapat menjadi bukti yang sah di mata hukum. Misalnya, Anda baru saja mengirimkan sejumlah uang kepada penjual barang yang Anda pesan, namun pihak penjual mengaku bahwa uang yang Anda kirimkan belum masuk ke rekening penjual, sehingga pesanan Anda belum dapat diproses. Pada saat inilah rekening koran dapat membuktikannya. Terlebih jika jumlah uang yang Anda kirimkan cukup besar. 

4. Sebagai Syarat Pengajuan Pinjaman

Ketika Anda membutuhkan dan dan ingin mengajukan kredit/pinjaman melalui bank, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Tanpa Agunan (KTA), atau Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), biasanya bank akan meminta catatan riwayat transaksi keuangan Anda, misal fotokopi lembar rekening koran yang dikeluarkan bank.

Dengan kata lain, dokumen ini dapat menjadi dokumen pendukung ketika Anda ingin mengajukan atau melakukan permohonan tertentu yang berkaitan dengan finansial. Hal ini bisa menjadi bukti juga bahwa arus keuangan Anda sehat. 

Baca Juga: Bank Kustodian dalam Pasar Modal, Ini Fungsi dan Tugasnya

5. Mengikuti Lelang

Bagi Anda yang pernah melakukan kegiatan lelang, Anda tentu sudah tahu bahwa salah satu dokumen yang dibutuhkan adalah rekening koran. Terlebih jika lelang yang diselenggarakan berkaitan dengan lelang proyek milik swasta maupun pemerintah. Peserta yang ikut dalam lelang wajib memberikan bukti kepemilikan dana dengan menunjukkan jumlah saldo yang ada pada rekeningnya dan melampirkan courant (dalam Bahasa Belanda) sebagai persyaratan lelang. 

6. Audit Keuangan Perusahaan

Untuk badan usaha atau suatu perusahaan, rekening koran memiliki peranan yang sangat penting. Fungsinya dalam perusahaan adalah untuk melakukan rekap daftar kuangan, baik arus transaksi yang masuk dan keluar. Jadi, jika terdapat hal yang tidak wajar dalam arus keuangan perusahaan, maka akan dapat diproses segera dengan bukti yang bisa dilihat dari dokumen tersebut. 

Baca Juga: Mengapa Harus Rekonsiliasi Bank? Ini Tujuan dan Prosedurnya

Cara Pengajuan Rekening Koran

Dalam proses pencetakan, bank biasanya tidak membutuhkan banyak waktu. Bahkan, bisa dilakukan secara cepat dalam hitungan menit saja asalkan syarat yang dibutuhkan bank sudah lengkap diberikan oleh nasabah. 

Terlebih bila pejabat bank sedang berada di tempat karena biasanya penerbitan rekening koran ini membutuhkan tanda tangan dari pejabat bank yang sudah senior. Selain itu, dibutuhkan pula stempel atau cap yang menandakan legalisir dari pihak bank yang bersangkutan. Nah, berikut ini, syarat yang perlu Anda penuhi untuk memperolehnya:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Seperti yang Anda ketahui, KTP merupakan dokumen yang sangat penting dan dibutuhkan dalam proses administrasi atau kegiatan apapun. Namun, bila Anda tidak dapat menunjukan KTP, maka Anda wajib menunjukan dokumen identitas Anda lainnya, seperti paspor atau Surat Izin Mengemudi (SIM).

2. Buku Tabungan Asli

Selain KTP, dokumen wajib yang dibutuhkan sebagai syarat adalah buku tabungan asli. Nasabah harus datang sendiri dengan membawa buku tabungan asli, selanjutnya petugas akan membantu Anda dalam proses pencetakan.

3. Kartu Debit

Biasanya petugas customer service bank akan meminta nasabah untuk menunjukkan kartu debit. Ini adalah benda wajib, karena bila Anda tidak membawanya maka petugas tidak dapat membantu dalam proses permohonan mencetak rekening koran. 

4. Biaya Cetak

Dalam mencetak rekening koran, bank memiliki tarif yang berbeda-beda tergantung kebijakan dari bank yang bersangkutan. Biasanya biaya akan dikenakan per lembar dan tergantung pula kurun waktu yang Anda butuhkan untuk dicetak. Secara umum, tarif rata-rata cetak mulai dari Rp2.500/lembar – Rp25.000/lembar. Hal ini tentu tergantung kebijakan bank dan kurun waktu yang Anda butuhkan untuk dicetak rekening korannya. 

Baca Juga: Cara Setor Pajak Online Melalui Bank dan Aplikasi OnlinePajak

Nah, itu tadi pembahasan tentang rekening koran. Ternyata banyak fungsi dan manfaat dari pencetakan rekening koran. Meski kini jarang sekali ada orang yang melakukannya, namun bagi perusahaan tampaknya hal ini seperti suatu kebiasaan untuk kebutuhan tertentu. Jika Anda tertarik untuk melihat pembahasan lainnya mengenai finansial, akuntansi, hingga perpajakan, silakan klik di sini untuk membaca artikel lainnya! 

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Kepatuhan Pajak Semakin Mudah

Bayangkan bila pengelolaan pajak, transaksi bisnis dan payroll karyawan Anda dapat dilakukan melalui satu aplikasi terintegrasi, kepatuhan pajak akan jadi semakin mudah

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Kepatuhan Pajak Semakin Mudah

Bayangkan bila pengelolaan pajak, transaksi bisnis dan payroll karyawan Anda dapat dilakukan melalui satu aplikasi terintegrasi, kepatuhan pajak akan jadi semakin mudah.

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini