Syarat Perpanjang Sertifikat Elektronik e-Faktur

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Syarat Perpanjang Sertifikat Elektronik e-Faktur

Syarat perpanjangan sertifikat elektronik e-Faktur merupakan hal yang wajib dilengkapi ketika ingin memperpanjang sertifikat e-Faktur. Seperti yang Anda ketahui, sertifikat faktur pajak memiliki masa kedaluwarsa dan harus diperbarui secara berkala.

Artikel ini akan membahas syarat perpanjang sertifikat e-Faktur. Namun, sebelum lebih jauh mengulas syarat dokumen yang dibutuhkan, ada baiknya untuk kembali memahami apa itu sertifikat elektronik e- Faktur dan fungsinya.

Mengenal Sertifikat Elektronik e-Faktur

Pengertian sertifikat elektronik berdasarkan SE-69/PJ/2015 tentang Prosedur Pemberian dan Pencabutan Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang sifatnya elektronik, berisi tanda tangan elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum pihak-pihak dalam transaksi elektronik. Pemberi atau penerbit sertifikat elektronik adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Keberadaan sertifikat elektronik ini diperlukan Pengusaha Kena Pajak (PKP) untuk menjalankan beberapa fungsi yang tersedia dalam aplikasi e-Faktur. Berikut ini fungsi penting sertifikat elektronik:

  1. Berfungsi untuk meminta nomor seri faktur pajak melalui situs yang ditentukan/disediakan oleh DJP.
  2. Berfungsi untuk membuat faktur pajak melalui aplikasi e-Faktur.
  3. Berfungsi untuk memanfaatkan layanan perpajakan secara elektronik yang disediakan oleh DJP.

Apa Saja Syarat Memperpanjang Sertifikat Elektronik?

Seperti sudah disebutkan di atas, apabila masa berlaku sertifikat elektronik habis, PKP wajib mengajukan perpanjangan sertifikat elektronik. Jika tidak, maka PKP tidak bisa menerbitkan e-Faktur. Nah, ntuk mengajukan perpanjangan sertifikat elektronik, PKP wajib mengajukan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP terdaftar.

Dalam mengajukan perpanjangan sertifikat elektronik, DJP memberikan beberapa persyaratan. Berikut ini syarat perpanjang sertifikat elektronik yang perlu Anda ketahui:

  1. Surat permintaan perpanjang sertifikat elektronik yang sudah ditandatangani.
  2. Surat pernyataan berisi persetujuan penggunaan surat elektronik DJP yang dilengkapi dengan meterai.
  3. SPT Tahunan PPh Badan tahun terakhir (asli dan fotokopi).
  4. Bukti tanda terima pelaporan SPT Tahunan PPh Badan tahun terakhir (asli dan fotokopi).
  5. Menyertakan kartu identitas seperti KTP/Paspor/KITAS/KITAP pengurus PKP (asli dan fotokopi).
  6. Kartu Keluarga (KK) pengurus PKP (asli dan fotokopi).
  7. Lampirkan pula softcopy foto terbaru dari pengurus PKP.
  8. Siapkan password untuk permintaan nomor seri faktur pajak.

Syarat Lain yang Perlu Diperhatikan

Seluruh proses pengajuan perpanjangan sertifikat elektronik harus dilakukan sendiri oleh orang yang berwenang menentukan kebijakan perusahaan. Dalam hal ini, orang yang dimaksud adalah pengurus PKP yang namanya tertera pada SPT Tahunan PPh badan tahun terakhir.

Dalam memperpanjang sertifikat elektronik, PKP boleh memasukan passphrase yang baru dan berbeda dengan passphrase lama. Lalu, apakah setelah memperpanjang sertifikat elektronik pengurus PKP harus melakukan registrasi ulang?

Tenang, setelah memperpanjang sertifikat elektronik, Anda tidak perlu melakukan registrasi ulang pada aplikasi e-Faktur. Data-data yang Anda miliki juga tidak akan hilang ketika sertifikat elektronik diperbaharui. Jadi, PKP hanya perlu menghubungkan patch sertifikat elektronik baru yang sudah diperpanjang dengan aplikasi e-Faktur.

Hal yang perlu Anda ingat, sertifikat elektronik memiliki masa berlaku selama 2 tahun. Jika sudah lewat dari masa berlaku, sertifikat elektronik dinyatakan sudah kedaluwarsa. Oleh karena itu, PKP wajib memperpanjang atau memperbarui sertifikat elektronik agar bisa mengakses e-Faktur kembali.

Mendeteksi Masa Berlaku e-Faktur

Untuk mendeteksi atau mengetahui masa berlakunya sertifikat elektronik e-Faktur tidaklah sulit. Sebab sertifikat elektronik yang memungkinkan penggunaan e-Faktur pastinya sudah terinstal pada browser yang digunakan oleh PKP saat  mendapatkan sertifikat elektronik dari DJP.

Untuk mengetahui masa berlaku, wajib pajak dapat mengeceknya di control panel. Dalam control panel ini kemudian wajib pajak masuk ke bagian internet options dan masuk lagi ke tab content.

Dalam tab content tersebut tertera tautan certificates yang memuat informasi mengenai tanggal persisnya sertifikat elektronik dan aplikasi e-Faktur harus diperbaharui.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Buat faktur pajak, bayar, dan lapor SPT Masa PPN Anda dengan mudah

Buat faktur elektronik untuk SPT PPN dan mengirimkannya ke lawan transaksi Anda secara instan tanpa perlu mencetaknya

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Buat, Hitung, Setor, dan Lapor PPN di OnlinePajak

Proses PPN setiap transaksi Anda dengan lebih efisien dalam 1 aplikasi terintegrasi. Buat, hitung, setor, dan lapor PPN dengan mudah di OnlinePajak

OnlinePajak menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman terbaik saat menavigasi website. Kebijakan cookie selengkapnya di sini