Rekonsiliasi PPN di OnlinePajak: Simak Langkah-Langkah Berikut Ini!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Sekilas Mengenai Rekonsiliasi PPN

Dalam dunia perpajakan ada istilah yang dikenal dengan proses rekonsiliasi. Dalam proses rekonsiliasi perusahaan harus mencocokkan catatan transaksi perusahaan dengan informasi mengenai pajak yang telah dilaporkan perusahaan. Proses rekonsiliasi ini penting sebagai salah satu sarana pembuktian pendapatan perusahaan. Salah satu rekonsiliasi yang sering dilakukan adalah rekonsiliasi Pajak Pertambahan Nilai. Rekonsiliasi PPN adalah proses mencocokkan data pada SPT masa PPN dengan laporan keuangan suatu perusahaan.

Proses rekonsiliasi ini penting karena berhubungan dengan pengakuan pendapatan perusahaan. Setiap penjualan atau penyerahan BKP/JKP menghasilkan PPN. 

Baca Juga: Apa itu PPN?

Rekonsiliasi Pajak Pertambahan Nilai ini idealnya akan dilakukan setiap bulan, namun ada juga yang melakukan proses rekonsiliasi ini pada akhir tahun, sebab perlakuan rekonsiliasi Pajak Pertambahan Nilai akan berdampak pada pengakuan pendapatan SPT 1771. 

Secara umum penyebab adanya perbedaan setelah dilakukan rekonsiliasi adalah:

  1. Ada objek PPN yang tidak tercatat dalam akun penjualan.
  2. Ada perbedaan kurs yang dipakai.
  3. Adanya diskon tertentu.
  4. Ada kesalahan perhitungan.
  5. Ada penjualan secara kredit.

Baca Juga: Seluk Beluk Rekonsiliasi PPN

Perlu diingat bahwa tujuan rekonsiliasi bukanlah menyamakan SPT Masa PPN dan SPT Tahunan perusahaan atau laporan keuangan perusahaan. Rekonsiliasi bertujuan untuk mengetahui detail transaksi sebuah perusahaan dan apa saja faktor yang menyebabkan perbedaan tersebut. 

Kecuali jika pada saat rekonsiliasi ditemukan faktur pajak masukan yang belum dilaporkan sebagai PPN masukan atau kesalahan perhitungan. Jika karena sebab-sebab tersebut perusahaan wajib untuk melakukan pembetulan. 

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan, jika ingin melakukan rekonsiliasi Pajak Pertambahan Nilai secara manual, tentunya Anda harus mempersiapkan daftar yang harus diperiksa ulang seperti data wajib pajak, apakah Surat Setoran Pajak sudah sesuai dengan pajak terutang per SPT masa PPN, memeriksa kembali perhitungan, serta kompensasi lainnya. 

Ketahui Lebih Lanjut: Cara Membuat Rekonsiliasi PPN

Cara Rekonsiliasi PPN di OnlinePajak 

Untuk melakukan rekonsiliasi Pajak Pertambahan Nilai, tentu Anda dituntut untuk lebih teliti jika melakukan pengecekan secara manual.

Maka dari itu, OnlinePajak, memberikan Anda fasilitas untuk melakukan rekonsiliasi secara lebih mudah, dengan menampilkan daftar transaksi yang bisa direkonsiliasi pada periode tertentu. Tentunya harus Anda ingat, bahwa sebelumnya Anda telah melakukan transaksi dengan menggunakan commercial invoice dan menghitung PPN-nya di OnlinePajak.

Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan Rekonsiliasi Pajak Pertambahan Nilai di OnlinePajak:

1. Login ke laman OnlinePajak dengan menggunakan username dan password Anda. Jika belum memiliki akun, silakan daftar di sini.

2. Anda akan masuk ke laman home OnlinePajak. Klik menu di sebelah kiri atas, kemudian pilih “Rekonsiliasi”. 

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!

3. Setelah Anda klik “Rekonsiliasi”, Anda akan masuk ke laman Riwayat Rekonsiliasi.  Pilih periode yang ingin Anda rekonsiliasi. Setelah itu, Anda dapat melihat sejumlah transaksi yang sudah Anda lakukan di periode terkait. 

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!

4. Anda dapat melihat kembali daftar transaksi yang sudah Anda lakukan di OnlinePajak. Pada bagian kanan daftar, klik “Lihat Hasil”.

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!

5. Setelah klik lihat hasil, Anda akan melihat detail “Total Jumlah Sesuai”, “Jumlah Tidak Sesuai”, “Total Data Terekonsiliasi” dan “Kategori Tidak Sesuai”. Anda akan melihat diagram data yang menyebabkan laporan Anda tidak sesuai. 

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!

6. Di bagian diagram “Kategori Tidak Sesuai”, klik “Lihat Detail”, setelah itu, Anda akan masuk ke “Unmatch” page, dan melihat daftar transaksi apa yang perlu mendapat pembetulan. Klik “Unduh Laporan” untuk mengunduh laporan rekonsiliasi Anda. 

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!
Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!

7. Berikut ini contoh unduhan laporan rekonsiliasi dalam format excel.

Apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi PPN? Apa yang harus Anda siapkan? Bagaimana cara melakukan proses ini di OnlinePajak? Baca Selengkapnya artikel ini!

Jika Anda memiliki volume transaksi bukti potong dalam jumlah besar silakan kunjungi laman harga OnlinePajak dan pilih paket yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hitung, setor dan lapor pajak secara terintegrasi dengan menggunakan OnlinePajak!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Buat faktur pajak, bayar, dan lapor SPT Masa PPN Anda dengan mudah

Buat faktur elektronik untuk SPT PPN dan mengirimkannya ke lawan transaksi Anda secara instan tanpa perlu mencetaknya

The banner below this line is for A/B Testing, will only show on experiments

Baca Juga

Buat, Hitung, Setor, dan Lapor PPN di OnlinePajak

Proses PPN setiap transaksi Anda dengan lebih efisien dalam 1 aplikasi terintegrasi. Buat, hitung, setor, dan lapor PPN dengan mudah di OnlinePajak